Pokemon Decay Review, Fan Game Nostalgia yang Layak Dicoba Pemain Lama

Pokemon Decay menjadi salah satu fan game Pokémon yang menarik perhatian karena berani menyatukan rasa klasik empat generasi awal dalam satu petualangan baru. Game ini bukan rilisan resmi dari The Pokémon Company, melainkan proyek fan made berbasis RPGXP yang dikerjakan oleh AlmAchAndAlee. Status proyeknya tercatat completed dengan versi proyek 1.2.3, sementara revisi berikutnya disebut akan berfokus pada perbaikan bug atau update kecil.

Spesifikasi Pokemon Decay

Sebelum masuk ke review gameplay, bagian spesifikasi penting dilihat karena Pokemon Decay punya struktur seperti game Pokémon klasik, tetapi membawa banyak fitur tambahan yang membuatnya terasa lebih padat. Data berikut disusun berdasarkan informasi game yang tersedia, mulai dari status, versi, format, bahasa, hingga fitur utama game ini.

DetailKeterangan
Nama GamePokemon Decay
CreatorAlmAchAndAlee
Jenis GameRPGXP Fangame
GenreRole Playing Game, Monster Collecting, Adventure
StatusCompleted
Latest Versionv1.2.3
Released25 Juli 2025
Last Updated18 September 2025
BahasaEnglish
Region UtamaTalem Region
Durasi GameplayLebih dari 25 jam
Generasi PokémonGenerasi 1 sampai 4, dengan mekanik hingga Generasi 8
Fitur KhasDelta Species, Nuzlocke Mode, HMs sebagai Key Items, Post Game
Mode TambahanLevel Caps, Disabled EVs, Infinite Candies
Basis CeritaKanto, Johto, Hoenn, dan Sinnoh bertabrakan menjadi satu region

Cerita Pokemon Decay Menghidupkan Lagi Empat Generasi Awal

Pokemon Decay langsung terasa seperti surat cinta untuk pemain yang tumbuh bersama era Kanto, Johto, Hoenn, dan Sinnoh. Game ini memang ditujukan sebagai pengalaman terbaik dari empat generasi awal, dengan Talem Region sebagai wilayah baru hasil benturan empat region tersebut akibat bencana alam. Pemain terbangun tanpa ingatan dan harus mencari tahu penyebab kejadian besar yang membuat dunia berubah.

Talem Region Jadi Pusat Petualangan

Talem Region menjadi daya tarik utama karena tidak sekadar menempelkan nama lama ke peta baru. Game ini memilih pendekatan yang lebih ringkas, dengan kota dan desa yang terasa familier tanpa memaksa semua tempat lama hadir secara penuh. Tidak semua kota dari empat region dimasukkan, sehingga peta tetap bisa dikelola dan tidak terlalu besar.

Bagi pemain lama, rasa nostalgia hadir dari pertemuan dengan banyak karakter terkenal dan kelompok jahat dari generasi awal. Alur utamanya tetap memakai pola Pokémon klasik, yaitu mengalahkan 8 Gym Leader, menantang Elite Four, sambil menghadapi berbagai konflik yang muncul di sepanjang perjalanan.

Misteri Decay Bikin Cerita Lebih Serius

Dari sisi cerita, Pokemon Decay tidak hanya mengandalkan nostalgia. Ada misteri mengenai kejadian decay yang menjadi pemicu perubahan besar di Talem Region. Game ini membuka kisah dengan percakapan misterius, lalu pemain terbangun setelah ditemukan dari batu di situs yang tidak tersentuh selama 10 tahun.

Cerita seperti ini membuat perjalanan badge terasa lebih punya arah. Pemain tidak hanya berpindah dari satu kota ke kota lain, tetapi ikut mengumpulkan potongan petunjuk mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Inilah bagian yang membuat Pokemon Decay terasa lebih kuat dibanding fan game yang hanya mengandalkan peta besar dan jumlah Pokémon banyak.


