Home NewsBongkar Kekayaan RRQ, dari Hadiah Turnamen hingga Bisnis Keluarga Pak Qeon

Bongkar Kekayaan RRQ, dari Hadiah Turnamen hingga Bisnis Keluarga Pak Qeon

by GameFever ID

Rex Regum Qeon atau RRQ sudah lama dikenal sebagai salah satu organisasi esports terbesar yang berasal dari Indonesia. Nama RRQ tidak hanya menonjol karena prestasi para pemainnya, tetapi juga karena keberanian manajemen membangun banyak divisi, merekrut pemain terkenal, mengikuti turnamen internasional, dan menjalankan berbagai kegiatan komersial di luar pertandingan.

Di kalangan penggemar esports, RRQ bahkan sering disebut sebagai tim yang mempunyai banyak uang. Sebutan tersebut muncul setiap kali RRQ mendatangkan pemain, merombak susunan tim, mengirim beberapa divisi ke kompetisi dunia, atau memperkenalkan fasilitas baru. Kekuatan finansial RRQ terlihat lebih luas dibandingkan organisasi yang hanya mengandalkan hadiah turnamen.

Namun, membicarakan kekayaan RRQ tidak bisa dilakukan dengan hanya melihat jumlah piala atau nominal hadiah. Ada beberapa unsur yang harus dipisahkan, mulai dari total hadiah kompetisi, pemasukan sponsor, penjualan merchandise, bisnis digital, nilai komersial komunitas, hingga kelompok usaha keluarga yang berada di belakang pendirian Qeon Interactive.

Salah satu nama penting dalam perjalanan tersebut adalah Riki Kawano Suliawan yang dikenal komunitas sebagai Pak Qeon. Ia merupakan pendiri Qeon Interactive dan salah satu tokoh yang berperan dalam lahirnya RRQ. Riki juga berasal dari keluarga Suliawan yang berada di balik MidPlaza Holding, kelompok usaha dengan portofolio perhotelan, properti, internet, pusat data, restoran, hingga layanan teknologi.


Kekayaan RRQ Tidak Bisa Dilihat dari Angka

Istilah kekayaan tim esports sering digunakan terlalu sederhana. Sebagian orang menganggap seluruh hadiah pertandingan masuk ke rekening organisasi, sedangkan yang lain menghitung nilai sponsor dan bisnis keluarga sebagai uang tunai yang dapat digunakan RRQ kapan saja.

Padahal, kondisi sebenarnya jauh lebih rumit. Hadiah turnamen biasanya dibagi berdasarkan kontrak. Pendapatan sponsor digunakan untuk menggaji pemain, membayar staf, memproduksi konten, menyewa fasilitas, membiayai perjalanan, dan mengembangkan merek. Sementara itu, aset MidPlaza Holding tidak dapat langsung disebut sebagai kekayaan pribadi pendiri RRQ.

Valuasi Resmi RRQ Belum Dibuka kepada Publik

Sampai Juli 2026, RRQ belum mengumumkan angka resmi mengenai valuasi perusahaan, pendapatan tahunan, laba bersih, nilai aset, atau saldo kas. Tidak ada laporan publik yang bisa digunakan untuk menghitung berapa nilai perusahaan RRQ secara pasti.

Karena RRQ berada di bawah perusahaan privat, organisasi ini tidak mempunyai kewajiban seperti perusahaan publik yang harus merilis laporan keuangan kepada masyarakat. Angka mengenai gaji pemain, biaya transfer, kontrak sponsor, atau nilai kepemilikan saham juga tidak diumumkan secara lengkap.

Kondisi tersebut membuat klaim bahwa RRQ memiliki kekayaan sekian triliun rupiah belum dapat dibuktikan. Angka yang tersedia secara terbuka lebih banyak berasal dari hadiah turnamen dan aktivitas bisnis yang dapat diamati melalui berbagai kanal resmi.

