Geek Fam akhirnya memperlihatkan susunan pemain yang akan bertanding di MPL ID Season 18. Pengumuman tersebut langsung mencuri perhatian karena nama Baloyskie tidak terlihat di antara pemain yang diperkenalkan. Sebagai gantinya, posisi roamer dipercayakan kepada AudyTzy, pemain Indonesia yang pernah memperkuat Rebellion Esports.
Komposisi Geek Fam untuk musim baru diisi AudyTzy sebagai roamer, Nazara sebagai jungler, marceL di EXP Lane, ABOY sebagai mid laner, serta KennzyySkie di Gold Lane. MxMoreee tetap berada dalam tim, tetapi kini tercantum sebagai team manager. Susunan ini diperkenalkan melalui video roster resmi Geek Fam yang tayang pada 31 Juli 2026 waktu Indonesia.
Absennya Baloyskie jelas bukan perubahan kecil. Selama beberapa musim, pemain asal Filipina tersebut bukan hanya bertugas membuka pertarungan. Ia juga dikenal sebagai kapten, pengarah komunikasi, serta sosok yang membentuk karakter permainan Geek Fam sejak bergabung pada 2022.
Daftar Roster Geek Fam untuk MPL ID Season 18
Geek Fam memilih komposisi lima pemain tanpa menyertakan pemain cadangan dalam materi pengumuman awal. Sebagian besar pemain utama Season 17 dipertahankan, sehingga perubahan terbesar benar benar berada pada posisi roamer.
Berikut roster Geek Fam MPL ID Season 18:
- AudyTzy sebagai roamer
- Nazara sebagai jungler
- marceL sebagai EXP laner
- ABOY sebagai mid laner
- KennzyySkie sebagai Gold laner
- MxMoreee sebagai team manager
Kelima pemain tersebut membentuk susunan utama yang sepenuhnya berasal dari Indonesia. Geek Fam tidak lagi menampilkan pemain impor dalam daftar awalnya setelah selama bertahun tahun mengandalkan Baloyskie sebagai penghubung utama di dalam pertandingan.
Keputusan mempertahankan empat pemain inti juga memperlihatkan bahwa Geek Fam tidak ingin membongkar seluruh fondasi tim. Nazara, marceL, ABOY, dan KennzyySkie sudah bermain bersama pada Season 17. Mereka hanya perlu menyesuaikan komunikasi dengan roamer baru yang membawa kebiasaan bermain berbeda.

AudyTzy Mendapat Tugas Berat sebagai Roamer Utama
AudyTzy menjadi nama paling menarik dalam pengumuman roster Geek Fam. Ia bukan pemain baru di MPL Indonesia karena sebelumnya pernah tampil bersama Rebellion Esports. Ia juga pernah masuk daftar penerima Best Rookie pada beberapa pekan MPL ID Season 12, termasuk pekan kedua, keempat, keenam, dan ketujuh.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting karena AudyTzy harus langsung menggantikan salah satu roamer paling berpengaruh dalam sejarah Geek Fam. Bebannya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mekanik. Ia perlu memahami kebiasaan rotasi Nazara, kebutuhan ruang bagi KennzyySkie, serta waktu yang tepat untuk membantu marceL di sisi berlawanan.
AudyTzy dikenal berani memakai hero pembuka serangan dan tidak ragu memasuki area lawan. Karakter tersebut dapat membuat Geek Fam tampil lebih cepat sejak menit awal. Namun keberanian melakukan inisiasi harus disertai informasi yang jelas agar tim tidak kehilangan pemain sebelum perebutan Turtle atau Lord dimulai.
Perubahan roamer juga dapat mengubah siapa yang bertugas menyampaikan keputusan terakhir. Ketika Baloyskie masih bermain, Geek Fam memiliki kapten berpengalaman yang terbiasa menentukan arah rotasi dalam hitungan detik. AudyTzy kini perlu membangun hubungan serupa dengan ABOY dan Nazara.

