Kingkong jadi salah satu nama yang paling gampang bikin fans MLBB Filipina langsung nengok. Bukan cuma karena nickname-nya kuat, tapi juga karena cara mainnya memang sering bikin match terasa panas sejak menit awal. Di ONIC Philippines, Kingkong bukan jungler yang hanya sibuk farming rapi lalu menunggu war besar. Ia tipe pemain yang suka cari celah, masuk ke area lawan, maksa rotasi musuh berubah, lalu membuka ruang buat rekan setimnya mengambil momentum.
Nama Kingkong makin besar ketika ia jadi bagian dari roster ONIC PH yang menjuarai MPL Philippines Season 14 dan M6 World Championship. Dua gelar itu langsung mengangkat statusnya dari jungler berbakat menjadi salah satu pemain yang wajib diawasi di level internasional. Tapi jalan seorang pemain esports tidak selalu lurus ke atas. Pada MPL Philippines Season 17, ONIC PH gagal melaju ke MSC at Esports World Cup 2026 setelah kalah dari Team Falcons PH di lower bracket final.
Profil Kingkong, Sosok Jungler yang Selalu Bikin Map Ramai
Kingkong dikenal sebagai jungler yang doyan bikin lawan tidak nyaman. Ia bisa bermain dengan hero cepat, hero tebal, sampai hero objektif yang tugasnya menjaga Turtle dan Lord tetap aman. Yang menarik, Kingkong sering terlihat seperti bermain nekat, padahal banyak keputusan yang ia ambil sebenarnya penuh hitungan.
| Bagian Profil | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | King Cyric Perez |
| Nickname | K1NGKONG atau Kingkong |
| Negara | Filipina |
| Role | Jungler |
| Tim saat ini | ONIC Philippines |
| Game | Mobile Legends Bang Bang |
| Ciri permainan | Agresif, cepat buka ruang, berani masuk area lawan |
| Hero yang melekat | Joy, Lancelot, Ling, Fanny, Fredrinn |
| Kekuatan utama | Duel jungle, perebutan objektif, tempo rotasi |
| Status di ONIC PH | Salah satu motor permainan utama |
Kingkong bukan pemain yang tampil kalem dari awal sampai akhir. Ia sering jadi pemicu bentrokan. Begitu melihat celah kecil, ia bisa langsung masuk, memancing skill lawan, lalu membuat formasi musuh pecah. Dari situ ONIC PH biasanya mulai mengubah satu momen kecil menjadi perebutan Turtle, turret, atau bahkan wipeout.
Perjalanan Karier Kingkong, Dari Pemain Muda Sampai Jadi Nama Besar
Karier Kingkong tidak langsung berada di panggung paling tinggi. Ia sempat melewati masa pembuktian bersama TNC Pro Team sebelum namanya benar benar naik bersama ONIC PH. Masa bersama TNC memberinya pengalaman penting di MPL PH, liga yang dikenal keras untuk role jungler.

| Tahun | Tim | Peran | Catatan Karier |
|---|---|---|---|
| 2023 | TNC Pro Team | Jungler | Mulai dikenal di MPL PH dan mendapat jam terbang penting |
| 2024 | ONIC Philippines | Jungler | Masuk roster ONIC dan mulai naik level |
| 2024 | Fnatic ONIC PH | Jungler | Menjadi bagian dari skuad juara MPL PH Season 14 |
| 2024 | Fnatic ONIC PH | Jungler | Ikut membawa tim menjadi juara dunia M6 |
| 2025 | ONIC Philippines | Jungler | Tetap jadi core utama setelah era juara dunia |
| 2026 | ONIC Philippines | Jungler | Menembus papan atas MPL PH Season 17, namun gagal ke EWC 2026 |
Saat pindah ke ONIC PH, Kingkong mendapat panggung yang lebih besar. Ia tidak hanya dituntut menang jungle, tetapi juga harus jadi pengatur tempo untuk tim berisi nama nama kuat seperti Kelra, Super Frince, Kirk, Brusko, dan pemain lain yang punya kualitas tinggi.
