Profil RRQ Hajirin atau Rinzz, Biodata dan Perjalanan Kariernya di MLBB

Author: Erica / Finent
Penulis Berita MLBB / MLBB Enthusiast

Hajirin, yang lebih dikenal penggemar Mobile Legends dengan nickname Rinz atau Rinzz, merupakan pro player asal Aceh yang menempati posisi Mid Laner RRQ Hoshi. Nama lengkapnya tercatat sebagai Hajirin Arafat, lahir pada 28 Januari 2004. Perjalanannya menarik karena ia tidak langsung muncul sebagai pemain utama MPL. Ia lebih dahulu melewati kompetisi pengembangan, menjadi juara MDL Indonesia Season 8, bergabung dengan RRQ Sena, lalu mendapatkan promosi ke RRQ Hoshi dan langsung mencapai Grand Final MPL Indonesia pada musim debutnya.

Nama RRQ Hajirin kembali mendapat perhatian menjelang MPL Indonesia Season 18. Selama beberapa musim sebelumnya, publik lebih mengenalnya sebagai Rinz atau Rinzz. Namun, laman resmi MPL Indonesia untuk roster Season 18 menampilkan nama HAJIRIN sebagai Mid Lane RRQ. Di sisi lain, RRQ tetap memperkenalkannya dengan format Hajirin “Rinz” Arafat. Artinya, Hajirin dan Rinzz merujuk kepada pemain yang sama.

Perjalanan tersebut juga tidak selalu bergerak mulus. Setelah tampil menonjol pada MPL ID Season 14 dan Season 15, statistik Rinz mulai turun pada Season 16. Kesempatan bermainnya kemudian jauh lebih sedikit pada Season 17. Data resmi MPL memperlihatkan perubahan angka KDA, assist, serta kill participation yang cukup jelas. Meski begitu, RRQ kembali mempertahankannya untuk Season 18, sebuah keputusan yang menunjukkan bahwa organisasi masih melihat kualitas yang dapat dikembangkan dari Mid Laner asal Aceh tersebut.

Siapa Hajirin atau Rinzz RRQ?

Hajirin adalah Mid Laner profesional Mobile Legends asal Aceh yang bermain untuk RRQ Hoshi dan sebelumnya dikenal luas menggunakan nickname Rinz atau Rinzz. Ia memulai perjalanan kompetitifnya pada 2022, berkembang melalui Tiger Wong Esports dan BOSSQUE, masuk RRQ Sena pada awal 2024, kemudian promosi ke RRQ Hoshi pada Juli 2024.

Bagi penonton yang baru mengikuti MPL Indonesia, penggunaan beberapa nama mungkin sedikit membingungkan. Liquipedia mencatat ID utamanya sebagai Rinz dengan alternate ID Rinz Ya dan Hajirin. Sementara itu, situs resmi Team RRQ menggunakan penulisan Rinzz pada profil pemain mereka. Menjelang MPL ID Season 18, penggunaan nama asli mulai muncul dan laman resmi MPL menampilkan Hajirin sebagai nama pemain.

Jadi, pencarian dengan keyword Hajirin, RRQ Rinz, RRQ Rinzz, atau RRQ Hajirin pada dasarnya mengarah kepada pemain yang sama.


Biodata RRQ Hajirin atau Rinzz

Hajirin lahir pada 28 Januari 2004 dan berasal dari Aceh. Pada 2026 ia berusia 22 tahun. RRQ menempatkannya sebagai Mid Laner, posisi yang menuntut kemampuan mengatur area, membantu rotasi Jungler dan Roamer, serta hadir dalam perebutan objektif sejak fase awal pertandingan.

BiodataKeterangan
Nama lengkapHajirin Arafat M.J
Nama kompetitifRinz, Rinzz, Rinz Ya, Hajirin
Tanggal lahir28 Januari 2004
Usia pada 202622 tahun
AsalAceh, Indonesia
KebangsaanIndonesia
RoleMid Laner
TimRRQ Hoshi
Bergabung dengan RRQ SenaJanuari 2024
Promosi ke RRQ HoshiJuli 2024
Instagram@rrq_rinzz
TikTok@rrq_rinzz

Data identitas dan posisi pemain juga dapat diperiksa melalui profil resmi divisi Mobile Legends Team RRQ serta situs MPL Indonesia.