Nazara Dipertahankan sebagai Jungler Utama
Nazara kembali dipercaya mengisi posisi jungler setelah tampil dalam 37 pertandingan pada MPL ID Season 17. Berdasarkan statistik resmi liga, ia mencatat 107 kill, 74 death, dan 207 assist. Ia juga memiliki tingkat partisipasi kill sebesar 76 persen sepanjang musim.
Catatan tersebut memperlihatkan keterlibatan Nazara dalam sebagian besar pertarungan Geek Fam. Ia tidak sekadar mengumpulkan sumber daya di hutan, tetapi sering hadir ketika tim memulai serangan di Turtle, jalur tengah, atau area Gold Lane.
Pilihan hero Nazara cukup luas. Pada Season 17 ia sempat menggunakan Fanny, Hayabusa, Guinevere, dan Suyou. Guinevere menjadi salah satu senjata menarik karena Nazara mencatat empat penampilan dengan hasil kemenangan sempurna. Hayabusa juga sempat membawanya meraih kemenangan dalam satu pertandingan.
Kehadiran AudyTzy berpotensi memberikan pola serangan baru bagi Nazara. Roamer yang aktif membuka pandangan dapat membantunya masuk ke area buff lawan, sedangkan hero dengan kemampuan crowd control dapat memudahkan eksekusi assassin.
Baloyskie Tidak Masuk Roster, Apakah Resmi Berpisah?
Pertanyaan terbesar setelah pengumuman roster Geek Fam adalah status Baloyskie. Jawaban yang dapat dipastikan saat ini adalah namanya memang tidak masuk daftar pemain MPL ID Season 18 yang diperkenalkan Geek Fam.
AudyTzy menjadi satu satunya roamer dalam materi roster tersebut. Tidak ada Baloyskie, Asune, maupun nama roamer cadangan lain yang ditampilkan. Hal ini membuat Season 18 berpeluang menjadi musim pertama Geek Fam tanpa Baloyskie sejak sang pemain asal Filipina bergabung pada MPL ID Season 10.
Meski begitu, tidak masuk roster kompetitif belum selalu berarti kontrak pemain telah berakhir. Sampai pengumuman susunan Season 18 muncul, belum ditemukan pernyataan perpisahan resmi yang secara tegas menjelaskan apakah Baloyskie dilepas, dipindahkan ke posisi lain, atau dinonaktifkan dari tim utama.
Halaman tim Geek Fam juga masih menampilkan Baloyskie sebagai bagian dari divisi Mobile Legends ketika diperiksa menjelang pengumuman roster. Informasi pada situs tersebut tampaknya belum diperbarui mengikuti susunan Season 18 karena masih memuat beberapa pemain dari komposisi sebelumnya.

Baloyskie Sudah Menjadi Wajah Geek Fam
Baloyskie bergabung dengan Geek Fam pada 2022 setelah menjalani karier panjang di Filipina. Sejak kedatangannya, Geek Fam berubah dari tim yang kesulitan menembus papan atas menjadi peserta yang rutin memberikan tekanan kepada klub besar.
Pencapaian terbaik Geek Fam bersama Baloyskie hadir pada MPL ID Season 12. Mereka finis sebagai runner up dan memperoleh tiket menuju M5 World Championship. Dalam kejuaraan dunia tersebut, Geek Fam mencapai posisi lima besar sebelum langkahnya terhenti. Situs resmi Geek Fam mencantumkan hasil tersebut sebagai salah satu pencapaian terbesar divisi Mobile Legends mereka.
Baloyskie juga tetap menjadi pemain penting pada Season 17. Ia tampil dalam 53 pertandingan serta mengumpulkan 48 kill, 210 death, dan 414 assist. Persentase partisipasi kill miliknya mencapai 75 persen, sebuah angka yang memperlihatkan betapa seringnya ia terlibat dalam pergerakan tim.
Ia turut membawa Geek Fam melaju jauh di babak playoff Season 17. Tim tersebut menyingkirkan Dewa United dengan skor 3 lawan 0 dan Team Liquid ID dengan skor 3 lawan 1 sebelum kalah dari ONIC serta Bigetron by Vitality. Perjalanan itu menempatkan Geek Fam di posisi ketiga.