Gameplay Pokemon Decay Tetap Klasik tetapi Lebih Kaya Isi

Gameplay Pokemon Decay masih terasa dekat dengan formula utama Pokémon. Pemain menangkap Pokémon, menyusun party, melawan trainer, mencari badge, lalu menyiapkan tim untuk tantangan besar. Bedanya, game ini menambahkan banyak fitur yang membuat perjalanan terasa lebih segar, terutama lewat Delta Species, mekanik Generasi 8, dan fitur kenyamanan untuk pemain modern.

Delta Species Jadi Bumbu Terkuat

Fitur paling menonjol dari Pokemon Decay adalah Delta Species. Dalam Talem Region, sejumlah Pokémon menyesuaikan diri dengan lingkungan baru sehingga tipe mereka berubah. Total ada 131 Delta Species dan 40 evolusi serta pre evolusi tambahan dari Pokémon yang sudah ada.

Sistem ini membuat proses membangun tim terasa lebih seru. Pemain tidak hanya mencari Pokémon favorit lama, tetapi juga penasaran dengan bentuk Delta yang punya tipe, gaya bertarung, dan desain baru. Antusiasme pemain terhadap Delta Pokémon menjadi salah satu alasan game ini terasa ramai dibahas di kalangan penggemar fan game.

Mekanik Generasi 8 Bikin Pertarungan Lebih Lancar

Pokemon Decay memakai mekanik hingga Generasi 8. Artinya, pemain bisa merasakan sistem pertarungan yang lebih modern dibanding game Pokémon lawas, sambil tetap menikmati struktur klasik. Fitur seperti new moves, new abilities, dan HMs yang diganti menjadi Key Items membuat tempo perjalanan lebih nyaman.

Penghapusan HM sebagai kewajiban move slot terasa sangat membantu. Dalam game klasik, pemain sering harus menyediakan move tertentu hanya untuk membuka rute. Di Pokemon Decay, fungsi tersebut dipindahkan ke Key Items, sehingga party bisa dibentuk lebih bebas untuk kebutuhan pertarungan.

Nuzlocke Mode untuk Pemain yang Suka Tantangan

Pokemon Decay juga menyediakan Nuzlocke Mode dengan Level Caps, Disabled EVs, dan Infinite Candies. Mode ini bisa diaktifkan melalui PC di tenda Oak sebelum melawan rival.

Mode ini membuat game terasa ramah untuk dua tipe pemain. Pemain kasual bisa menikmati cerita dan eksplorasi seperti biasa, sedangkan pemain yang ingin tantangan lebih ketat bisa memakai aturan Nuzlocke sejak awal. Infinite Candies juga membantu mengurangi sesi grinding yang terlalu panjang, terutama ketika pemain ingin fokus pada strategi tim.


Review Pertarungan dan Tingkat Kesulitan

Pokemon Decay terasa punya arah yang jelas dalam desain pertarungan. Game ini tidak hanya menaruh banyak trainer, tetapi juga mencoba memberi bobot pada boss fight dan Gym Leader. Update v1.2.0 bahkan menambahkan Switch Style baru, di mana pertarungan melawan trainer biasa memakai Switch Mode, sementara boss trainer memakai Set Mode.

Gym Leader Bisa Ditantang Lagi

Salah satu fitur yang membuat post game lebih hidup adalah kemampuan menantang ulang semua Gym Leader setelah pemain mengalahkan Pokémon League. Fitur ini menjadi nilai tambah besar untuk pemain yang ingin menguji build tim setelah tamat.

Pertarungan ulang seperti ini membuat koleksi Delta Species tidak berhenti sebagai pajangan. Pemain bisa mencoba kombinasi tipe baru, memoles strategi, dan melihat seberapa kuat tim setelah mendapat akses lebih luas ke move, item, dan Pokémon pilihan.

Battle Tower dan Post Game Terasa Lebih Padat

Pokemon Decay juga menyediakan post game dengan fasilitas seperti Emerald Battle Frontier. Fitur ini penting karena banyak fan game terasa menurun setelah Elite Four selesai. Di sini, pemain masih punya alasan untuk menyusun tim kompetitif, mencari Pokémon kuat, dan menguji komposisi dalam fasilitas pasca cerita utama.

