Review Pokemon Fan Made, Pokemon Lazarus : Vibesnya Game Boy Color

Kalau kamu tipe yang gampang bosen sama rom hack yang cuma ganti sprite atau sekadar naikin level musuh, Pokemon Lazarus ini beda kelas. Ini fan made yang kerasa digarap serius, dari region baru, karakter baru, sampai isi aktivitasnya yang padet. Basisnya memang mesin Pokemon Emerald, tapi rasanya bukan sekadar Emerald versi dirombak, lebih kayak “Pokemon original” yang kebetulan tampil dengan gaya retro.

Di luar sana banyak yang nyebut ini salah satu rom hack yang paling ditunggu, apalagi karena si kreatornya Nemo622 juga dikenal dari proyek rom hack lain yang sempat rame. Lazarus rilis versi 1.0 pada 14 November 2025, dan setelah itu lanjut dapet update patch juga.

Ini game apa sih, dan kenapa tiba tiba banyak yang ngomongin

Pokemon Lazarus itu ROM hack, jadi kamu mainnya lewat ROM Pokemon Emerald yang dipatch, bukan game berdiri sendiri kayak game PC biasa. Setting utamanya ada di region baru bernama Ilios, yang inspirasinya ngambil dari Yunani dan pulau pulau sekitarnya. Jadi nuansanya beda dari region hutan rumput standar, kamu bakal ketemu vibe kota pesisir, reruntuhan, pulau, dan tempat tempat yang berasa “Mediterranean” gitu.

Yang bikin orang penasaran bukan cuma regionnya. Lazarus juga bawa jumlah Pokemon yang besar, lebih dari 400, campur dari generasi 1 sampai 9. Tapi yang menarik, banyak Pokemon yang biasanya dianggap lemah ikut dibenerin stat atau kitnya biar tetap kepake buat tim. Jadi kamu tidak dipaksa pakai roster yang itu itu aja.

Cara mainnya, singkatnya kayak Emerald tapi yang versi “matang”

Aku jelasin dengan bahasa gampang ya. Loop utamanya tetap Pokemon klasik, jalan dari kota ke kota, ngelawan trainer, ngambil badge, dan ngikutin konflik cerita. Tapi pacingnya dibikin lebih modern, lebih banyak hal sampingan yang bikin kamu tidak cuma fokus gaspol gym doang.

Ada juga sistem tambahan yang bikin perjalanan lebih hidup, mulai dari side quest yang banyak, mini game, sampai outfit buat karakter. Ini salah satu hal yang bikin Lazarus kerasa “rame”, kayak kamu lagi main game RPG yang punya aktivitas kecil kecil di sela progress utama.

GameInfo
Game NamePokemon Lazarus
CreatorNemo622
GenreRPG
RegionUSA
PlatformGame Boy Advance
Game LanguageEnglish
Hack OffPokemon Emerald
Released onMarch 21, 2025
Latest Versionv1.1
Last Updated OnNovember 27, 2025
Game StatusCompleted
DownloadDownload Link

Visualnya retro banget, tapi justru itu yang bikin nagih

Begitu masuk, yang paling kerasa adalah tampilannya. Banyak yang nyebut Lazarus pakai gaya grafis nostalgik ala era Game Boy Color. Jadi kalau kamu kangen vibe Pokemon Crystal atau Gold Silver, ini bisa jadi pemicu senyum tanpa sadar.

Uniknya, gaya retro ini bukan cuma tempelan. Banyak area yang didesain biar cocok sama style tersebut, jadi bukan sekadar “dibikin jadul” tapi tetap enak dilihat. Dan karena basisnya Emerald, animasi dan feel gerak karakternya tetap lancar, tidak kaku.

Dunia Ilios terasa punya identitas

Region Ilios itu salah satu selling point paling kuat. Dari beberapa materi dan pembahasan komunitas, Ilios emang digarap sebagai region yang punya tema kuat, Yunani, pulau, sejarah, geografi. Jadi bukan cuma ganti nama kota, tapi suasananya dibuat beda.

Aku suka tipe region yang berani punya ciri khas. Kadang rom hack lain bikin region baru tapi rasanya generik. Ilios ini kebalikannya, kamu kebayang lagi jalan di tempat yang “punya budaya”, bukan sekadar rute 101, rute 102, lalu lupa.