Hadiah Turnamen Menjadi Indikator Awal

Catatan Esports Earnings menunjukkan bahwa nama Rex Regum Qeon telah mengumpulkan hadiah sekitar US$2,95 juta dari lebih dari 150 turnamen. Nilai tersebut berasal dari berbagai divisi yang pernah membawa nama RRQ di panggung nasional maupun internasional.

Jumlah hampir US$3 juta merupakan pencapaian besar untuk organisasi esports asal Indonesia. Akan tetapi, angka tersebut bukan nilai kekayaan bersih perusahaan. Uang hadiah dapat dibagi kepada pemain, pelatih, analis, dan manajemen berdasarkan kesepakatan masing masing divisi.

Hadiah juga dapat dipotong pajak dan digunakan untuk membayar bonus, akomodasi, tiket pesawat, kebutuhan latihan, serta berbagai pengeluaran lain. Meski demikian, jumlah tersebut tetap memberikan gambaran bahwa RRQ telah mempunyai perjalanan kompetitif yang panjang dan produktif.


Daftar Hadiah Turnamen yang Dikumpulkan RRQ

RRQ tidak bergantung kepada satu gim untuk menghasilkan hadiah. Organisasi ini pernah mempunyai tim di Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, Point Blank, VALORANT, Dota 2, Wild Rift, FIFA, Arena of Valor, Pokemon Unite, Apex Legends, hingga Trackmania.

Keberagaman tersebut menjadi salah satu pembeda RRQ dibandingkan tim yang hanya membangun satu divisi utama. Ketika satu cabang sedang mengalami penurunan prestasi, divisi lain masih dapat memberikan eksposur, hadiah, dan peluang kerja sama.

Mobile Legends Menjadi Penyumbang Terbesar

Divisi Mobile Legends menjadi wajah utama RRQ di Indonesia. RRQ Hoshi memiliki basis pendukung yang sangat besar dan sering menjadi pusat perhatian dalam kompetisi Mobile Legends Professional League Indonesia.

Gabungan hadiah dari berbagai tim Mobile Legends RRQ tercatat mencapai lebih dari US$1,15 juta. Angka tersebut berasal dari tim utama, RRQ Akira di Brasil, RRQ Sena, dan beberapa roster pengembangan yang pernah mengikuti kompetisi resmi.

RRQ Hoshi menjadi penyumbang terbesar dengan hadiah sekitar US$961 ribu. RRQ Akira ikut memberikan lebih dari US$195 ribu dari kompetisi Mobile Legends di Amerika Latin dan turnamen internasional.

Kekuatan divisi Mobile Legends tidak hanya terletak pada hadiah. RRQ Hoshi pernah mencatat jumlah penonton puncak lebih dari 4,27 juta pada M4 World Championship. Jumlah penonton sebesar itu memberikan daya tawar tinggi ketika RRQ melakukan negosiasi dengan sponsor.

Bagi perusahaan yang ingin menjangkau penggemar gim, menempatkan produk pada tim dengan jutaan penonton mempunyai nilai promosi yang besar. Logo pada jersey, penggunaan perangkat, konten bersama pemain, hingga aktivasi di arena pertandingan dapat menghasilkan eksposur luas.

PUBG Mobile Membawa Nama RRQ ke Tingkat Asia

Divisi PUBG Mobile juga menjadi bagian penting dari sejarah RRQ. RRQ Athena pernah dikenal sebagai salah satu tim PUBG Mobile terkuat di Asia Tenggara. Roster yang berisi pemain Thailand tersebut sering tampil di kompetisi internasional dan berhasil mengumpulkan hadiah besar.

Total hadiah dari cabang PUBG Mobile tercatat sekitar US$657 ribu. RRQ Athena menyumbang sekitar US$559 ribu, sementara RRQ Ryu dan roster lain memberikan sisanya.

Keberhasilan RRQ Athena membuktikan bahwa RRQ mampu mengelola tim dari luar Indonesia. Pengelolaan roster internasional membutuhkan biaya tambahan untuk kontrak, tempat tinggal, transportasi, bahasa, administrasi, dan kebutuhan turnamen.