Dari TNC ke ONIC PH, Level Mainnya Mulai Naik
Di TNC, Kingkong belajar menghadapi tekanan liga utama. Tidak semua match berjalan mulus, tetapi fase itu penting untuk membentuk mentalnya. Jungler muda sering jatuh karena terlalu cepat panas atau terlalu takut mengambil keputusan. Kingkong justru mulai dikenal karena keberaniannya masuk ke area yang berisiko.
Begitu bergabung dengan ONIC PH, pola mainnya terlihat makin matang. Ia tidak lagi hanya mengejar highlight. Ia mulai paham kapan harus menahan diri, kapan harus mengambil objektif, dan kapan harus mengorbankan posisi sendiri agar tim bisa mendapatkan trade yang lebih besar.
Bersama Super Family, Kingkong Masuk Mode Ngeri
Roster ONIC PH pada periode 2024 sering disebut punya chemistry yang sangat kuat. Kingkong menjadi salah satu bagian penting dari gaya bermain cepat mereka. Ketika midlane membuka jalur, roamer mulai bergerak, dan gold lane siap menerima tekanan, Kingkong biasanya jadi orang yang membuat serangan ONIC PH terasa lebih tajam.
Di sinilah namanya makin melejit. Ia bukan cuma jungler pelengkap. Ia jadi salah satu alasan kenapa ONIC PH terlihat begitu percaya diri dalam mengambil war. Bahkan ketika posisi terlihat berbahaya, Kingkong sering bisa menemukan jalan keluar lewat mekanik dan timing yang tepat.
Gaya Main Kingkong, Jungler yang Tidak Suka Main Terlalu Aman
Kingkong punya gaya yang cocok untuk fans yang suka permainan cepat. Ia bukan tipe jungler yang terlalu lama muter jungle tanpa memberi tekanan. Ia lebih suka hadir di lane, mengganggu tempo musuh, dan memaksa lawan selalu mikir dua kali sebelum maju.

| Elemen Permainan | Ciri Khas Kingkong |
|---|---|
| Early game | Suka mencari tekanan sejak awal |
| Farming | Cepat, tetapi tidak pasif |
| Objektif | Berani masuk saat Turtle dan Lord diperebutkan |
| Team fight | Sering jadi pembuka ruang atau pemburu backline |
| Rotasi | Aktif mengikuti pergerakan mid dan roamer |
| Risiko | Tinggi, tetapi bisa mengubah arah pertandingan |
Yang bikin Kingkong seru ditonton adalah rasa percaya dirinya. Ia bisa masuk ke tengah pertarungan dengan posisi yang terlihat tipis, lalu keluar setelah memaksa lawan membuang banyak skill penting. Dari momen seperti itu, ONIC PH sering mendapatkan ruang untuk menyerang balik.
Kuat Saat Mengatur Tempo Turtle dan Lord
Di MLBB level tinggi, jungler tidak bisa hanya jago mekanik. Perebutan Turtle dan Lord sering menentukan arah match. Kingkong punya keberanian besar dalam momen seperti ini. Ia tidak ragu masuk ke zona sempit, menunggu timing Retribution, atau memancing lawan agar salah posisi.
Ketika ONIC PH sedang unggul, Kingkong bisa membuat map terasa sangat sesak untuk lawan. Jungle musuh dipantau, lane ditekan, dan area objektif dipenuhi ancaman. Lawan tidak hanya melawan satu jungler, tetapi juga melawan ritme ONIC PH yang terus bergerak.
Hero Cepat Jadi Senjata Favorit
Joy menjadi salah satu hero yang paling sering dikaitkan dengan Kingkong. Hero ini cocok dengan gaya mainnya yang lincah, agresif, dan suka menembus formasi lawan. Selain Joy, ia juga dikenal mampu memainkan hero seperti Lancelot, Ling, Fanny, sampai Fredrinn sesuai kebutuhan draft.
Pilihan hero Kingkong sering menggambarkan niat ONIC PH sejak draft. Jika ia mendapat hero cepat, ONIC biasanya ingin bermain lebih agresif. Jika ia mengambil hero tebal, tim bisa bermain lebih stabil sambil menunggu momen war yang lebih rapi.