Perjalanan Karier Hajirin Sebelum Menjadi Mid Laner RRQ Hoshi

Karier Hajirin tidak dimulai dari kursi utama salah satu organisasi terbesar Indonesia. Ia melewati jalur kompetisi yang cukup panjang sebelum akhirnya mengenakan jersey RRQ Hoshi.

Memulai Karier Profesional pada 2022

Catatan kompetitif menunjukkan Rinz mulai bersama Tiger Wong Esports pada September 2022. Periode inilah yang menjadi pintu masuknya menuju kompetisi Mobile Legends yang lebih serius. Ia bermain bersama sejumlah nama yang kemudian juga berkembang menjadi pemain MPL, termasuk Idok dan Gugun.

Pada level ini, kualitas seorang Mid Laner tidak hanya dinilai dari banyaknya kill. Pemain tengah harus mampu membersihkan minion dengan cepat, berpindah menuju sisi map yang membutuhkan bantuan, mengendalikan bush, serta menentukan penggunaan ultimate ketika perebutan Turtle atau Lord berlangsung.

Kemampuan semacam itu secara bertahap membuat Rinz mendapat perhatian lebih besar.

Juara MDL Indonesia Season 8 Bersama BOSSQUE

Salah satu titik penting karier Hajirin datang pada 2023. Ia bersama BOSSQUE berhasil menjadi juara MDL Indonesia Season 8 setelah memenangkan Grand Final dengan skor 4 lawan 2 atas RRQ Sena. Pada musim tersebut, Rinz juga memperoleh penghargaan Rising Star serta pernah menjadi Week 7 MVP.

Pencapaian tersebut semakin menarik karena beberapa bulan kemudian Rinz justru bergabung dengan RRQ Sena, tim yang pernah ia kalahkan di partai puncak MDL.

Sebelum bergabung dengan RRQ, ia juga mencatat gelar Piala Ketum Kadin Esports 2023 bersama Tiger Wong Esports. Catatan itu memperlihatkan bahwa namanya sudah memiliki rekam kompetitif sebelum naik menuju sistem RRQ.


RRQ Sena Menjadi Jembatan Hajirin Menuju MPL Indonesia

Pada Januari 2024, Hajirin resmi masuk ke RRQ Sena. Ia tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menunjukkan bahwa kemampuannya dapat bersaing pada level yang lebih tinggi.

RRQ Sena kemudian melaju hingga Grand Final MDL Indonesia Season 9. Namun, Rinz dan rekan setimnya harus puas menjadi runner up setelah kalah 3 lawan 4 dari Geek Fam Jr.

Hasil tersebut tetap menjadi pencapaian penting bagi Rinz. Ia sebelumnya menjadi juara MDL S8, kemudian kembali mencapai Grand Final pada musim berikutnya bersama organisasi berbeda. Konsistensi menembus fase akhir kompetisi membuat promosi menuju roster utama semakin masuk akal.

Pada 17 Juli 2024, riwayat tim Rinz berubah dari RRQ Sena menjadi RRQ Hoshi. Di sinilah namanya mulai dikenal jauh lebih luas oleh penggemar MPL Indonesia.

Debut RRQ Rinz di MPL ID Season 14 Langsung Mencuri Perhatian

Musim debut Rinz bersama RRQ Hoshi berakhir dengan posisi runner up MPL Indonesia Season 14. RRQ tampil sangat kuat pada regular season dan menyelesaikan liga di peringkat pertama dengan 13 kemenangan serta hanya tiga kekalahan dalam 16 pertandingan.

Perjalanan mereka akhirnya mencapai Grand Final. RRQ berhadapan dengan Team Liquid ID dalam seri panjang yang berakhir dengan skor 3 lawan 4 untuk kemenangan Team Liquid ID.

Meski gagal menjadi juara, musim pertama tersebut menjadi pembuktian besar bagi Rinz. Ia masuk dalam First Team Winner MPL ID Season 14 serta masuk Dream Team kompetisi. Penghargaan tersebut menempatkannya bersama pemain papan atas liga pada musim pertamanya.