Pada versi 1.2.3, tim pengembang memberi perhatian pada Battle Tower, termasuk perubahan set Farigiraf dan penambahan Drapion serta Tyranitar pada tim Battle Plaza milik Roxanne.


Tampilan, UI, dan Performa Permainan

Dari sisi tampilan, Pokemon Decay memakai gaya RPGXP yang akrab untuk penggemar fan game Pokémon. Visualnya tidak mengejar grafis modern, tetapi mengutamakan kejelasan peta, sprite, tampilan battle, dan identitas Delta Species. Banyak tampilan game memperlihatkan peta, karakter, dan desain Pokémon di Talem Region dengan nuansa klasik yang tetap nyaman dilihat.

Battle UI Sudah Diperbarui

Salah satu pembaruan penting hadir di versi 1.2.1, ketika game mendapat Battle UI baru sepenuhnya. Update yang sama juga memperbaiki error Disable EV, animasi, serta beberapa area seperti Copia Reef dan Kalahari Pyramids pada Town Map.

Pada versi 1.2.3, UI pertarungan untuk Delta Pokémon bertipe Electric juga disesuaikan. Perubahan kecil seperti ini menunjukkan pengembang masih memperhatikan polesan visual dan kenyamanan bermain, meski status proyek sudah completed.

Performa Cocok untuk Perangkat Ringan

Karena berbasis RPGXP, Pokemon Decay tidak membutuhkan perangkat kelas tinggi. Game ini termasuk cocok untuk pemain yang ingin menikmati fan game tanpa harus memakai PC gaming mahal.

Hal ini menjadi poin positif untuk pemain yang ingin menikmati fan game tanpa harus memakai PC gaming mahal. Selama perangkat mampu menjalankan game RPGXP dengan stabil, Pokemon Decay seharusnya bisa dimainkan dengan nyaman.


Mengapa Kami Rekomendasikan Pokemon Decay

Pokemon Decay kami rekomendasikan karena game ini punya fondasi nostalgia yang kuat, tetapi tidak berhenti di sana. Ia menambahkan Delta Species, region baru, fitur Nuzlocke, post game, dan mekanik modern yang membuat petualangan terasa lebih hidup dibanding sekadar tiruan Pokémon lama.

Cocok untuk Penggemar Generasi 1 sampai 4

Jika pemain punya kenangan kuat dengan Kanto, Johto, Hoenn, dan Sinnoh, Pokemon Decay terasa seperti paket reuni besar. Karakter lama, kelompok jahat terkenal, dan pola perjalanan badge masih terasa akrab, tetapi Talem Region memberi alasan baru untuk kembali menjelajah.

Game ini sangat cocok untuk pemain yang pernah menikmati empat generasi awal. Cerita, desain Delta Pokémon, serta rasa penasaran yang muncul dari petunjuk kecil sepanjang perjalanan menjadi kekuatan utama yang membuat petualangannya terasa hidup.

Banyak Isi Tanpa Terasa Kosong

Durasi lebih dari 25 jam membuat Pokemon Decay terasa cukup besar untuk ukuran fan game. Selain jalur utama, pemain mendapat Delta Species, sidequest, Battle Frontier style post game, Gym Leader rematch, dan fitur Nuzlocke.

Yang membuatnya menarik, banyak fitur tersebut bukan hanya hiasan. Delta Species mengubah cara menyusun tim, Nuzlocke Mode mengubah cara bermain, sementara post game memberi ruang untuk eksperimen setelah cerita utama selesai.

Masih Ada Catatan Kecil

Pokemon Decay bukan game tanpa kekurangan. Beberapa pemain sempat melaporkan bug, termasuk masalah encounter list yang membuat game tertutup setelah memasuki area berbeda. Beberapa changelog juga menunjukkan banyak perbaikan bug, spelling, animasi, UI, serta penyesuaian balance.