Daftar Pencapaian Kingkong, Dari MPL PH Sampai Juara Dunia
Pencapaian Kingkong membuat namanya tidak bisa dianggap sekadar pemain hype. Ia sudah punya gelar besar, pengalaman panggung internasional, dan catatan individu yang cukup kuat. Gelar M6 World Championship menjadi titik paling tinggi dalam kariernya sejauh ini.

| Tahun | Turnamen | Tim | Hasil | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 2023 | MPL Philippines Season 11 | TNC Pro Team | Posisi 8 | Fase awal membangun pengalaman |
| 2023 | MPL Philippines Season 12 | TNC Pro Team | Posisi 8 | Masih dalam proses naik kelas |
| 2024 | MPL Philippines Season 13 | ONIC PH | Posisi 5 | Musim awal bersama ONIC PH |
| 2024 | MPL Philippines Season 14 | Fnatic ONIC PH | Juara | Salah satu musim terbaik ONIC PH |
| 2024 | MPL PH Season 14 Regular Season | Fnatic ONIC PH | Regular Season MVP | Pengakuan besar untuk performa individu |
| 2024 | M6 World Championship | Fnatic ONIC PH | Juara dunia | ONIC PH mengalahkan Team Liquid ID di grand final |
| 2025 | MLBB Mid Season Cup | ONIC PH | Posisi 3 | Tetap kuat di level internasional |
| 2026 | MPL Philippines Season 17 | ONIC PH | Posisi 3 | Gagal mendapatkan tiket MSC at EWC 2026 |
Dari tabel itu terlihat jelas bahwa Kingkong mengalami lonjakan besar dalam waktu yang cukup cepat. Ia sempat berada di papan bawah bersama TNC, lalu berubah menjadi jungler juara dunia bersama ONIC PH. Perubahan seperti ini tidak datang cuma karena tim kuat, tetapi juga karena perkembangan pemainnya sendiri.
MPL PH Season 14 Jadi Panggung Ledakan Kingkong
MPL PH Season 14 menjadi musim yang sangat penting untuk Kingkong. ONIC PH tampil kuat, roster mereka terlihat menyatu, dan Kingkong menjadi salah satu pemain yang paling mencolok. Ia tidak hanya membantu tim menang, tetapi juga mendapat sorotan individu sebagai Regular Season MVP.
Gelar itu terasa pantas karena pengaruh Kingkong di dalam game sangat besar. Ia membantu ONIC PH mendapatkan tempo sejak early game, menjaga objektif, dan sering menjadi pembuka jalan saat tim ingin memaksa war.
M6 World Championship Membuat Namanya Mendunia
M6 World Championship menjadi panggung yang membuat Kingkong dikenal lebih luas. ONIC PH tampil sangat kuat dan akhirnya menjadi juara dunia setelah mengalahkan Team Liquid ID di partai puncak. Kemenangan itu membuat roster ONIC PH masuk dalam daftar tim paling berkesan di sejarah MLBB.
Kingkong punya peran besar dalam perjalanan tersebut. Ia menjadi jungler yang memberi tekanan konstan, menjaga tempo permainan, dan tidak takut mengambil duel sulit. Setelah M6, nama Kingkong makin sering dibahas ketika fans membicarakan jungler terbaik dari Filipina.
ONIC PH di MPL PH Season 17, Masih Kuat Tapi Tidak Seganas Musim Juara
MPL Philippines Season 17 jadi musim yang cukup berat buat ONIC PH. Mereka tetap berada di papan atas, tetapi tidak sedominan masa terbaiknya. Team Liquid PH tampil sangat rapi, Team Falcons PH juga makin kuat, sementara ONIC PH beberapa kali terlihat kehilangan konsistensi.

| Tim | Match point | Rekor match | Game menang kalah | Net game win |
|---|---|---|---|---|
| Team Liquid PH | 13 | 13 menang 1 kalah | 27 menang 6 kalah | 21 |
| Team Falcons PH | 12 | 12 menang 2 kalah | 26 menang 8 kalah | 18 |
| ONIC PH | 9 | 9 menang 5 kalah | 20 menang 13 kalah | 7 |
Finis di posisi ketiga tentu bukan hasil buruk. Banyak tim lain mungkin senang berada di posisi itu. Tapi untuk ONIC PH, standar mereka lebih tinggi. Fans sudah terbiasa melihat tim ini bersaing di jalur gelar, jadi posisi ketiga regular season terasa seperti tanda bahwa ada sesuatu yang belum benar benar klik.