Investasi tersebut menunjukkan bahwa ekspansi RRQ tidak dilakukan dalam skala kecil. Organisasi berani membawa mereknya ke pasar lain karena mempunyai struktur dan dukungan yang memadai.

Free Fire Menghasilkan Lebih dari US$584 Ribu

Free Fire menjadi mesin hadiah lain bagi RRQ. Gabungan hadiah yang dikumpulkan berbagai roster Free Fire RRQ mencapai lebih dari US$584 ribu.

RRQ Kazu menjadi penyumbang terbesar dengan hadiah lebih dari US$543 ribu. Tim tersebut juga mampu bertahan sebagai salah satu wakil Indonesia yang sering tampil dalam kompetisi internasional.

Pada Free Fire Esports World Cup 2025, RRQ Kazu finis di posisi kedua dan membawa pulang US$180 ribu. Pencapaian tersebut memperkuat posisi Free Fire sebagai salah satu divisi paling produktif di dalam organisasi.

Selain RRQ Kazu, RRQ pernah mempunyai sejumlah tim lain seperti RRQ Hide, RRQ Kei, RRQ Poseidon, dan RRQ Sumpawaysi. Walaupun tidak semua roster bertahan lama, keberadaan mereka memperlihatkan luasnya investasi RRQ dalam ekosistem Free Fire.

Point Blank dan Wild Rift Ikut Memberikan Hadiah Besar

Sebelum Mobile Legends menjadi pusat industri esports Indonesia, RRQ telah mempunyai nama besar di Point Blank. RRQ Endeavour tercatat menghasilkan hadiah lebih dari US$181 ribu.

Prestasi tersebut menjadi bagian penting dari sejarah organisasi karena memperlihatkan bahwa RRQ sudah membangun tim juara sejak periode awal perkembangan esports nasional. Nama RRQ tidak lahir secara instan dari popularitas Mobile Legends.

Divisi Wild Rift juga tercatat menghasilkan lebih dari US$156 ribu. Walaupun ekosistem kompetitif Wild Rift di Indonesia tidak sebesar Mobile Legends, RRQ tetap sempat membangun tim yang mampu bersaing di tingkat regional.

Cabang Lain Menambah Total Hadiah RRQ

Di luar empat gim utama tersebut, RRQ juga memperoleh hadiah dari banyak cabang lain. Nilainya memang lebih kecil, tetapi tetap menunjukkan luasnya jangkauan kompetitif organisasi.

Beberapa di antaranya adalah:

  1. VALORANT dengan total hadiah sekitar US$94 ribu
  2. Dota 2 dengan hadiah sekitar US$42 ribu
  3. PUBG versi komputer dengan hadiah lebih dari US$30 ribu
  4. Pokemon Unite dengan hadiah sekitar US$25 ribu
  5. FIFA dengan hadiah sekitar US$10 ribu
  6. Arena of Valor dengan hadiah lebih dari US$6 ribu
  7. Call of Duty Mobile dengan hadiah sekitar US$2 ribu
  8. Counter Strike Global Offensive dengan hadiah sekitar US$1.700

Nilai tersebut terus berubah mengikuti hasil kompetisi terbaru. Beberapa divisi RRQ pada 2026 juga masih aktif mengikuti kejuaraan internasional dan menghasilkan hadiah tambahan.


Sponsor Menjadi Sumber Dana yang Lebih Stabil

Hadiah turnamen tidak dapat dijadikan pemasukan utama karena hasil pertandingan tidak selalu bisa diprediksi. Tim dapat menjadi juara pada satu musim, lalu gagal lolos pada musim berikutnya. Karena itu, sponsor menjadi unsur penting dalam menjaga operasional organisasi.

RRQ berhasil menjalin kerja sama dengan perusahaan dari berbagai sektor. Nama yang pernah terlibat mencakup realme, ASUS ROG, Biznet, AYANA, Pop Mie, Sukro, Good Day, Acer Predator, dan BCA.