Fitur Utama Pokemon Lazarus yang Bikin Rom Hack Ini Kerasa “Niat Banget”

Pokemon Lazarus itu tipe fan made yang bikin kamu cepat paham kenapa banyak orang betah ngulik. Dia bukan cuma ganti map lalu selesai, tapi beneran ngasih paket lengkap dari region baru, pilihan starter yang rame, sampai fitur kualitas hidup yang bikin mainnya lebih enak. Di bawah ini aku rangkum dan terjemahin bagian fitur utamanya jadi versi artikel yang lebih santai dan gampang dicerna.

Sebelum masuk ke detail satu per satu, anggap aja ini daftar hal yang paling sering kamu rasain saat main: eksplorasinya variatif, koleksi Pokemon lebih luas, dan beberapa sistemnya dibuat biar kamu tidak kebanyakan nunggu atau grinding yang garing.

Region baru Ilos dan alur cerita yang fresh

Yang paling kerasa dari awal adalah kamu tidak lagi jalan jalan di Hoenn versi rombak. Lazarus ngajak kamu masuk ke region baru bernama Ilos, yang inspirasinya dari Yunani. Kebayang ya, nuansanya lebih ke pulau pulau, reruntuhan, kota pesisir, tapi tetap ada area yang “Pokemon banget” buat dijelajahi.

Mapnya variatif, tidak cuma rumput lalu gua lalu rumput lagi

Di Ilos, kamu bakal nemu macam macam lingkungan. Ada pulau tropis yang santai, kota yang lebih rame, sampai area gurun berpasir. Variasi begini bikin perjalanan tidak monoton, soalnya tiap pindah tempat rasanya kayak pindah suasana, bukan cuma ganti warna rumput.

Cerita baru, event baru, dan banyak hal yang bisa diajak interaksi

Selain map baru, Lazarus juga bawa storyline baru. Kamu bakal ketemu lokasi baru, kejadian kejadian yang tidak sekadar “ayo kumpulin badge”, dan lebih banyak objek atau NPC yang bisa diajak interaksi. Buat yang suka ngobrol sama NPC demi nyari rahasia kecil, ini biasanya jadi ladang hiburan.

Setelah regionnya kebayang, hal berikutnya yang biasanya bikin pemain langsung mikir adalah, starter apa yang dipilih, soalnya Lazarus ngasih opsi yang tidak biasa.

Starter Pokemon ada 9, pilihannya dari tiga region sekaligus

Biasanya Pokemon cuma ngasih tiga starter. Lazarus malah ngasih 9 starter yang bisa kamu pilih, dan ini bikin replay value naik karena kamu bisa coba jalur tim yang beda beda.

Starter dari Alola, Kalos, dan Paldea

Kamu dapat tiga starter dari masing masing region ini.

  • Dari Alola ada Rowlet, Litten, dan Popplio.
  • Dari Kalos ada Froakie, Chespin, dan Fennekin.
  • Dari Paldea ada Fuecoco, Sprigatito, dan Quaxly.

Efeknya ke gameplay, tim awal jadi lebih fleksibel

Karena pilihannya banyak, kamu bisa mulai game dengan gaya yang lebih sesuai selera. Mau main aman dengan tipe yang kamu suka sejak awal, atau mau eksperimen bikin tim yang biasanya susah kebentuk di awal game, di sini lebih mungkin.

Pokedex baru yang lebih rapi, jumlah Pokemon sekitar 350 sampai 400

Lazarus ngenalin Pokedex yang didesain dengan lebih “kepikiran”, tidak asal comot semua monster lalu dilempar ke rumput.

Isi Pokedexnya luas, tapi tetap terasa terkurasi

Jumlah Pokemon di sini ada di kisaran 350 sampai 400. Jadi banyak, tapi tidak sampai bikin kamu pusing karena semuanya numpuk tanpa arah. Secara rasa, kamu bakal sering nemu variasi encounter, tapi tetap ada sense progres, makin jauh kamu jalan, makin beda juga isi areanya.

Ada Pokemon tambahan dan balancing biar mainnya lebih nyaman

Disebut juga kalau banyak Pokemon dari Pokemon Emerald Seaglass ikut ditambahin ke sini, tapi dengan beberapa penyesuaian balance. Intinya, ada sentuhan biar pertarungan dan komposisi tim terasa lebih enak dimainkan, tidak berat sebelah atau bikin kamu merasa “kok ini Pokemon sampah banget ya”.

Kalau dunia dan roster sudah kebayang, bumbu yang bikin cerita jadi jalan biasanya datang dari karakter dan musuhnya. Lazarus juga ngasih porsi di bagian itu.

