Logitech MX Master 4 Resmi Meluncur, Mouse Kerja Serius dengan Rasa Gaming Logitech MX Master 4 akhirnya hadir sebagai penerus lini mouse produktivitas premium yang selama ini menjadi andalan kreator, editor, pekerja kantor, desainer, streamer, sampai gamer yang juga membutuhkan perangkat nyaman untuk kerja panjang. Rilis ini menarik perhatian karena Logitech membawa fitur kontrol berbasis gesture yang lebih cerdas, haptic feedback, Actions Ring, sensor 8.000 DPI, MagSpeed Scroll Wheel, serta koneksi Logi Bolt USB C dan Bluetooth Low Energy.
Di beberapa kanal ritel dan laman dukungan Logitech, MX Master 4 sudah tercatat sebagai mouse kelas atas dengan sensor Darkfield high precision 200 sampai 8.000 DPI, delapan tombol, haptic feedback, desain tangan kanan, serta baterai hingga 70 hari dalam sekali pengisian penuh. Logitech juga menyebut MX Master 4 membawa Actions Ring untuk akses shortcut langsung di sekitar kursor.
MX Master 4 Datang untuk Pengguna Serius yang Butuh Kecepatan Kerja
Logitech MX Master selalu punya posisi unik. Mouse ini bukan mouse gaming murni, tetapi banyak dipakai gamer yang juga bekerja sebagai editor video, kreator konten, desainer grafis, programmer, dan streamer. Alasannya jelas, bentuknya nyaman untuk pemakaian lama, tombolnya banyak, scroll wheel sangat cepat, dan software Logi Options Plus membuat pengaturan shortcut terasa luas.
MX Master 4 melanjutkan pendekatan itu dengan rasa yang lebih modern. Logitech tidak mengejar angka polling rate tinggi seperti mouse esports, tetapi lebih menonjolkan kontrol, kenyamanan, dan efisiensi kerja. Untuk gamer kompetitif, 125 Hz jelas bukan angka yang menggoda. Namun, untuk pengguna yang menghabiskan waktu di Premiere Pro, Photoshop, Blender, Excel, browser, Discord, dan game santai, mouse ini punya daya tarik yang berbeda.
Fitur yang paling ramai dibicarakan adalah kontrol gesture yang dipadukan dengan Actions Ring. Banyak pengguna menyebutnya sebagai AI Gesture Control karena pola kerjanya terasa lebih adaptif dan sangat dekat dengan ekosistem shortcut berbasis aplikasi. Secara resmi, Logitech menonjolkan Actions Ring dan Haptic Sense Panel, bukan sekadar tombol tambahan biasa.

Desain Masih Ergononomis, tetapi Rasa Pakainya Lebih Padat
Secara bentuk, MX Master 4 tetap mempertahankan karakter keluarga MX Master. Bodinya besar, dibuat untuk tangan kanan, punya sandaran ibu jari, tombol samping, thumb wheel, dan scroll utama MagSpeed. Desain seperti ini sangat cocok untuk palm grip atau genggaman santai saat bekerja lama.
Bagi pemain game FPS, bobot dan bentuk MX Master 4 mungkin terasa terlalu besar. Mouse ini bukan pilihan utama untuk flick cepat di Valorant, Counter Strike, atau Apex Legends. Namun, untuk RPG, strategi, MMO ringan, simulasi, dan penggunaan campuran antara kerja serta hiburan, bentuknya terasa matang.
Permukaan bodi juga dibuat lebih serius. Logitech memakai material dengan kandungan plastik daur ulang pada varian bisnis, dengan 54 persen certified post consumer recycled plastic pada bagian plastik tertentu. Detail ini memberi kesan bahwa Logitech tidak hanya mengejar tampilan premium, tetapi juga memperhatikan material perangkat.

AI Gesture Control Menjadi Daya Tarik Paling Segar
Istilah AI Gesture Control ramai dipakai karena MX Master 4 terasa seperti mouse yang memahami alur kerja pengguna melalui shortcut cerdas. Dalam penerapan resminya, fitur ini hadir melalui kombinasi gesture, Actions Ring, dan software Logi Options Plus.