Kerja Sama Tidak Hanya Berupa Logo Jersey

Kontrak sponsor esports modern tidak selalu berhenti pada pemasangan logo. Bentuk kerja sama dapat meliputi penggunaan perangkat oleh pemain, pembuatan video, acara komunitas, turnamen, kampanye media sosial, penjualan produk, hingga pertemuan langsung dengan penggemar.

Kerja sama RRQ dengan realme menjadi salah satu contoh. Kemitraan tersebut mencakup dukungan perangkat, kegiatan untuk pelajar, acara di sejumlah kota, serta program yang menghubungkan produk dengan komunitas gaming.

ASUS ROG juga memiliki posisi kuat sebagai merek perangkat gaming. Sementara itu, Biznet menyediakan citra sebagai perusahaan internet yang mempunyai hubungan erat dengan kebutuhan esports.

Hubungan jangka panjang memberikan kestabilan yang lebih baik dibandingkan kontrak singkat. Biznet disebut telah mendukung RRQ sejak 2014, sementara beberapa merek makanan dan perangkat juga bekerja sama selama bertahun tahun.

Jumlah Penggemar Meningkatkan Nilai Sponsor

RRQ mempunyai basis pendukung yang dikenal sebagai RRQ Kingdom. Komunitas tersebut aktif mengikuti pertandingan, membeli produk, menghadiri acara, dan mendukung pemain di media sosial.

Besarnya jumlah penggemar membuat RRQ menjadi tempat promosi yang menarik. Sponsor tidak hanya memperoleh akses kepada penonton pertandingan, tetapi juga kepada pengikut media sosial, penonton YouTube, komunitas lokal, dan pembeli merchandise.

Nilai komersial inilah yang sering tidak terlihat dalam daftar hadiah turnamen. Sebuah organisasi dapat gagal menjadi juara tetapi tetap menghasilkan pemasukan besar apabila mempunyai komunitas yang aktif dan citra merek yang kuat.


Bisnis RRQ Tidak Hanya Berasal dari Pertandingan

RRQ telah berkembang menjadi ekosistem bisnis yang lebih luas. Organisasi ini tidak lagi hanya mengelola pemain profesional, tetapi juga menjual produk, menyediakan layanan digital, mengelola kreator, dan membangun aplikasi komunitas.

Langkah tersebut membantu RRQ mengurangi ketergantungan kepada hasil kompetisi. Ketika hadiah turnamen menurun, bisnis lain masih dapat menghasilkan pemasukan.

RRQ Store Menjual Jersey dan Produk Gaya Hidup

RRQ Store menjadi salah satu jalur pemasukan yang langsung menyasar penggemar. Produk yang dijual mencakup jersey resmi, kaus, jaket, pakaian harian, dan koleksi kolaborasi.

Harga produk berada pada kisaran ratusan ribu rupiah. Beberapa jaket kolaborasi dipasarkan sekitar Rp450.000, sedangkan jersey dan pakaian lain mempunyai harga berbeda berdasarkan desain serta edisi.

Merchandise memberikan pemasukan sekaligus memperkuat identitas tim. Ketika penggemar memakai jersey RRQ di ruang publik, merek tersebut memperoleh promosi tambahan tanpa harus membeli iklan baru.

RRQ Top Up Membuka Pendapatan dari Produk Digital

RRQ juga menjalankan layanan top up yang menyasar pemain gim. Bisnis ini memberikan akses kepada pasar transaksi digital yang sangat besar di Indonesia.

Pemain dapat membeli mata uang dalam gim, item, atau produk digital melalui layanan yang membawa nama RRQ. Model ini memungkinkan organisasi memperoleh pemasukan dari aktivitas gaming sehari hari, bukan hanya ketika turnamen sedang berlangsung.

Layanan top up juga memperkuat hubungan antara RRQ dan komunitas. Penggemar yang sebelumnya hanya menonton pertandingan dapat berubah menjadi pengguna layanan digital.

RRQ Networks Mengelola Kreator dan Talent

Industri esports tidak hanya membutuhkan pemain profesional. Kreator konten, streamer, pembawa acara, dan figur media sosial juga mempunyai nilai komersial tinggi.