Ada juga catatan bahwa rival terasa kurang terhubung dengan cerita utama, karena lebih sering hadir sebagai lawan sesekali. Meski begitu, kritik tersebut tidak menjatuhkan pengalaman keseluruhan, apalagi sisi cerita, Delta Species, dan struktur petualangan tetap menjadi bagian terkuatnya.


Gameplay yang Paling Menonjol Saat Dimainkan

Kekuatan terbesar Pokemon Decay terasa saat pemain mulai membangun party. Pilihan Pokémon dari generasi awal, evolusi tambahan, dan Delta Species membuat proses memilih anggota tim lebih menggoda. Pemain bisa memakai favorit lama, lalu menemukan bentuk baru yang mengubah tipe dan fungsi Pokémon tersebut dalam battle.

Eksplorasi Tidak Sekadar Jalan Lurus

Talem Region memberi rasa campuran antara tempat lama dan area baru. Pemain akan mengenali banyak elemen dari empat generasi awal, tetapi tetap mendapat kejutan melalui lokasi baru, sidequest, dan perubahan yang muncul akibat bencana besar di cerita.

Rasa penasaran juga muncul dari daftar lokasi penting, Talemdex, dan trainer list yang disediakan oleh pengembang. Hal ini membantu pemain yang ingin memburu Pokémon tertentu, mencari item, atau menyiapkan strategi melawan trainer besar.

Sistem Progress Terasa Lebih Bersahabat

Fitur Exp. All yang bisa diaktifkan di PC tenda Oak sebelum melawan rival menjadi tambahan penting. Fitur ini hadir dalam versi 1.1.0 dan membuat proses menaikkan level party lebih ringan.

Bagi pemain yang tidak ingin terlalu lama grinding, fitur ini membuat perjalanan lebih halus. Bagi pemain yang ingin tantangan ketat, Nuzlocke Mode tetap memberi batasan level, EV yang dimatikan, dan aturan yang lebih keras sejak awal.

Catatan untuk Pemain Baru

Pokemon Decay paling cocok untuk pemain yang sudah akrab dengan struktur Pokémon klasik. Jika pemain menyukai perjalanan badge, penyusunan party, eksplorasi region, dan pertarungan turn based, game ini punya paket yang sangat lengkap.

Pilih Mode Sesuai Gaya Bermain

Untuk pemain baru, kami sarankan mulai dari mode biasa agar bisa menikmati cerita, Delta Species, dan perubahan Talem Region tanpa tekanan besar. Setelah memahami rute, boss trainer, dan komposisi Pokémon, Nuzlocke Mode bisa dicoba sebagai run kedua.

Pemain yang sudah terbiasa dengan challenge run bisa langsung mengaktifkan Nuzlocke Mode sejak awal. Namun perlu diingat, beberapa boss memakai Set Mode, sehingga pemilihan lead, item, coverage move, dan rotasi party harus disiapkan dengan rapi.

Cari Delta Species Sejak Awal

Delta Species adalah alasan besar mengapa Pokemon Decay terasa berbeda. Karena versi 1.2.0 menaikkan peluang encounter Delta Pokémon di Delta Areas dari sekitar 12 persen menjadi sekitar 15 persen, pemain punya peluang lebih baik untuk menemukan varian menarik selama eksplorasi.

Jangan hanya memakai tim yang sama seperti game lama. Coba tangkap beberapa Delta Species, cek tipe barunya, lalu lihat bagaimana mereka menutup kelemahan party. Inilah bagian paling menyenangkan dari Pokemon Decay karena setiap pemain bisa punya susunan tim yang sangat berbeda.

Related posts

Review Ragnarok: The New World, Ramah F2P atau P2W Berkedok Open World?

Review Suikoden Remaster di Steam, Saat Dua Legenda PS1 Pulang dengan Wajah Baru

Panic Delivery Bikin Kurir Jadi Profesi Paling Rusuh di Game Co Op