Karakter baru dan kelompok villain baru yang bikin perjalanan tidak sepi

Di sepanjang perjalanan, kamu bakal ketemu karakter karakter baru. Bukan cuma rival versi ganti nama, tapi wajah baru yang ngasih warna sendiri.

Karakter baru bikin dunia terasa punya “orangnya”

Yang seru dari rom hack yang niat adalah, NPC pentingnya tidak terasa cuma jadi pengarah jalan. Kalau penulisan dialognya pas, kamu bakal merasa kota kota di Ilos itu punya kehidupan, ada konflik kecil, ada tujuan, ada alasan kenapa kamu perlu lanjut.

Villain baru, tantangannya tidak sekadar Gym

Selain karakter baru, ada juga kelompok villain baru yang harus kamu hadapi. Ini bikin tantangan tidak cuma berhenti di “latihan lalu gym lalu badge”, tapi ada gangguan dan konflik yang bikin kamu penasaran, ini musuhnya maunya apa, dan kamu bakal kebawa ke event event tertentu.

Ngomongin tantangan, Lazarus juga nyediain mode kesulitan buat yang suka digas terus. Ini salah satu fitur yang bikin game lebih awet.

Hard Mode buat yang pengen dipaksa mikir pas lawan Gym

Buat pemain yang ngerasa Pokemon itu terlalu santai, Lazarus nyediain Hard Mode. Tujuannya jelas, bikin game lebih menantang dan lebih “nendang” terutama saat lawan pemimpin Gym.

Gym Leader dibuat lebih susah, jadi tidak bisa asal tabrak

Di Hard Mode, tantangan Gym Leader dinaikin. Biasanya ini bisa berarti tim mereka lebih rapi, level lebih tinggi, atau strategi lebih kejam. Efeknya, kamu tidak bisa cuma ngandelin satu Pokemon overlevel lalu nge sweep.

Replayability naik, karena main ulang terasa beda

Yang menarik dari mode susah bukan cuma bikin kamu kepeleset sekali dua kali. Mode susah bikin kamu pengen main ulang dengan starter lain atau komposisi tim lain, karena kamu harus lebih mikir soal coverage, item, dan move set.

Kalau kamu suka cari Pokemon tertentu, kamu pasti pernah kesel gara gara harus nunggu waktu tertentu. Lazarus punya fitur yang bikin sistem siang malam lebih berasa, tapi juga lebih cepat.

Encounter Pokemon beda antara siang dan malam

Di area luar ruangan, Pokemon yang muncul akan beda tergantung waktu. Jadi pagi, siang, sore, malam itu bisa punya “daftar temuannya” sendiri.

Tabel encounter siang dan malam dipisah

Karena tabelnya dipisah, jumlah Pokemon yang bisa kamu temuin jadi lebih banyak. Ini juga bikin dunia terasa hidup. Kamu bisa ngerasa, “oh malam di rute ini isinya beda,” bukan cuma gelap doang.

Lebih seru buat yang suka hunting dan ngelengkapin Pokedex

Buat kamu yang tipe kolektor, sistem ini bikin eksplorasi jadi lebih aktif. Kamu punya alasan buat balik ke tempat yang sama di waktu berbeda.

Nah biar fitur siang malam ini tidak jadi beban nunggu, Lazarus juga ngebut waktu dalam gamenya.

Waktu in game dipercepat, satu hari cuma sekitar 45 menit

Ini fitur kecil yang efeknya besar. Dalam Lazarus, siklus siang malam berjalan cepat. Satu hari penuh kira kira lewat dalam 45 menit.

Tidak perlu nunggu lama buat Pokemon yang cuma muncul di jam tertentu

Biasanya kalau game bikin Pokemon spesifik muncul cuma malam, kamu harus nunggu lama atau ngubah jam sistem, yang kadang bikin ribet. Dengan siklus cepat, kamu tinggal main biasa, tidak lama juga sudah ganti fase waktu.

Ritme main jadi lebih enak, apalagi buat yang mainnya curi curi waktu

Kalau kamu main cuma sempat satu jam malam doang, fitur ini bikin kamu tetap bisa “kebagian” siang dan malam dalam satu sesi main. Jadi progress koleksi dan quest bisa lebih lancar.

Selain soal waktu, ada juga fitur yang bikin eksplorasi lebih asik karena kamu bisa lihat Pokemon berkeliaran di map, tidak cuma muncul dari rumput secara random.