Actions Ring memungkinkan pengguna memanggil menu pintasan langsung di sekitar kursor. Logitech menyebut fitur ini dapat membantu menghemat waktu karena pengguna bisa mengakses tools dan action tanpa harus berpindah terlalu jauh dari area kerja. Dalam studi Logitech Ergo Lab pada 2025 terhadap 37 pengguna MX Master, Actions Ring diklaim dapat menghemat waktu sampai 33 persen untuk delapan aksi desktop tertentu.
Untuk pengguna game dan kreator, ini menarik. Bayangkan tombol gesture dipakai untuk membuka overlay, berpindah aplikasi, mengatur brush, memotong timeline, memanggil macro, membuka Discord, atau mengatur volume. Semua dapat disesuaikan melalui software. Ini bukan fitur gaming dengan RGB menyala agresif, tetapi lebih seperti command wheel yang biasa ditemukan dalam game, dipindahkan ke area kerja harian.

Haptic Feedback Membuat Shortcut Terasa Lebih Hidup
MX Master 4 juga membawa haptic feedback. Fitur ini memberi getaran halus saat pengguna menjalankan gesture atau aksi tertentu. Wired dalam ulasannya menyebut haptic feedback pada MX Master 4 membantu navigasi dan aktivasi gesture terasa lebih jelas, tanpa mengganggu presisi pointer.
Bagi pengguna yang sering memakai shortcut, sentuhan haptic terasa penting. Tanpa melihat layar terlalu sering, pengguna bisa merasakan bahwa perintah sudah aktif. Dalam pekerjaan editing, desain, dan multitasking, sinyal kecil seperti ini membuat alur kerja terasa lebih rapi.
Dalam game, haptic feedback ini bukan pengganti force feedback seperti di controller. Namun, untuk navigasi menu, perpindahan profil, dan aktivasi shortcut, fitur ini memberi sensasi tambahan yang membuat MX Master 4 terasa lebih premium dibanding mouse kantor biasa.

Sensor 8.000 DPI Bisa Melacak di Atas Kaca
MX Master 4 memakai sensor Darkfield high precision dengan rentang 200 sampai 8.000 DPI. Logitech juga menyebut mouse ini memiliki kemampuan track on glass, salah satu ciri kuat lini MX Master.
DPI 8.000 bukan angka paling tinggi di dunia mouse gaming. Banyak mouse gaming saat ini sudah menembus 26.000 DPI, 30.000 DPI, bahkan 35.000 DPI. Namun, untuk produktivitas dan gaming santai, 8.000 DPI sudah lebih dari cukup. Pengguna monitor 4K, ultrawide, atau setup multi monitor masih bisa bergerak cepat tanpa harus mengangkat mouse terlalu sering.
Keunggulan terbesar sensor ini bukan angka ekstrem, melainkan konsistensi di banyak permukaan. Mouse gaming sering butuh mousepad bagus untuk performa optimal. MX Master 4 lebih fleksibel karena bisa bekerja di meja kantor, meja kaca, permukaan kayu, sampai alas kerja yang tidak ideal.
MagSpeed Scroll Wheel Tetap Jadi Senjata Andalan
MagSpeed Scroll Wheel masih menjadi salah satu alasan utama orang memilih seri MX Master. Roda gulir ini bisa bergerak sangat cepat untuk dokumen panjang, spreadsheet besar, timeline editing, atau halaman web yang memuat banyak data.
Logitech menyebut MagSpeed dapat menggulir hingga 1.000 baris per detik pada peluncuran MX Master 4 di India. Fitur ini membuat mouse terasa sangat cepat untuk pekerjaan non gaming, terutama saat mengolah dokumen panjang atau file kerja besar.
Untuk gamer, scroll cepat bisa membantu saat menjelajahi inventori, daftar item, log quest, atau forum komunitas. Namun, kekuatan utamanya tetap berada pada produktivitas. Kombinasi scroll utama dan thumb wheel membuat MX Master 4 nyaman untuk navigasi horizontal, misalnya timeline video, spreadsheet, atau canvas desain.