Kingkong Masih Jadi Motor Permainan
Walau ONIC PH tidak berada di posisi pertama, Kingkong tetap jadi pemain penting. Ia masih sering menjadi pusat rotasi dan pembuka tekanan. Saat Kingkong nyaman, ONIC PH bisa terlihat sangat berbahaya. Tetapi saat ia ditekan sejak awal, alur permainan ONIC PH kadang ikut tersendat.
Masalahnya, lawan lawan di MPL PH sudah tahu betapa pentingnya Kingkong untuk ONIC. Mereka tidak membiarkannya bebas. Invasi jungle, zoning saat Turtle, dan tekanan dari midlane sering diarahkan untuk membuat Kingkong tidak bisa bermain santai.
Saat Kingkong Dimatikan, ONIC PH Kehilangan Banyak Ruang
ONIC PH punya pemain kuat di semua lane, tetapi peran Kingkong tetap spesial. Ia seperti tombol gas yang menentukan seberapa cepat tim bergerak. Ketika Kingkong bisa membuka map, Kelra dan Super Frince punya ruang lebih luas untuk bermain. Ketika Kingkong tidak bisa masuk, ONIC PH harus bekerja lebih keras untuk mencari war bagus.
Inilah yang terlihat di beberapa match penting. Lawan tidak selalu harus mengalahkan ONIC PH lewat war besar. Mereka cukup menahan Kingkong, menutup jungle, lalu memaksa ONIC bermain lebih lambat dari biasanya.
Kegagalan ONIC PH ke EWC 2026, Paris Lepas di Seri Penentuan
Bagian paling pahit dari perjalanan ONIC PH di MPL PH Season 17 adalah kegagalan mereka mendapatkan tiket MSC at Esports World Cup 2026. Turnamen ini digelar di Paris dan menjadi salah satu panggung internasional besar untuk MLBB. Dari MPL PH Season 17, hanya dua tim teratas yang berhak melaju.
ONIC PH sebenarnya punya jalur yang cukup menjanjikan di playoff. Mereka mengalahkan Aurora Gaming PH dengan skor 3 lawan 2, lalu tampil garang dengan menghajar Team Falcons PH 3 lawan 0 di upper bracket semifinal. Kemenangan atas Falcons itu sempat bikin fans percaya bahwa ONIC PH sudah kembali ke mode buas.

| Tahap Playoff | Lawan | Skor | Hasil ONIC PH |
|---|---|---|---|
| Play in | Aurora Gaming PH | 3 lawan 2 | Menang |
| Upper bracket semifinal | Team Falcons PH | 3 lawan 0 | Menang |
| Upper bracket final | Team Liquid PH | 1 lawan 3 | Kalah |
| Lower bracket final | Team Falcons PH | 2 lawan 4 | Kalah |
Namun, setelah kalah dari Team Liquid PH di upper bracket final, ONIC PH harus turun ke lower bracket final. Di sana mereka kembali bertemu Team Falcons PH. Bedanya, kali ini Falcons datang dengan adaptasi yang lebih siap. Seri hidup mati itu berakhir dengan kemenangan Falcons 4 lawan 2.
Falcons Membalas, ONIC PH Gagal Berangkat
Kekalahan 2 lawan 4 dari Team Falcons PH jadi titik berhenti ONIC PH. Mereka finis di posisi ketiga dan gagal mengamankan tiket menuju MSC at EWC 2026. Buat tim sekelas ONIC PH, hasil ini jelas terasa menyakitkan karena mereka sudah sangat dekat dengan panggung Paris.
Yang membuat kekalahan ini makin terasa berat adalah perjalanan mereka sebelumnya. ONIC PH sudah sempat mengalahkan Falcons 3 lawan 0. Tapi di match ulang yang lebih menentukan, Falcons mampu membaca permainan ONIC dengan lebih baik. Mereka menahan tempo Kingkong, menutup beberapa celah rotasi, dan tidak gampang terpancing ketika ONIC mencoba membuka war.