Dari sudut pandang penulis, pencapaian ini menjadi bagian paling menarik dari perjalanan Hajirin. Tidak banyak pemain yang baru naik dari MDL lalu langsung menjadi pilihan utama dan membawa RRQ menuju Grand Final MPL dalam satu musim.


Hero Signature RRQ Hajirin dan Statistik Kemenangannya

Hero pool menjadi salah satu kekuatan utama Rinz pada musim debut MPL. Untuk memperoleh angka yang dapat diverifikasi, tabel berikut menggunakan data analisis resmi Team RRQ mengenai penggunaan hero Rinz pada MPL Indonesia Season 14.

Hero RinzJumlah GameWin Rate
Faramis978%
Aurora875%
Zhuxin771%
Yve7100%
Valentina771%
Vexana450%
Angela250%
Luo Yi250%
Zhask20%

Yve menjadi salah satu angka yang paling mencolok. Dalam tujuh pertandingan yang tercatat pada analisis RRQ tersebut, Rinz memenangkan seluruh pertandingan menggunakan Yve. Faramis juga menjadi pilihan yang sangat sering ia gunakan dengan sembilan game dan win rate 78 persen.

Hero seperti Faramis, Aurora, Zhuxin, Yve dan Valentina memperlihatkan karakter permainan Rinz. Mayoritas memiliki kemampuan menguasai area, menghambat pergerakan lawan, membantu team fight, atau mengubah posisi pertarungan melalui penggunaan skill yang tepat.

Mengapa Yve dan Faramis Cocok dengan Gaya Rinz?

Rinz cukup nyaman menggunakan Mid Laner yang mampu bekerja bersama empat pemain lain, bukan sekadar Mage pencari kill.

Beberapa karakter yang terlihat dari hero pool tersebut meliputi:

  • kemampuan menjaga posisi saat team fight
  • kontrol area ketika Turtle dan Lord diperebutkan
  • penggunaan crowd control untuk membantu Jungler dan Gold Laner
  • kesiapan mengikuti pergerakan Roamer menuju sisi map lainnya

Hal itu menjelaskan mengapa hero seperti Yve dan Faramis bisa menghasilkan angka kemenangan tinggi pada MPL ID Season 14.


M6 World Championship Menjadi Panggung Internasional Pertama Rinz

Setelah menjadi runner up MPL Indonesia Season 14, RRQ memperoleh kesempatan bermain di M6 World Championship. Hajirin pun mendapatkan pengalaman menghadapi tim terbaik dari berbagai negara.

RRQ mampu mencapai fase knockout dan akhirnya finis pada posisi 5 sampai 6 setelah kalah 1 lawan 3 dari Selangor Red Giants pada Desember 2024.

Salah satu pertandingan yang menunjukkan kualitas Rinz terjadi ketika RRQ menghadapi Team Liquid ID. Dalam salah satu game, Aurora miliknya mencatat 100 persen kill participation tanpa kematian, membantu RRQ memperpanjang seri.

Pengalaman internasional itu menjadi tambahan penting karena dalam waktu kurang dari setahun, Rinz bergerak dari RRQ Sena menuju MPL, Grand Final MPL, lalu World Championship.

MPL ID Season 15 Membawa Hajirin Kembali ke Grand Final

Performa RRQ belum berhenti setelah Season 14. Pada MPL Indonesia Season 15, Rinz kembali menjadi bagian penting tim.

RRQ sekali lagi mencapai Grand Final. Kali ini lawannya adalah ONIC. Pertandingan berlangsung hingga game ketujuh sebelum ONIC menang 4 lawan 3. Dengan hasil tersebut, Hajirin mencatat dua Grand Final MPL secara berturut turut sejak promosi menuju roster utama.

Rinz juga masuk Dream Team MPL Indonesia Season 15. Sebelumnya pada regular season, namanya beberapa kali muncul dalam Team of The Week.

Statistik resmi MPL memperlihatkan bahwa sepanjang Season 15, Rinz memainkan 38 game dengan 94 kill, 92 death dan 307 assist. Ia mencatat rata rata KDA 4,36 serta kill participation sebesar 75 persen.