Koneksi Logi Bolt USB C dan Bluetooth Low Energy
MX Master 4 mendukung Logi Bolt USB receiver dan Bluetooth Low Energy. Pada varian bisnis, Logitech menyebut konektivitasnya mencakup Logi Bolt USB C dan Bluetooth. Mouse ini juga dapat dipakai di Windows, macOS, Linux, ChromeOS, iPadOS, dan Android.
Easy Switch tetap menjadi fitur penting. Pengguna bisa berpindah antara beberapa perangkat. Ini berguna untuk pengguna yang bekerja dengan laptop kantor, PC gaming, MacBook, dan tablet. Dalam satu meja, satu mouse dapat menangani banyak mesin.
Untuk gaming kompetitif, koneksi Bluetooth bukan pilihan utama karena latency lebih tinggi dibanding dongle gaming khusus. Namun, MX Master 4 memang tidak dipasarkan sebagai mouse esports. Fokusnya ada pada fleksibilitas lintas perangkat dan kestabilan koneksi untuk kerja harian.
Baterai Hingga 70 Hari Membuatnya Minim Repot
Daya tahan baterai MX Master 4 tetap menjadi nilai jual besar. Logitech mencantumkan baterai hingga 70 hari dalam sekali pengisian penuh. Pengisian daya dilakukan melalui USB C.
Dalam penggunaan harian, angka ini membuat MX Master 4 terasa nyaman. Pengguna tidak perlu mengisi daya setiap beberapa hari seperti beberapa mouse gaming RGB. Untuk pekerja yang sering bepergian, baterai panjang menjadi kelebihan penting.
Jika dibandingkan dengan mouse gaming premium, daya tahan MX Master 4 jauh lebih santai. Logitech G502 X Plus misalnya menawarkan hingga 130 jam dengan RGB mati dan 37 jam ketika RGB selalu aktif. Angka itu bagus untuk gaming, tetapi masih jauh dari pola baterai 70 hari milik MX Master 4.
Tabel Spesifikasi Logitech MX Master 4
Berikut rangkuman spesifikasi Logitech MX Master 4 berdasarkan informasi resmi Logitech dan ritel yang sudah memuat produk ini.
| Spesifikasi | Logitech MX Master 4 |
|---|---|
| Jenis perangkat | Mouse wireless premium untuk produktivitas |
| Desain | Ergonomis untuk tangan kanan |
| Sensor | Darkfield high precision |
| Resolusi sensor | 200 sampai 8.000 DPI |
| Kemampuan permukaan | Track on glass |
| Koneksi | Logi Bolt USB C receiver dan Bluetooth Low Energy |
| Report rate | 125 Hz atau 8 ms |
| Tombol | 8 tombol termasuk gesture dan Haptic Sense Panel |
| Scroll utama | MagSpeed Scroll Wheel |
| Scroll samping | Thumb wheel |
| Gesture | Mendukung gesture dan Actions Ring |
| Haptic feedback | Ada |
| Quiet Click | Ada |
| Easy Switch | 3 perangkat |
| Baterai | Hingga 70 hari |
| Pengisian daya | USB C |
| Kompatibilitas | Windows, macOS, Linux, ChromeOS, iPadOS, Android |
| Aplikasi pendukung | Logi Options Plus |
| Varian | Standar, for Mac, dan for Business di beberapa pasar |
| Harga acuan global | Sekitar 120 sampai 150 dolar AS tergantung pasar dan ritel |
Perbandingan dengan Mouse di Kelas Harga Serupa
MX Master 4 berada di kelas premium. Di rentang harga yang sama, pesaingnya bukan hanya mouse produktivitas, tetapi juga mouse gaming kelas atas. Ini membuat posisinya menarik bagi pengguna yang ingin satu mouse untuk kerja dan hiburan.