RRQ Networks menjadi jalur untuk mengelola jaringan kreator. Melalui lini ini, organisasi dapat menjalankan kampanye sponsor, produksi konten, siaran langsung, dan kolaborasi yang tidak selalu berkaitan dengan tim kompetitif.

Kreator juga dapat menjangkau penonton berbeda. Pemain profesional mungkin dikenal oleh penggemar turnamen, sedangkan streamer dapat menjangkau penonton hiburan yang lebih luas.

RRQ MABAR dan RRQ Plus Memperkuat Komunitas

RRQ menjalankan program untuk komunitas dan pelajar melalui RRQ MABAR. Kegiatan tersebut memperluas kehadiran organisasi hingga sekolah, kampus, dan kota di luar pusat kompetisi utama.

Aplikasi RRQ Plus juga menjadi sarana untuk menghubungkan penggemar dengan informasi tim, aktivitas komunitas, dan program lain. Semakin banyak pengguna yang masuk ke ekosistem internal, semakin besar peluang organisasi menawarkan produk dan kegiatan baru.


Pak Qeon dan Hubungannya dengan RRQ

Pembicaraan mengenai kekayaan RRQ sering membawa nama Pak Qeon. Sosok tersebut adalah Riki Kawano Suliawan, pendiri Qeon Interactive dan salah satu tokoh yang berperan dalam membangun RRQ.

Qeon Interactive pada awalnya bergerak dalam industri gim. Dari perusahaan tersebut, RRQ berkembang sebagai organisasi esports yang kemudian menjadi salah satu merek gaming terbesar di Asia Tenggara.

Riki Kawano Suliawan Berasal dari Keluarga MidPlaza

Riki Kawano Suliawan disebut sebagai putra Rudy Suliawan, pendiri dan pemilik MidPlaza Holding. Kelompok usaha tersebut telah menjalankan bisnis selama puluhan tahun dan mempunyai portofolio yang tersebar di berbagai sektor.

Hubungan keluarga ini sering menjadi alasan utama penggemar menyebut RRQ mempunyai dukungan finansial kuat. RRQ tidak lahir sebagai tim komunitas yang berdiri tanpa jaringan bisnis. Sejak awal, organisasi mempunyai hubungan dengan perusahaan yang berpengalaman mengelola properti, hotel, teknologi, dan layanan internet.

Walaupun demikian, seluruh aset MidPlaza tidak dapat disebut sebagai kekayaan pribadi Pak Qeon. Data mengenai struktur saham, pembagian kepemilikan keluarga, utang, dan nilai aset bersih tidak diumumkan kepada publik.

Pernyataan yang lebih akurat adalah Pak Qeon berasal dari keluarga pemilik MidPlaza Holding dan mendirikan Qeon Interactive yang kemudian melahirkan RRQ.

Modal Awal Membantu RRQ Membangun Fondasi

Pada periode awal esports Indonesia, banyak pemain belum memperoleh gaji tetap, fasilitas latihan, atau tempat tinggal yang memadai. Tim sering dibentuk dari komunitas dan dibubarkan ketika biaya operasional tidak dapat dipenuhi.

RRQ mempunyai fondasi yang lebih kuat karena kebutuhan awal seperti gaji, gaming house, perangkat, dan operasional dapat disiapkan melalui dukungan pendiri. Hal tersebut memberikan kesempatan kepada pemain untuk fokus berlatih.

Dukungan awal bukan berarti RRQ dapat terus menghabiskan uang tanpa menghasilkan pemasukan. Setelah berkembang, organisasi tetap harus membangun sponsor, merchandise, konten, dan layanan digital agar bisnis dapat berjalan secara mandiri.


AYANA Menjadi Portofolio Mewah dalam Ekosistem MidPlaza

Salah satu nama terbesar yang berada dalam kelompok usaha MidPlaza adalah AYANA Hospitality. Merek ini mengelola hotel, resor, vila, hunian premium, restoran, dan layanan wisata di beberapa wilayah Indonesia.