Overworld Pokemon, bisa lihat Pokemon jalan jalan di rute

Di banyak rute, kamu bisa melihat beberapa Pokemon nongol dan jalan jalan di overworld. Jadi pengalaman jelajahnya lebih hidup, tidak cuma “masuk rumput, layar kedip, battle”.

Lebih banyak cara nemu Pokemon, tidak cuma random encounter

Dengan overworld Pokemon, kamu bisa milih mau ngejar yang kelihatan, atau tetap pakai random encounter. Ditambah lagi ada sistem hunting tertentu seperti DexNav, jadi opsi koleksinya makin beragam.

Shiny juga kelihatan di overworld, jadi tidak gampang kelewat

Ini yang bikin deg degan. Kalau kamu lagi jalan dan tiba tiba lihat sprite shiny nongol di map, kamu langsung ngeh, bukan baru sadar setelah battle mulai. Buat yang suka shiny hunting, ini bisa jadi fitur favorit.

Terakhir, Lazarus juga bawa elemen puzzle yang banyak orang kangenin dari game lama. Buat yang suka tantangan otak kecil kecil, ini bisa jadi selingan yang lumayan seru.

Puzzle geser ala HGSS balik lagi, dipakai di gua dan reruntuhan

Lazarus ngambil konsep puzzle geser yang dulu populer di Pokemon HeartGold dan SoulSilver, yang identik dengan Ruins of Alph di Johto.

Puzzle jadi bagian dari eksplorasi area tertentu

Puzzle ini muncul saat kamu menjelajah beberapa gua dan reruntuhan di Ilos. Jadi bukan puzzle random yang muncul tanpa alasan, tapi memang dipakai buat ngasih rasa “lagi nyari sesuatu” di lokasi bersejarah atau misterius.

Tenang, yang wajib tidak bikin kamu stres

Kalau kamu termasuk yang tidak suka puzzle, ini kabar baik. Puzzle yang wajib itu dibuat mirip tingkatannya dengan puzzle HGSS, jadi tidak yang bikin kamu mentok berjam jam. Kalaupun kamu bener bener nyangkut, biasanya solusi gampang ditemukan karena model puzzlenya familiar.


Cerita dan karakter, bukan sekadar tempelan biar ada alur

Buat ukuran fan made, Lazarus cukup niat soal story. Ada cast karakter original dan worldbuilding yang lumayan kerasa, setidaknya dari cara game ngenalin tempat, konflik, dan motivasi orang orang di dalamnya. Ini juga yang sering disebut di liputan dan diskusi, bahwa Lazarus punya cerita original, bukan retelling plot resmi.

Yang aku apresiasi, tone ceritanya tidak dibuat sok edgy berlebihan. Ada rasa petualangan, ada misteri, tapi tetap cocok buat format Pokemon. Jadi kamu tetap bisa santai, tapi masih ada rasa “pengen tahu kelanjutannya”.

Side questnya banyak, dan ini ngaruh ke rasa “hidup”

Salah satu angka yang sering muncul adalah side quest lebih dari 60. Dan ini bukan angka kecil. Kalau kamu tipe yang suka nyasar, ngobrol sama NPC, lalu tiba tiba dapat misi kecil, ini surganya.

Side quest juga bikin leveling terasa lebih natural. Kamu tidak harus grinding liar liar terus, karena banyak aktivitas yang ngasih hadiah atau battle tambahan. Dan yang paling penting, side quest bikin kota itu terasa beneran kota, bukan cuma tempat heal dan beli potion.

Gameplaynya padet, roster Pokemon besar, dan timmu bisa lebih variatif

Ngomongin “lebih dari 400 Pokemon” itu kedengarannya cuma angka, tapi efeknya nyata. Variasi encounter lebih seru, dan kamu lebih gampang nemu Pokemon favorit lintas generasi tanpa harus nunggu late game.

Yang bikin aku makin suka adalah pendekatannya ke balancing. Ada banyak rom hack yang nambah Pokemon, tapi tetap ujung ujungnya tim terbaik itu itu lagi. Di Lazarus, ada niat bikin Pokemon yang biasanya dilupakan jadi punya alasan buat dipakai, jadi kamu bisa bikin tim yang lebih “personal”.