| Produk | Fokus utama | Sensor | Tombol | Koneksi | Baterai | Kelebihan utama |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Logitech MX Master 4 | Produktivitas premium | 8.000 DPI | 8 | Logi Bolt USB C, Bluetooth | Hingga 70 hari | Actions Ring, haptic feedback, MagSpeed, ergonomis |
| Logitech G502 X Plus | Gaming premium | HERO 25K | Banyak tombol gaming | LIGHTSPEED wireless | Hingga 130 jam RGB mati | Respons cepat, LIGHTFORCE switch, RGB |
| Razer Basilisk V3 Pro | Gaming ergonomis | Sampai 30.000 DPI pada versi awal, 35.000 DPI pada varian 35K | 10 plus 1 | HyperSpeed wireless, Bluetooth | Bervariasi sesuai mode | HyperScroll, Chroma RGB, performa gaming |
| Keychron M6 | Kerja dan gaming ringan | Sampai 26.000 DPI atau lebih pada varian tertentu | Banyak tombol | 2.4 GHz, Bluetooth, kabel | Hingga 80 jam pada beberapa varian | Ringan, side wheel, harga lebih rendah |
| Razer Pro Click Mini | Produktivitas portabel | 12.000 DPI | 7 | 2 mode wireless | Hingga 725 jam dengan skenario tertentu | Kecil, senyap, mudah dibawa |
G502 X Plus unggul untuk gamer yang mengutamakan respons, sensor tinggi, dan LIGHTSPEED wireless. Razer Basilisk V3 Pro lebih agresif dengan RGB, tombol banyak, sensor gaming tinggi, dan HyperScroll Tilt Wheel. Keychron M6 memberi harga lebih ramah dengan fitur lengkap seperti side scroll wheel. Razer Pro Click Mini cocok bagi pengguna mobile yang ingin mouse kecil dan senyap.
MX Master 4 Melawan Logitech G502 X Plus
Perbandingan paling menarik datang dari sesama Logitech. MX Master 4 dan G502 X Plus sama sama punya banyak tombol, scroll canggih, dan bentuk ergonomis. Namun, keduanya dibuat untuk pengguna berbeda.
G502 X Plus jelas lebih gaming. Mouse ini membawa LIGHTFORCE hybrid optical mechanical switches, koneksi LIGHTSPEED, HERO 25K sensor, LIGHTSYNC RGB, serta dukungan POWERPLAY. Logitech menyebut baterainya dapat mencapai 130 jam saat RGB mati dan 37 jam ketika RGB selalu aktif.
MX Master 4 lebih cocok untuk kerja kreatif. Sensor 8.000 DPI memang lebih rendah, tetapi fitur Actions Ring, thumb wheel, MagSpeed, haptic feedback, dan baterai 70 hari lebih berguna untuk produktivitas. Jika pengguna lebih sering main FPS kompetitif, G502 X Plus lebih masuk akal. Jika pengguna lebih sering edit video, desain, coding, dan sesekali gaming, MX Master 4 terasa lebih pas.
MX Master 4 Melawan Razer Basilisk V3 Pro
Razer Basilisk V3 Pro adalah rival kuat dari sisi bentuk ergonomis dan fitur scroll. Razer membawa HyperScroll Tilt Wheel, Chroma RGB, serta 10 plus 1 tombol yang bisa diprogram. Varian Basilisk V3 Pro 35K bahkan membawa sensor yang jauh lebih tinggi dari MX Master 4.
Basilisk lebih cocok untuk gamer yang ingin performa tinggi, RGB, dan konfigurasi gaming mendalam. Mouse ini terasa lebih agresif, terutama untuk game aksi dan FPS. Namun, MX Master 4 punya kelebihan dalam workflow kerja. Thumb wheel, Actions Ring, dan Logi Options Plus terasa lebih matang untuk aplikasi kreatif.
Jika meja pengguna berisi game launcher, Discord, browser, OBS, dan software editing, pilihan tergantung porsi pemakaian. Lebih banyak gaming, pilih Basilisk. Lebih banyak kerja dan multitasking, MX Master 4 lebih unggul.
MX Master 4 Melawan Keychron M6
Keychron M6 menjadi pembanding menarik karena menawarkan banyak fitur yang biasanya ada di mouse produktivitas premium, tetapi dengan harga lebih rendah. Mouse ini memiliki koneksi 2.4 GHz, Bluetooth, dan kabel. Keychron juga membekalinya dengan mode scroll ganda, side scroll wheel, serta sensor PixArt pada beberapa varian.