Kehilangan Pemimpin di Dalam Pertandingan
Absennya Baloyskie membuat Geek Fam kehilangan sosok dengan pengalaman panjang di berbagai level turnamen. Peran roamer dalam Mobile Legends profesional tidak hanya berjalan di depan untuk memeriksa semak. Roamer juga sering membantu menentukan lokasi serangan, target utama, serta keputusan melanjutkan atau menghentikan pertarungan.
Masalah pertama yang mungkin muncul ialah pembagian komunikasi. Geek Fam harus memastikan siapa yang memegang keputusan utama ketika pertandingan berlangsung cepat. ABOY mempunyai posisi strategis karena mid laner selalu berada dekat dengan roamer dan jungler. Nazara juga perlu ikut menyampaikan kondisi Retribution, jumlah sumber daya, serta kesiapan hero untuk mengejar objektif.
Masalah kedua berada pada proses draft. Baloyskie mempunyai kumpulan hero luas dan mampu menggunakan karakter yang tidak selalu menjadi prioritas tim lain. Statistik Season 17 menunjukkan ia memainkan 13 hero berbeda. Hero seperti Gatotkaca, Chip, dan berbagai tank pembuka serangan membuat lawan harus memperhitungkan banyak pilihan.
AudyTzy harus menunjukkan bahwa dirinya dapat menawarkan variasi serupa. Bila pilihan hero roamer Geek Fam terlalu mudah ditebak, lawan dapat mengarahkan larangan kepada hero andalannya dan memaksa tim memainkan susunan yang kurang nyaman.
Empat Pemain Lama Menjadi Fondasi Utama
Geek Fam tidak sepenuhnya memulai dari nol. Empat pemain yang dipertahankan sudah melewati regular season dan playoff bersama. Pengalaman tersebut dapat mempercepat penyesuaian karena sebagian besar pola permainan tidak perlu dibangun ulang.
Pada MPL ID Season 17, roster Geek Fam terdiri atas Baloyskie dan Asune sebagai roamer, KennzyySkie di Gold Lane, ABOY di jalur tengah, marceL serta Ye3 di EXP Lane, dan Nazara sebagai jungler. Frizzyyy tercatat sebagai analis, sedangkan MxMoreee mengisi posisi pelatih.
Susunan Season 18 mempertahankan pemain yang paling sering diturunkan pada paruh akhir Season 17. Artinya, Geek Fam hanya mengganti satu bagian dari susunan utama, meski bagian tersebut merupakan pusat komunikasi tim.

ABOY Tetap Menjadi Pengatur Jalur Tengah
ABOY merupakan pemain paling lama bertahan dalam susunan utama Geek Fam saat ini. Ia sudah menjadi bagian tim sejak 2022 dan menjalani berbagai perubahan roster, mulai dari era Luke serta Caderaa hingga komposisi KennzyySkie, marceL, dan Nazara.
Pada Season 17, ABOY tampil dalam 53 pertandingan. Ia mengumpulkan 131 kill, 91 death, dan 357 assist dengan partisipasi kill mencapai 80 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara pemain inti Geek Fam pada kategori keterlibatan pertarungan.
Tanpa Baloyskie, tanggung jawab ABOY kemungkinan bertambah. Ia dapat menjadi pusat informasi bagi tim karena posisi mid laner membuatnya sering bergerak bersama roamer. Hubungan antara ABOY dan AudyTzy akan menentukan seberapa cepat Geek Fam menguasai sungai serta memasuki hutan lawan.
ABOY juga bisa membantu AudyTzy dalam proses adaptasi. Ia mengetahui kebiasaan setiap pemain, termasuk waktu yang dibutuhkan KennzyySkie untuk mendapatkan item serta kecenderungan Nazara ketika mencari celah serangan.