AYANA sering dikaitkan dengan kekayaan keluarga di belakang Pak Qeon karena skala propertinya sangat besar. Pengembangan resor dan hotel bintang lima membutuhkan lahan luas, pembangunan mahal, tenaga kerja besar, serta biaya perawatan tinggi.

AYANA Bali Bukan Sekadar Satu Hotel

Kompleks AYANA di Bali mencakup beberapa merek dalam satu kawasan. Portofolionya meliputi AYANA Resort Bali, AYANA Villas Bali, AYANA Segara Bali, RIMBA by AYANA Bali, dan AYANA Residences Bali.

Kawasan tersebut juga mempunyai restoran, fasilitas rekreasi, pantai, kolam renang, ruang pertemuan, pusat kebugaran, serta Rock Bar yang dikenal oleh wisatawan domestik dan internasional.

Banyaknya properti dalam satu area memperlihatkan nilai investasi yang sangat besar. Pengelola harus menangani ribuan kebutuhan tamu, perawatan bangunan, pengembangan kawasan, pemasaran, dan hubungan dengan agen perjalanan.

AYANA Midplaza Beroperasi di Pusat Jakarta

AYANA Midplaza Jakarta berada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Hotel ini mempunyai ratusan kamar dan suite, ruang pertemuan, restoran, serta ballroom berkapasitas besar.

Lokasinya berada di salah satu kawasan bisnis paling bergengsi di Indonesia. Hotel tersebut melayani tamu perusahaan, perjalanan bisnis, acara pernikahan, konferensi, dan wisatawan premium.

Keberadaan AYANA Midplaza juga memperlihatkan hubungan langsung antara bisnis hotel dan properti perkantoran milik MidPlaza Holding.

AYANA Komodo dan Kapal Wisata Mewah

AYANA juga mengembangkan bisnis perhotelan di Labuan Bajo melalui AYANA Komodo Waecicu Beach. Properti ini menyasar wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan Taman Nasional Komodo.

Selain hotel, AYANA mengoperasikan layanan kapal wisata. Salah satu armadanya adalah AYANA Lako di’a, kapal phinisi sepanjang sekitar 54 meter dengan sembilan kabin privat.

Pengoperasian kapal wisata menambah skala bisnis AYANA karena membutuhkan awak kapal, perawatan, izin, logistik, layanan tamu, dan pengelolaan perjalanan laut.


Biznet Menjadi Pilar Teknologi dalam Kelompok Usaha

Nama lain yang sering dikaitkan dengan keluarga Suliawan adalah Biznet. Perusahaan ini dikenal sebagai penyedia layanan internet dan infrastruktur digital di Indonesia.

Biznet mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan kebutuhan industri esports. Pemain profesional, penyelenggara turnamen, kreator, dan platform streaming membutuhkan jaringan cepat serta stabil.

Bisnis Biznet Tidak Hanya Internet Rumah

Portofolio teknologi dalam ekosistem MidPlaza mencakup Biznet, Biznet Home, Biznet Data Center, Biznet Technovillage, Binet GioCloud, Perkom, dan Qeon Interactive.

Biznet Home melayani pelanggan rumah. Biznet Data Center menyediakan infrastruktur penyimpanan dan jaringan untuk perusahaan. Biznet Technovillage menjadi kawasan teknologi yang mempunyai fasilitas pusat data.

Binet GioCloud bergerak dalam layanan komputasi awan, sedangkan Perkom menyediakan solusi teknologi informasi. Rangkaian bisnis tersebut memperlihatkan bahwa kelompok usaha tidak hanya menjual koneksi internet kepada pengguna biasa.

Biznet Mendukung RRQ Sejak Periode Awal

Biznet disebut telah menjadi partner RRQ sejak 2014. Hubungan yang panjang ini sangat masuk akal karena kedua pihak berada dalam ekosistem bisnis yang berdekatan.

Bagi RRQ, dukungan penyedia internet membantu kebutuhan latihan, produksi konten, turnamen online, dan aktivitas kantor. Bagi Biznet, RRQ menjadi jalur promosi yang efektif untuk menjangkau pengguna muda dan penggemar gim.