Dari sisi angka, Keychron M6 dapat terlihat lebih menggoda. Beberapa ritel mencantumkan DPI hingga 26.000, bobot 78 gram, side scroll wheel, infinite scroll wheel, dan baterai hingga 80 jam.
Namun, MX Master 4 menang pada ekosistem software, rasa premium, haptic feedback, dan Actions Ring. Keychron M6 cocok untuk pengguna yang ingin fitur mirip MX dengan biaya lebih rendah. MX Master 4 cocok untuk pengguna yang ingin pengalaman lebih matang, dukungan software luas, dan integrasi lintas aplikasi yang lebih halus.
MX Master 4 Melawan Razer Pro Click Mini
Razer Pro Click Mini bukan pesaing langsung dari sisi ukuran, tetapi berada di wilayah produktivitas premium yang sama. Mouse ini menawarkan klik senyap, desain kompak, HyperScroll, koneksi wireless, dan 7 tombol yang bisa diprogram. Razer mencantumkan daya tahan hingga 725 jam dalam skenario tertentu dengan baterai AA.
Kelebihan Pro Click Mini ada pada portabilitas. Mouse ini lebih kecil, mudah masuk tas, dan cocok untuk pekerja yang sering pindah tempat. Namun, ukuran kecilnya tidak akan senyaman MX Master 4 untuk sesi panjang di meja kerja.
MX Master 4 lebih cocok untuk setup utama. Pro Click Mini lebih cocok sebagai mouse perjalanan. Untuk gamer sekaligus pekerja kreatif yang punya meja tetap, MX Master 4 memberi kontrol lebih kaya.
Kenapa Mouse Ini Menarik untuk Penulis Berita Game dan Kreator
Dari sudut pandang dunia game, MX Master 4 menarik bukan karena ia akan mengalahkan mouse esports. Daya tariknya ada pada kerja di balik layar industri game. Banyak orang yang bekerja di ranah gaming tidak selalu bermain sepanjang hari. Mereka mengedit video, mengatur thumbnail, menulis review, membuat konten, mengelola spreadsheet, memantau Discord, dan membuka banyak aplikasi sekaligus.
Di area itu, MX Master 4 terasa relevan. Thumb wheel bisa dipakai untuk timeline editing. Actions Ring bisa diisi shortcut aplikasi. Gesture bisa dipakai untuk berpindah workspace. MagSpeed membantu menjelajah dokumen panjang. Haptic feedback memberi tanda halus saat shortcut aktif.
Untuk kreator konten gaming, mouse ini bisa menjadi perangkat utama. Ia tidak paling ringan, tidak paling cepat, tetapi sangat nyaman untuk alur kerja panjang yang melibatkan banyak aplikasi.
Bukan Mouse Esports, dan Itu Perlu Dipahami
MX Master 4 tidak dirancang untuk mengejar standar mouse esports. Report rate 125 Hz membuatnya tertinggal jauh dari mouse gaming 1.000 Hz, 4.000 Hz, bahkan 8.000 Hz. Bobotnya juga tidak masuk kategori ringan.
Dalam FPS kompetitif, perbedaan ini terasa. Mouse esports modern dibuat agar respons input sangat cepat, bobot ringan, dan sensor mampu mengikuti gerakan agresif. MX Master 4 lebih berat dan lebih lambat secara teknis.
Namun, kelemahan itu tidak otomatis membuat MX Master 4 buruk. Logitech memang menempatkannya sebagai mouse kerja premium. Untuk game santai, strategi, MOBA kasual, simulasi, RPG, dan MMO ringan, performanya masih sangat cukup. Yang tidak cocok adalah pemain yang mengejar aim cepat dan latency serendah mungkin.
Actions Ring Bisa Menjadi Macro Wheel Baru
Salah satu bagian paling menarik dari MX Master 4 adalah Actions Ring. Fitur ini dapat menjadi semacam macro wheel yang muncul langsung di area kursor. Dalam penggunaan produktivitas, ini berarti pengguna bisa mengakses perintah tanpa menghafal terlalu banyak kombinasi tombol keyboard.