KennzyySkie Menjadi Sumber Serangan dari Gold Lane
KennzyySkie kembali dipercaya sebagai Gold laner utama setelah mencatat perkembangan besar sejak debutnya bersama Geek Fam. Ia tampil dalam 53 pertandingan Season 17 dengan raihan 150 kill, 100 death, dan 254 assist. Rasio KDA miliknya tercatat 4,04.
Geek Fam biasanya memberikan ruang cukup besar kepada KennzyySkie pada awal pertandingan. Setelah memperoleh dua atau tiga item utama, ia menjadi sumber serangan penting ketika perebutan Lord dimulai.
Granger menjadi salah satu hero yang sering digunakannya. KennzyySkie memainkan Granger sebanyak tujuh kali dengan persentase kemenangan 57 persen. Ia juga memakai Freya, Cici, Karrie, dan beberapa marksman lain sesuai kebutuhan draft.
Kehadiran AudyTzy dapat mengubah jumlah bantuan yang diterima KennzyySkie. Bila AudyTzy lebih sering bergerak bersama Nazara, KennzyySkie harus mampu bertahan sendiri di jalur. Sebaliknya, jika Geek Fam memilih menyerang Gold Lane sejak awal, kombinasi AudyTzy, ABOY, dan Nazara dapat menciptakan tekanan besar.

marceL Membawa Fleksibilitas di EXP Lane
marceL menjalani Season 17 sebagai EXP laner utama dengan 51 penampilan. Ia mengumpulkan 112 kill, 151 death, dan 252 assist. Jumlah tersebut memperlihatkan gaya bermain aktif karena ia cukup sering ikut membuka pertarungan dari sisi berbeda.
Kemampuan marceL memakai hero tebal maupun hero dengan serangan tinggi memberi Geek Fam kebebasan saat menyusun draft. Ia dapat berdiri di garis depan ketika AudyTzy menggunakan roamer pendukung. Ia juga bisa menjadi penyerang kedua ketika Geek Fam memilih tank murni di posisi roam.
Kerja sama marceL dan AudyTzy akan sangat penting dalam perebutan Lord. Dua pemain tersebut harus membagi tugas dengan jelas. Salah satunya dapat menjaga jalur masuk lawan, sedangkan pemain lain mencari sudut untuk mengunci jungler atau Gold laner lawan.
Arah Permainan Geek Fam Bisa Berubah Total
Pergantian roamer biasanya memengaruhi seluruh cara sebuah tim bergerak. Geek Fam era Baloyskie dikenal memiliki keberanian tinggi dalam mencari pertarungan. Mereka sering memakai pergerakan tidak terduga untuk menangkap pemain lawan sebelum objektif muncul.
Bersama AudyTzy, Geek Fam berpeluang tampil lebih agresif sejak fase awal. AudyTzy pernah dikenal sebagai salah satu rookie menonjol ketika memperkuat Rebellion. Ia mempunyai keberanian untuk berada dekat wilayah lawan dan cukup nyaman memainkan hero pembuka serangan.
Namun permainan agresif tidak boleh berubah menjadi serangan tanpa perhitungan. Nazara harus menjaga jarak agar tidak kehilangan buff akibat pergerakan roamer yang terlalu jauh. KennzyySkie juga perlu mendapat informasi ketika AudyTzy meninggalkan Gold Lane.

Komposisi Tanpa Pemain Impor Memberikan Warna Baru
Roster Season 18 memperlihatkan lima pemain Indonesia sebagai susunan utama. Hal tersebut membuat Geek Fam memiliki komunikasi dengan satu bahasa utama tanpa perlu melakukan penyesuaian istilah antara pemain Indonesia dan Filipina.
Komunikasi yang lebih sederhana dapat membantu ketika tim harus memberikan informasi sangat singkat. Perintah menyerang, mundur, menahan skill, atau memancing Retribution dapat disampaikan dengan cepat.
Meski demikian, penggunaan satu bahasa tidak otomatis membuat kerja sama langsung sempurna. Baloyskie sudah bermain cukup lama bersama ABOY dan KennzyySkie. Keduanya telah memahami gaya panggilan sang kapten tanpa membutuhkan penjelasan panjang.