Angka assist 307 menjadi salah satu indikator besarnya keterlibatan Rinz dalam permainan RRQ. Sebagai Mid Laner, ia tidak harus selalu menjadi pemain dengan kill tertinggi karena kontribusinya banyak muncul melalui rotasi dan team fight.


Pencapaian dan Perjalanan Karier RRQ Hajirin

Perjalanan Hajirin dari MDL menuju turnamen internasional dapat dilihat lebih jelas melalui tabel berikut.

TahunTimTurnamen atau PencapaianHasil
2023BOSSQUEMDL Indonesia Season 8Juara
2023BOSSQUEMDL Indonesia Season 8Rising Star
2023Tiger Wong EsportsPiala Ketum Kadin EsportsJuara
2024RRQ SenaMDL Indonesia Season 9Runner up
2024RRQ HoshiMPL Indonesia Season 14Runner up
2024RRQ HoshiMPL Indonesia Season 14First Team Winner dan Dream Team
2024RRQ HoshiM6 World ChampionshipPosisi 5 sampai 6
2025RRQ HoshiESL Snapdragon Mobile MastersRunner up
2025RRQ HoshiMPL Indonesia Season 15Runner up
2025RRQ HoshiMPL Indonesia Season 15Dream Team
2025RRQ HoshiMLBB Mid Season CupPosisi 5 sampai 8
2025RRQ HoshiMPL Indonesia Season 16Posisi 7
2025RRQ HoshiGames of the FuturePosisi 5 sampai 8
2026RRQ HoshiMPL Indonesia Season 17Posisi 9
2026RRQ HoshiMPL Indonesia Season 18Tetap masuk roster

Catatan turnamen tersebut bersumber dari riwayat kompetitif Rinz dan data roster resmi RRQ.

Apakah Benar Terjadi Penurunan Performa Rinzz?

Ya, data menunjukkan adanya penurunan statistik Rinzz dari Season 15 menuju Season 17, tetapi angka tersebut tidak tepat jika sepenuhnya dianggap sebagai penurunan kemampuan individu. Perubahan roster, performa RRQ secara keseluruhan, pembagian menit bermain, pilihan draft serta perubahan pemain Mid Lane turut memengaruhi statistik.

Perbandingannya terlihat cukup jelas.

MusimGameKillDeathAssistAvg KDAKill Participation
MPL ID S153894923074,3675%
MPL ID S163788892263,5374%
MPL ID S1781423301,9166%

Sumber statistik: MPL Indonesia.

Pada Season 15, Rinz masih mencatat KDA 4,36. Nilainya turun menjadi 3,53 pada Season 16. Penurunan paling tajam terlihat pada Season 17 ketika KDA Rinz berada di angka 1,91 dan kill participation turun menjadi 66 persen.

Namun, ada detail penting yang tidak boleh dilewatkan. Rinz hanya tampil delapan game pada Season 17. Yehezkiel memainkan 29 game sebagai Mid Laner RRQ pada musim yang sama. Karena itu, statistik Season 17 berasal dari sampel pertandingan yang jauh lebih kecil.

Penurunan Performa Rinzz Juga Berjalan Bersama Penurunan RRQ

Performa tim juga berubah. Setelah menjadi runner up dua musim berturut turut pada Season 14 dan Season 15, RRQ finis di posisi ketujuh Season 16. Pada Season 17, mereka turun ke posisi kesembilan. RRQ sendiri menyebut perjalanan Season 17 sebagai periode terburuk dalam sejarah tim mereka.

Karena itu, membaca angka Rinz membutuhkan pendekatan yang adil. Penurunan KDA memang nyata secara statistik, tetapi hasil tersebut terjadi ketika RRQ juga mengalami masalah performa secara kolektif.

Rinz bukan satu satunya variabel dalam lima pemain. Mid Laner sangat bergantung pada jalur rotasi Roamer, tekanan Jungler, kondisi side lane serta keberhasilan tim menguasai objektif.


Mengapa RRQ Tetap Mempertahankan Hajirin untuk MPL ID Season 18?

RRQ mempertahankan Hajirin karena organisasi masih menilai Rinz memiliki kualitas dan mental kompetitif yang layak masuk roster utama. Dalam pengumuman resmi Season 18, RRQ menjelaskan bahwa Rinz dan Idok tetap menjadi bagian fondasi tim setelah melalui periode sulit.