Untuk editor video, Actions Ring bisa diisi cut, ripple delete, zoom timeline, export, marker, atau undo. Untuk desainer, bisa diisi brush, eraser, zoom, layer action, atau color picker. Untuk streamer, bisa dikaitkan dengan pengaturan tertentu lewat alur software.
Di ranah gaming, potensi ini tergantung dukungan aplikasi dan kreativitas pengguna. Tidak semua game akan nyaman dengan Actions Ring, tetapi untuk aktivitas luar game seperti launcher, recording, chat, dan kontrol media, fitur ini terasa sangat berguna.
Quiet Click Membuatnya Nyaman untuk Malam Hari
Logitech membekali MX Master 4 dengan Quiet Click. Ini penting bagi pengguna yang bekerja malam, tinggal sekamar dengan orang lain, atau sering ikut rapat online. Klik yang lebih senyap membuat mouse terasa tidak mengganggu.
Bagi gamer yang bermain larut malam, fitur ini juga menarik. Banyak mouse gaming memakai switch tajam dengan suara klik cukup jelas. MX Master 4 memberi rasa lebih kalem, cocok untuk suasana kerja dan hiburan yang tidak terlalu bising.
Namun, pengguna yang menyukai klik mekanis keras mungkin merasa sensasinya kurang agresif. Quiet Click memang dibuat untuk kenyamanan dan ketenangan, bukan untuk rasa klik kompetitif.
Software Logi Options Plus Tetap Jadi Bagian Penting
MX Master 4 tidak akan terasa maksimal tanpa Logi Options Plus. Software ini menjadi pusat pengaturan tombol, gesture, profil aplikasi, pointer, scroll, dan shortcut. Di sinilah mouse ini berubah dari perangkat biasa menjadi alat kerja personal.
Pengguna bisa membuat pengaturan berbeda untuk tiap aplikasi. Tombol yang sama dapat punya fungsi berbeda saat membuka browser, Photoshop, Excel, Premiere Pro, atau aplikasi lain. Ini membuat MX Master 4 terasa seperti perangkat kerja yang mengikuti kebiasaan pengguna.
Dalam dunia gaming, software seperti ini penting untuk membuat profil berbeda. Namun, karena MX Master 4 bukan mouse gaming murni, pengguna tetap perlu membedakan antara shortcut produktivitas dan macro game yang bisa melanggar aturan beberapa judul online.
Harga Premium Perlu Ditebus dengan Kebutuhan yang Tepat
MX Master 4 bukan mouse murah. Harga globalnya berada di sekitar 120 sampai 150 dolar AS tergantung pasar, varian, dan ritel. Di India, mouse ini dilaporkan meluncur dengan harga 15.995 rupee.
Dengan harga seperti itu, pembeli perlu jujur pada kebutuhan sendiri. Jika hanya butuh mouse untuk game kompetitif, banyak pilihan gaming yang lebih cepat dan lebih ringan. Jika hanya butuh mouse kantor sederhana, ada opsi jauh lebih murah.
Namun, jika kebutuhan berada di tengah, yaitu kerja kreatif berat, multitasking, setup banyak perangkat, desain ergonomis, scroll cepat, shortcut cerdas, dan sesekali gaming, MX Master 4 punya alasan kuat untuk dibeli.
Siapa yang Paling Cocok Membeli MX Master 4
MX Master 4 cocok untuk editor video, desainer, programmer, penulis, analis data, kreator konten gaming, streamer, mahasiswa kreatif, pekerja kantoran premium, dan gamer kasual yang lebih sering memakai PC untuk banyak hal.
Mouse ini juga cocok untuk pengguna setup multi perangkat. Misalnya satu PC gaming, satu laptop kantor, dan satu tablet. Easy Switch membuat perpindahan terasa sederhana. Koneksi Bluetooth dan Logi Bolt memberi pilihan sesuai perangkat.
Sebaliknya, mouse ini kurang cocok untuk pemain esports serius, pengguna tangan kiri, pencinta mouse ultralight, dan pengguna yang tidak membutuhkan banyak tombol. Bentuk besar MX Master 4 juga perlu dicoba dulu bagi pemilik tangan kecil.