Hubungan tersebut menjadi contoh bagaimana jaringan bisnis keluarga dapat membantu pertumbuhan organisasi esports tanpa harus selalu berbentuk suntikan uang tunai.


Properti dan Bisnis Lain Memperlihatkan Skala MidPlaza

MidPlaza Holding tidak hanya mempunyai AYANA dan Biznet. Kelompok ini juga menjalankan bisnis perkantoran, hunian, lapangan golf, restoran, pertanian, dan berbagai unit lain.

Portofolio yang beragam membantu kelompok usaha memperoleh pemasukan dari banyak sektor. Ketika industri perhotelan melemah, teknologi atau properti perkantoran masih dapat menjadi sumber pendapatan.

MidPlaza Office Building Berada di Kawasan Strategis

MidPlaza Holding berkembang melalui pembangunan MidPlaza 1 dan MidPlaza 2 di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Kawasan tersebut merupakan pusat bisnis yang dipenuhi perusahaan nasional dan internasional.

Qeon Interactive dan RRQ juga menggunakan alamat di Gedung MidPlaza. Keberadaan kantor dalam properti grup memperlihatkan hubungan operasional antara organisasi esports dan kelompok usaha keluarga.

Gedung perkantoran dapat menghasilkan pendapatan dari penyewaan ruang, pengelolaan fasilitas, parkir, layanan gedung, dan area komersial.

Bisnis Hunian Menambah Nilai Properti

Kelompok ini mempunyai AYANA Residences Bali, AYANA Residences Jakarta, The Plaza Residences, dan Delonix Residences Karawang.

Hunian tersebut menyasar kelompok pelanggan berbeda. Properti di Bali menawarkan residensi mewah, sementara hunian di Jakarta melayani kebutuhan eksekutif dan keluarga di pusat kota. Delonix Residences menyasar pekerja serta perusahaan di kawasan industri Karawang.

Pendapatan bisnis hunian dapat berasal dari penjualan unit, penyewaan jangka panjang, biaya pengelolaan, dan layanan tambahan.

Riverside Golf Club Menyasar Pasar Premium

Riverside Golf Club di Bogor menjadi bagian lain dari portofolio kelompok. Lapangan golf 18 hole tersebut dirancang oleh Greg Norman.

Bisnis golf menyasar anggota klub, perusahaan, turnamen, dan pelanggan premium. Selain biaya bermain, pemasukan dapat berasal dari keanggotaan, restoran, acara perusahaan, penyewaan fasilitas, dan sponsor turnamen.

Kawano Group Mengelola Restoran Jepang

Kawano Group bergerak di bidang makanan dan minuman dengan fokus pada restoran Jepang. Perusahaan tersebut telah berdiri sejak 1988 dan mengelola sejumlah merek di Jakarta serta Bali.

Bisnis restoran membuat kelompok usaha keluarga Suliawan tidak hanya bergantung kepada hotel dan gedung. Unit makanan dapat beroperasi secara mandiri sekaligus mendukung kawasan hotel serta properti lain.


Daftar Bisnis yang Berhubungan dengan Ekosistem Pak Qeon

Berdasarkan portofolio kelompok usaha, terdapat banyak bisnis yang mempunyai hubungan dengan keluarga di belakang Qeon Interactive. Daftar ini tidak berarti semuanya merupakan aset pribadi Riki Kawano Suliawan.

Beberapa perusahaan dan properti yang berada dalam ekosistem tersebut meliputi:

  1. AYANA Resort Bali
  2. AYANA Villas Bali
  3. AYANA Segara Bali
  4. RIMBA by AYANA Bali
  5. AYANA Residences Bali
  6. AYANA Midplaza Jakarta
  7. AYANA Residences Jakarta
  8. AYANA Komodo Waecicu Beach
  9. AYANA Cruises
  10. AYANA Lako di’a
  11. Delonix Hotel Karawang
  12. Delonix Residences Karawang
  13. The Plaza Residences
  14. Riverside Golf Club
  15. MidPlaza Office Building
  16. Biznet
  17. Biznet Home
  18. Biznet Data Center
  19. Biznet Technovillage
  20. Binet GioCloud
  21. Perkom
  22. Qeon Interactive
  23. RRQ
  24. Kawano Group
  25. Chugoku Paints Indonesia
  26. Flower Studio
  27. GHIA Farms

Daftar tersebut menunjukkan luasnya jaringan bisnis keluarga, tetapi tidak dapat digunakan untuk menghitung kekayaan bersih Pak Qeon. Sebagian aset dapat dimiliki perusahaan, anggota keluarga lain, mitra bisnis, atau entitas berbeda.