AudyTzy harus membangun tingkat kepercayaan serupa melalui latihan. Ia perlu mengetahui kapan Nazara benar benar siap masuk, kapan ABOY hanya melakukan umpan, dan kapan marceL membutuhkan bantuan untuk menahan dua pemain.
Laga Pertama Akan Menjadi Ujian Besar
MPL ID Season 18 dijadwalkan dimulai pada 14 Agustus 2026. Geek Fam akan menjalani pertandingan pertamanya melawan Team Liquid ID pada 15 Agustus 2026. Pertemuan tersebut akan menjadi ujian awal bagi susunan baru, terutama untuk menilai komunikasi AudyTzy bersama empat pemain lama.
Team Liquid ID bukan lawan asing bagi Geek Fam. Kedua tim bertemu beberapa kali pada Season 17, termasuk di babak playoff ketika Geek Fam menang 3 lawan 1. Team Liquid tentu memiliki cukup banyak rekaman untuk mempelajari pergerakan Nazara, ABOY, marceL, dan KennzyySkie.
Perbedaan utama berada pada posisi roamer. Team Liquid belum mempunyai banyak rekaman mengenai cara AudyTzy bermain bersama Geek Fam. Kondisi tersebut dapat memberikan kejutan dalam draft maupun pergerakan awal.
Geek Fam dapat memanfaatkan pertandingan pertama untuk memperlihatkan karakter baru. Bila AudyTzy mampu mengatur tempo, membantu Nazara mengamankan objektif, serta melindungi KennzyySkie dalam pertarungan panjang, keraguan mengenai absennya Baloyskie bisa mulai mereda.
Pembuktian AudyTzy Tidak Hanya Diukur dari Statistik
Roamer jarang dinilai hanya melalui jumlah kill atau assist. Banyak pekerjaan penting tidak muncul dalam tabel, seperti membuka pandangan, memancing skill lawan, menjaga posisi Gold laner, dan memberikan informasi mengenai pergerakan jungler.
AudyTzy tidak harus meniru Baloyskie sepenuhnya. Geek Fam justru dapat memperoleh hasil lebih baik apabila memberikan ruang bagi roamer barunya untuk memakai gaya sendiri.
Hal yang perlu diperlihatkan AudyTzy ialah kemampuan menjaga ketenangan. Pada pertandingan penting, satu keputusan memasuki semak dapat menentukan hilangnya Lord atau kekalahan dalam satu pertandingan. Ia harus berani, tetapi tetap memahami posisi empat rekannya.
Geek Fam juga perlu melindungi pemain barunya dari tekanan berlebihan. Menggantikan Baloyskie akan selalu mengundang perbandingan. Setiap kesalahan AudyTzy kemungkinan langsung dikaitkan dengan absennya mantan kapten tersebut.
Status Baloyskie Masih Layak Dinantikan
Sampai roster Geek Fam MPL ID Season 18 diperkenalkan, fakta yang tersedia hanya menunjukkan bahwa Baloyskie tidak menjadi bagian dari lima pemain utama. Geek Fam belum menyampaikan penjelasan lengkap mengenai alasan perubahan tersebut.
Ada beberapa kemungkinan yang tetap terbuka. Baloyskie dapat beristirahat dari kompetisi, berpindah menuju tim lain, mengambil peran nonpemain, atau tetap berada dalam organisasi tanpa terdaftar pada roster MPL. Seluruh kemungkinan itu belum dapat dianggap resmi sebelum Geek Fam atau Baloyskie memberikan pernyataan.
Sorotan kini beralih kepada AudyTzy. Ia menerima kesempatan besar untuk memimpin pergerakan salah satu tim yang finis di posisi ketiga MPL ID Season 17. Bersama Nazara, marceL, ABOY, dan KennzyySkie, ia akan menentukan apakah Geek Fam mampu mempertahankan kekuatan mereka setelah memasuki era tanpa Baloyskie di panggung utama.