Catatan untuk Pengguna Mac dan Windows
MX Master 4 hadir dalam varian standar dan varian for Mac di beberapa pasar. Versi for Mac biasanya disesuaikan secara warna dan ekosistem perangkat Apple. Beberapa ritel seperti Best Buy dan Walmart sudah memuat varian MX Master 4 for Mac dengan warna seperti Space Black dan White Silver.
Untuk pengguna Windows, varian standar atau bisnis akan terasa lebih umum. Dukungan Logi Bolt juga penting untuk koneksi stabil di lingkungan kerja. Untuk pengguna Mac, integrasi dengan gesture dan shortcut aplikasi dapat menjadi nilai besar.
Namun, sebelum membeli, pastikan varian yang dipilih sesuai kebutuhan koneksi. Tidak semua paket ritel di semua negara selalu menyertakan receiver yang sama.
Kelebihan MX Master 4
Kelebihan utama MX Master 4 ada pada kombinasi fitur. Mouse ini nyaman, punya scroll sangat cepat, thumb wheel, Actions Ring, haptic feedback, baterai panjang, sensor yang bisa melacak di kaca, serta koneksi lintas perangkat.
Untuk pekerjaan serius, semua fitur itu terasa saling mengisi. Ini bukan mouse yang hanya mengandalkan satu angka besar di kotak kemasan. MX Master 4 lebih menjual pengalaman harian yang halus.
Dibanding mouse gaming, ia kalah dalam polling rate dan bobot. Dibanding mouse kantor biasa, ia jauh lebih lengkap. Posisi ini membuatnya menjadi perangkat hybrid untuk pengguna yang hidup di antara kerja dan hiburan.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Kekurangan pertama adalah report rate 125 Hz. Untuk harga premium, gamer bisa merasa angka ini terlalu rendah. Mouse gaming di harga serupa biasanya menawarkan 1.000 Hz atau lebih.
Kekurangan kedua adalah bentuknya hanya untuk tangan kanan. Pengguna kidal tidak mendapat pengalaman yang sama. Ketiga, bobotnya relatif besar untuk gaming cepat. Keempat, fitur terbaiknya sangat bergantung pada software.
Kekurangan kelima adalah harga. Banyak mouse dengan sensor lebih tinggi dijual lebih murah. Namun, sensor tinggi tidak selalu berarti pengalaman kerja lebih baik. Nilai MX Master 4 ada pada ekosistem dan ergonomi.
Posisi MX Master 4 di Meja Gamer Modern
Meja gamer modern tidak lagi hanya berisi perangkat untuk bermain. Banyak gamer juga menjadi kreator, pekerja jarak jauh, editor, streamer, admin komunitas, atau penulis. Mereka membutuhkan perangkat yang bisa berpindah dari game ke pekerjaan tanpa terasa canggung.
MX Master 4 masuk ke area itu. Ia tidak menggantikan mouse esports untuk pertandingan kompetitif, tetapi dapat menjadi mouse utama untuk keseharian yang lebih luas. Pengguna bisa tetap punya mouse gaming ringan untuk FPS, lalu memakai MX Master 4 untuk kerja dan game santai.
Bagi yang tidak ingin dua mouse di meja, MX Master 4 bisa menjadi kompromi menarik selama game yang dimainkan tidak terlalu menuntut respons ekstrem.