Posisi Rinz sekarang juga menarik karena RRQ membawa kembali Clayyy sebagai pilihan lain untuk Mid Lane. Laman MPL Indonesia Season 18 menampilkan Hajirin dan Clayyy pada posisi tersebut. Situasi ini membuka kemungkinan rotasi berdasarkan kebutuhan draft maupun strategi pelatih.

Bagi Rinz, persaingan internal dapat menjadi ujian baru. Ia sudah membuktikan mampu bermain di Grand Final MPL, World Championship dan kompetisi internasional lainnya. Tantangan berikutnya adalah menunjukkan bahwa performa pada Season 14 dan Season 15 masih dapat ia tampilkan dalam susunan RRQ yang berbeda.

Apa Kelebihan Hajirin sebagai Mid Laner MLBB?

Kekuatan utama Hajirin berada pada fleksibilitas hero, kemampuan memainkan Mage pengontrol area dan keterlibatan tinggi dalam team fight.

Statistik Season 14 menunjukkan ia mampu memainkan Faramis, Aurora, Zhuxin, Yve, Valentina, Vexana, Angela hingga Luo Yi. Variasi tersebut membantu RRQ menyesuaikan draft karena Mid Lane tidak bergantung pada satu jenis hero.

Ketika performanya berada pada level terbaik, Rinz juga tidak membutuhkan resource sebanyak Gold Laner atau Jungler untuk memberi kontribusi. Ia bisa menggunakan skill crowd control, zoning dan positioning untuk menciptakan ruang bagi pemain lain.

Karakter inilah yang membuat seorang Mid Laner memiliki nilai tinggi dalam pertandingan kompetitif.


Dari Rinzz Menjadi Hajirin di MPL ID Season 18

Penggunaan nama Hajirin pada Season 18 menjadi salah satu perubahan kecil yang langsung menarik perhatian penggemar. MPL Indonesia sempat menyoroti sejumlah pemain yang menggunakan nama asli menjelang dimulainya Season 18. Pada RRQ, Rinz tampil sebagai Hajirin, Idok menjadi Said, Kuroky menjadi Habil, Lynch menjadi Joshua, sedangkan Sutsujin menggunakan Arthur.

Meski nama yang tampil berubah, rekam kompetitifnya tetap sama. Rinz yang menjadi juara MDL, Rinzz yang dikenal penggemar RRQ, dan Hajirin yang muncul pada roster MPL ID S18 merupakan Hajirin Arafat.

Bahkan Team RRQ masih memakai format Hajirin “Rinz” Arafat ketika mengumumkan pemain yang bertahan untuk Season 18.

Ikuti Perjalanan Hajirin dan Bandingkan Statistiknya di MPL

Penggemar MLBB dapat mengikuti perkembangan Rinz melalui pertandingan RRQ Hoshi dan membandingkan statistiknya dari satu musim ke musim berikutnya melalui laman resmi MPL Indonesia. Perhatikan jumlah game, KDA, kill participation, hero pool serta seberapa sering ia mendapat kesempatan sebagai starter. Angka tersebut memberi gambaran yang lebih kuat dibanding menilai pemain hanya dari satu pertandingan.

Kisah Hajirin menarik untuk terus diikuti karena perjalanan Rinzz sudah melewati juara MDL, runner up MDL, dua Grand Final MPL berturut turut, M6 World Championship, fase penurunan statistik hingga kembali dipercaya RRQ Hoshi pada Season 18. Bagi penggemar Mobile Legends yang ingin memahami perkembangan RRQ Hajirin atau RRQ Rinz, pertandingan serta statistik resminya menjadi cara terbaik untuk melihat bagaimana Mid Laner asal Aceh tersebut bersaing kembali di level tertinggi MLBB Indonesia.

Related posts

King Clayyy Turun Gunung di RRQ vs NAVI MPL ID S18, Tapi Masih Nice Try

Dimanakah Hazle? Jungler Potensial yang Tidak Dapat Tim di MPL ID Season 18?

Profil Dewa Octa, Biodata, Karier, Hero Andalan dan Fakta Menarik Midlaner DEWA