Bukan Tim Lemah, Tapi Persaingan PH Memang Gila
ONIC PH gagal bukan berarti mereka langsung jatuh jadi tim lemah. Mereka tetap tim besar dengan pemain kelas atas. Masalahnya, MPL PH memang sedang sangat keras. Team Liquid PH hanya kalah sekali di regular season, Falcons punya rekor kuat, dan setiap match playoff bisa berubah jadi perang adaptasi.
Buat Kingkong, kegagalan ini jadi pukulan besar sekaligus bahan evaluasi. Ia masih punya mekanik, pengalaman, dan keberanian. Tapi ketika lawan bisa membaca pola masuknya, ONIC PH butuh variasi serangan yang lebih sulit ditebak.
Kenapa Kingkong Tetap Layak Disebut Jungler Elite
Meski ONIC PH gagal ke EWC 2026, Kingkong tetap layak berada di daftar jungler elite Filipina. Ia sudah membuktikan diri lewat gelar MPL PH, gelar M6, dan performa di banyak seri besar. Satu kegagalan tidak menghapus semua pencapaian yang sudah ia bangun.
Kingkong punya modal yang tidak dimiliki semua jungler. Ia berani, cepat mengambil keputusan, dan tidak takut berada di posisi sulit. Role jungle membutuhkan mental seperti itu, terutama di liga sekeras Filipina. Pemain yang terlalu aman sering kalah tempo. Pemain yang terlalu nekat sering jadi beban. Kingkong berada di tengah keduanya, walau kadang risikonya tetap terlihat besar.
Masih Jadi Wajah Permainan Cepat ONIC PH
ONIC PH paling menakutkan ketika mereka bermain cepat dan percaya diri. Dalam gaya seperti itu, Kingkong adalah salah satu pemain paling penting. Ia bisa membuat map terbuka, membuat lawan mundur, dan memberi kesempatan bagi damage dealer ONIC untuk masuk ke war dengan posisi enak.
Jika ONIC PH ingin kembali menguasai liga, Kingkong jelas masih menjadi bagian utama. Tantangannya bukan mengganti gaya bermain, tetapi membuat gaya itu lebih fleksibel. Lawan sudah punya banyak rekaman permainan ONIC PH. Jadi, semakin banyak variasi yang bisa mereka keluarkan, semakin sulit Kingkong dikunci.
Fans Masih Menunggu Kingkong Mode Buas Lagi
Fans ONIC PH tentu belum selesai mendukung Kingkong. Justru setelah gagal ke EWC 2026, sorotan ke dirinya bisa makin besar. Banyak yang ingin melihat apakah ia bisa bangkit, memperbaiki cara masuk ke war, dan kembali membawa ONIC PH ke jalur gelar.
Kingkong sudah pernah membuktikan dirinya di panggung dunia. Ia sudah pernah merasakan tekanan final besar. Ia juga sudah tahu rasanya dipuja setelah menang dan dikritik setelah kalah. Itulah bahan yang membuat perjalanan berikutnya jadi menarik untuk diikuti.
Karier Kingkong, Antara Trofi Besar dan Luka Paris
Karier Kingkong terasa seru karena penuh naik turun. Ia bukan pemain yang hanya dikenal karena satu highlight. Ia punya jalur karier yang jelas, dari masa pembuktian, naik bersama ONIC PH, juara liga, juara dunia, lalu tersandung saat mengejar tiket internasional berikutnya.
Di mata fans MLBB, pemain seperti Kingkong selalu punya tempat sendiri. Gaya mainnya menghibur, risikonya tinggi, dan setiap kali ia memegang hero cepat, match langsung terasa punya potensi meledak. Ia bisa membuat ONIC PH tampil garang, tetapi juga menjadi titik yang paling sering ditekan lawan.
Kegagalan ONIC PH ke EWC 2026 membuat cerita Kingkong belum selesai. Justru dari sini tekanan baru dimulai. Fans akan menunggu apakah ia bisa kembali menjadi jungler yang memaksa lawan panik sejak menit awal, atau harus mengubah gaya agar ONIC PH tidak lagi mudah dibaca di match penentuan.