Tabel Rekomendasi Berdasarkan Tipe Pengguna
| Tipe pengguna | Produk yang lebih cocok | Alasan |
|---|---|---|
| Editor video dan kreator konten | Logitech MX Master 4 | Thumb wheel, Actions Ring, MagSpeed, profil aplikasi |
| Gamer FPS kompetitif | Logitech G502 X Plus atau Razer Basilisk V3 Pro | Sensor gaming, koneksi cepat, tombol gaming |
| Pengguna Mac kreatif | MX Master 4 for Mac | Cocok untuk ekosistem Apple dan kerja kreatif |
| Pekerja mobile | Razer Pro Click Mini | Ringkas dan mudah dibawa |
| Pengguna hemat yang ingin side wheel | Keychron M6 | Fitur banyak dengan harga lebih rendah |
| Streamer yang juga kerja editing | Logitech MX Master 4 | Shortcut kaya dan nyaman untuk sesi panjang |
| Pengguna tangan kecil | Keychron M6 atau Pro Click Mini | Dimensi lebih ramah |
| Pengguna tangan kanan dengan meja tetap | MX Master 4 | Ergonomis dan fitur lengkap |
Detail Kecil yang Membuatnya Terasa Mahal
Mouse premium sering dinilai dari hal kecil. Pada MX Master 4, detail itu hadir lewat scroll yang halus, tombol senyap, haptic feedback, perpindahan perangkat, serta software yang memungkinkan kontrol per aplikasi.
Banyak mouse bisa menggerakkan kursor. Banyak juga mouse punya DPI tinggi. Namun, tidak banyak mouse yang membuat proses kerja panjang terasa lebih singkat. MX Master 4 mencoba masuk ke titik itu.
Bagi pengguna yang setiap hari membuka banyak aplikasi, nilai mouse ini baru terasa setelah dipakai sebagai alat kerja utama. Gesture dan Actions Ring mungkin terlihat biasa saat pertama dicoba, tetapi bisa menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan setelah pengaturan dibuat sesuai kebutuhan.
Spesifikasi Gaming Tinggi Bukan Segalanya
Dalam dunia periferal, angka besar sering menjadi bahan promosi. DPI tinggi, polling rate tinggi, bobot rendah, dan RGB banyak selalu terlihat menggoda. MX Master 4 mengambil jalur lain. Ia tidak mencoba menjadi mouse tercepat, tetapi ingin menjadi mouse paling enak untuk menyelesaikan banyak pekerjaan.
Untuk penulis berita game, ini menarik karena pasar gamer juga semakin luas. Tidak semua gamer hanya mencari perangkat untuk kompetisi. Banyak gamer ingin setup yang nyaman untuk kerja, membuat konten, mengelola komunitas, dan menikmati game setelah selesai bekerja.
MX Master 4 menjawab kebutuhan itu dengan pendekatan yang matang. Ia bukan mouse gaming, tetapi bisa hidup sangat baik di meja gamer yang pekerjaannya lebih luas dari sekadar bermain.
Harga dan Ketersediaan Perlu Dicek per Negara
Walau MX Master 4 sudah muncul di laman Logitech, ritel, dan sejumlah pasar, harga dapat berbeda jauh antarnegara. Beberapa ritel menampilkan varian for Mac dengan harga berbeda, sementara varian bisnis memiliki kanal distribusi tersendiri.
Di Indonesia, pembeli perlu menunggu atau mengecek toko resmi Logitech, marketplace resmi, dan distributor periferal besar untuk harga final. Produk premium Logitech biasanya masuk melalui beberapa jalur, sehingga harga awal dapat lebih tinggi sebelum stabil.
Garansi resmi juga perlu diperhatikan. Membeli dari jalur resmi memberi keamanan lebih, terutama untuk perangkat mahal dengan baterai internal, receiver khusus, dan fitur haptic.
MX Master 4 Menjadi Upgrade yang Terasa Dewasa
Logitech MX Master 4 tidak datang sebagai mouse yang mengubah total bentuk lama. Ia lebih seperti penyempurnaan besar untuk pengguna yang sudah nyaman dengan lini MX Master. Tambahan haptic feedback, Actions Ring, gesture yang lebih dalam, dan koneksi USB C receiver membuatnya terasa lebih segar.
Pengguna MX Master 3S akan melihat beberapa alasan upgrade, terutama jika mereka tertarik pada haptic feedback dan Actions Ring. Namun, jika kebutuhan hanya scroll cepat dan klik senyap, MX Master 3S masih tetap kuat.
Bagi pengguna baru, MX Master 4 menjadi pintu masuk paling lengkap ke keluarga MX Master. Ia membawa fitur terbaru, baterai panjang, sensor akurat, dan software matang yang membuatnya terasa sebagai perangkat kerja premium dengan sentuhan modern.