Mega Evolution ada, dan dipakai buat bumbu, bukan buat pamer

Mega Evolution juga hadir, termasuk untuk beberapa monster yang mungkin tidak kamu duga. Ini disebut sebagai salah satu fitur yang dibawa Lazarus, dan buat banyak pemain, Mega itu semacam bumbu yang bikin battle punya momen “wow”.

Yang penting, Mega di rom hack kadang suka kebablasan, jadi semua fight harus Mega. Di Lazarus, dari vibe yang aku tangkep, Mega itu lebih kayak opsi strategis, bukan kewajiban tiap pertarungan.

Tingkat kesulitan, ini yang bikin seru tapi tetap manusiawi

Aku selalu agak sensitif soal difficulty rom hack, karena banyak yang mengira “susah” berarti “musuh levelnya gila, item dibatesin, dan kamu disiksa”. Lazarus lebih terasa “menantang dengan adil”. Kamu tetap butuh mikir, tapi tidak bikin capek mental.

Roster yang dibalance juga bantu. Ketika kamu kalah, kamu ngerasa “oh harus ganti strategi”, bukan “lah ini musuh curang”. Dan karena banyak side quest dan aktivitas, kamu juga punya cara lain buat nguat tanpa grinding kosong.

Battle pacingnya enak buat yang suka eksperimen

Lazarus itu tipe game yang bikin kamu pengen nyoba Pokemon aneh, nyoba move set beda, nyoba komposisi tim yang tidak meta. Soalnya game ngasih ruang buat itu. Dan kalau kamu suka ngeracik tim sambil jalan, ini terasa satisfying.

Aktivitas sampingan, mini game, outfit, hal kecil yang bikin betah

Ada “numerous minigames” dan juga opsi outfit yang lebih dari selusin, jadi kamu bisa ganti gaya karakter. Ini kedengarannya receh, tapi efeknya ke rasa “ini game baru” itu besar.

Buat aku pribadi, fitur kosmetik dan mini game itu kayak jeda napas. Di tengah jalan panjang dari badge ke badge, kamu bisa main sebentar, nyari item, atau sekadar ganti tampilan biar tidak monoton.

Rasanya kayak Pokemon versi santai tapi tetap kaya konten

Kadang Pokemon resmi pun sekarang suka kebagi dua, yang satu fokus cerita sinematik, yang satu fokus open world. Lazarus malah balik ke akar, tapi diisi konten yang bikin kamu betah keliling. Jadi walau tampilannya retro, feelingnya modern.

Cara main yang aman dan realistis, biar tidak nyasar

Karena ini ROM hack, cara main yang paling bener adalah pakai patch file dan ROM Pokemon Emerald yang bersih, bukan unduh file yang sudah jadi. Beberapa panduan komunitas juga jelas nyaranin patch ROM kamu sendiri.

Kalau kamu main di emulator, banyak yang pakai mGBA atau RetroArch. Ada juga catatan teknis soal save type yang biasanya perlu Flash 128K supaya save aman.

Buat siapa Pokemon Lazarus ini cocok, dan siapa yang mungkin kurang klik

Kalau kamu kangen sensasi main Pokemon klasik, tapi pengen cerita baru dan dunia yang beda, ini cocok banget. Terutama kalau kamu suka eksplor, ngobrol sama NPC, dan ngerjain quest sampingan sambil nyusun tim yang unik.

Kalau kamu justru nyari Pokemon yang full 3D, open world bebas, atau pengen pengalaman yang mirip seri terbaru di konsol, Lazarus mungkin terasa terlalu retro. Tapi buat yang bisa nikmatin sprite dan vibe jadul, justru itu yang jadi nilai jual utamanya.

“Jujur ya, ini salah satu rom hack yang bikin aku lupa waktu, soalnya tiap belok dikit selalu ada aja yang bisa diutak atik, entah tim, quest, atau sekadar pengen lihat kota berikutnya bakal sekeren apa.”

Kalau kamu baru mau mulai, saran paling simpel, jangan buru buru ngejar badge pertama. Coba keliling, cek NPC, cari side quest awal, dan rasain dulu ritme Ilios. Biasanya dari 30 menit pertama aja kamu sudah bisa ngerasain, ini game bakal kamu lanjut marathon atau cuma kamu simpan buat nanti.

Related posts

Review Ragnarok: The New World, Ramah F2P atau P2W Berkedok Open World?

Review Suikoden Remaster di Steam, Saat Dua Legenda PS1 Pulang dengan Wajah Baru

Panic Delivery Bikin Kurir Jadi Profesi Paling Rusuh di Game Co Op