Program Global Membuktikan Kekuatan Organisasi RRQ

RRQ juga memperoleh dukungan melalui program internasional. Organisasi ini terpilih dalam Esports World Cup Foundation Club Partner Program pada 2025 dan kembali masuk pada 2026.

Program tersebut memberikan pendanaan kepada puluhan organisasi esports dunia untuk mengembangkan tim, pemain, merek, dan aktivitas penggemar.

Pendanaan Dasar Bernilai Enam Digit

Program partner Esports World Cup 2026 menyediakan total dana US$20 juta untuk 40 organisasi. Klub terpilih disebut memperoleh pendanaan dasar bernilai enam digit dalam dolar AS.

Nilai khusus yang diterima RRQ tidak diumumkan. Namun, angka enam digit menunjukkan bahwa dukungan dasar berada pada kisaran setidaknya US$100 ribu sebelum komponen tambahan berdasarkan program dan pencapaian tertentu.

Pendanaan tersebut tidak berarti seluruh uang dapat digunakan untuk membeli pemain. Klub harus menjalankan program, membuat aktivasi, mengembangkan konten, dan memenuhi target yang telah ditentukan.

Lima Divisi RRQ Tampil di Esports World Cup 2026

RRQ mengumumkan lima divisinya berhasil lolos ke rangkaian Esports World Cup 2026. Divisi tersebut mencakup Free Fire, VALORANT, PUBG Mobile, Apex Legends, dan Trackmania.

Mengirim lima roster ke satu rangkaian internasional membutuhkan persiapan besar. Organisasi harus membayar perjalanan, penginapan, visa, staf, pelatih, perangkat, dan kebutuhan pemain selama kompetisi.

Jumlah divisi yang lolos juga memperkuat posisi RRQ sebagai organisasi yang tidak bergantung kepada Mobile Legends saja.


Alasan RRQ Disebut Tim Banyak Duit

Sebutan tim banyak duit lahir dari kombinasi prestasi, keberanian ekspansi, jaringan sponsor, serta hubungan dengan kelompok bisnis besar. Penggemar melihat RRQ sebagai organisasi yang mampu mengeluarkan biaya besar sekaligus menjaga mereknya tetap populer.

Beberapa alasan yang memperkuat sebutan tersebut adalah:

  1. Total hadiah turnamen RRQ mendekati US$3 juta
  2. Mobile Legends menghasilkan hadiah lebih dari US$1,15 juta
  3. PUBG Mobile memberikan hadiah sekitar US$657 ribu
  4. Free Fire menghasilkan lebih dari US$584 ribu
  5. RRQ mempunyai sponsor dari berbagai sektor industri
  6. Organisasi menjalankan RRQ Store, RRQ Top Up, RRQ Networks, RRQ MABAR, dan RRQ Plus
  7. RRQ mampu mengelola pemain dari beberapa negara
  8. RRQ mempunyai jutaan penggemar dan penonton pertandingan
  9. Organisasi terpilih dua tahun berturut turut dalam program partner Esports World Cup
  10. Lima divisi RRQ lolos ke Esports World Cup 2026
  11. Pendiri RRQ berasal dari keluarga pemilik MidPlaza Holding
  12. Ekosistem bisnis keluarga mencakup AYANA, Biznet, properti, restoran, dan pusat data

Gabungan seluruh faktor tersebut membuat RRQ mempunyai citra finansial yang sulit disaingi oleh banyak tim esports Indonesia.

Related Posts

Leave a Comment