Profil Geek Audytzy, Roamer Raja Taunting dan Perjalanan Kariernya di MLBB

Author: Erica / FinenT
Penulis Berita MLBB / MLBB Enthusiast

Audytzy adalah pemain profesional Mobile Legends: Bang Bang asal Indonesia bernama Zulfikar yang sekarang memperkuat Geek Fam ID sebagai roamer. Nama resminya dalam kompetisi tertulis AudyTzy, sementara Audycs menjadi nickname lain yang pernah ia gunakan. Pemain kelahiran 20 Oktober 2001 itu membangun karier dari turnamen lokal, menjuarai MDL Indonesia Season 6 bersama Bigetron Beta, menjalani debut MPL bersama Rebellion Esports, sempat berada di luar roster MPL, kemudian kembali ke liga utama bersama Geek Fam ID pada MPL Indonesia Season 18.

Auditzy tidak hanya mempunyai karakter kuat di depan kamera melalui julukan Raja Taunting atau King Kadir. Permainannya sebagai roamer juga mempunyai identitas jelas. Franco menjadi hero yang paling melekat dengan namanya, sementara Kaja, Mathilda, Minotaur, Edith sampai Novaria pernah melengkapi pilihan hero yang ia gunakan dalam kompetisi.

Bagi penggemar MLBB yang baru mengikuti namanya setelah bergabung dengan Geek Fam, perjalanan Audytzy sebenarnya sudah berlangsung cukup panjang. Ia melewati MDL, turnamen nasional, MPL Indonesia, kompetisi regional, seleksi tim nasional hingga periode ketika dirinya harus mencari jalan untuk kembali ke level kompetitif tertinggi.

Siapa Audytzy? Mengenal Roamer Baru Geek Fam Lebih Dekat

AudyTzy merupakan roamer Geek Fam ID yang memiliki nama asli Zulfikar. Geek Fam memasukkannya ke roster pada 31 Juli 2026, kemudian MPL Indonesia mencantumkan namanya sebagai pemain roam Geek Fam untuk Season 18 bersama MarceL, Nazara, ABOY, KennzyySkie dan Febriii.

Jika melihat perjalanan sebelumnya, perekrutan tersebut terasa seperti kembalinya seorang pemain yang sudah memahami tekanan MPL. AudyTzy pernah menjalani beberapa musim bersama Rebellion dan menghadapi nama besar seperti ONIC, RRQ, EVOS, Bigetron serta Geek Fam sendiri.

Karakter permainannya banyak bertumpu pada keberanian mencari sasaran. Ia senang menggunakan hero yang dapat menciptakan pick off, mengunci satu pemain penting dan memberikan ruang bagi jungler maupun damage dealer timnya.

ONE Esports bahkan menempatkan Franco sebagai hero yang paling identik dengan AudyTzy. Kemampuan memanfaatkan Iron Hook membuat lawan harus lebih berhati hati ketika bergerak tanpa informasi map.

Biodata Lengkap Geek Audytzy

Berikut profil Audytzy berdasarkan data pemain kompetitif serta beberapa informasi yang pernah dipublikasikan media esports.

BiodataKeterangan
Nama asliZulfikar
IGN resmiAudyTzy
Nickname lainAudycs
JulukanRaja Taunting, King Kadir
Tanggal lahir20 Oktober 2001
KebangsaanIndonesia
RoleRoamer
Tim saat iniGeek Fam ID
Tim sebelumnyaUhuy Esports, Bigetron Beta, Rebellion Esports
Hero paling identikFranco
Hero lainKaja, Mathilda, Minotaur, Edith, Novaria
Instagram@rbl_audy
TikTok@rbl_audytzy
Tim Geek FamRoster resmi Geek Fam MPL ID
Database pemainProfil AudyTzy di Liquipedia

Handle Instagram dan TikTok di atas merupakan akun yang tercantum dalam profil media esports ketika ia masih bersama Rebellion. Nama pengguna media sosial dapat berubah setelah perpindahan tim.


Perjalanan Karier Audytzy Bermula dari Turnamen Lokal

Karier profesional Audytzy tidak langsung dimulai dari MPL. Ia sudah mengikuti kompetisi sejak 2021 bersama Uhuy Esports. Catatan Liquipedia menunjukkan Uhuy finis di posisi 3 sampai 4 dalam Piala Presiden Esports 2021 Jawa Qualifier.

Periode tersebut menjadi titik awal Audycs memasuki pertandingan yang lebih terstruktur. Ia harus memahami komunikasi lima pemain, rotasi, penyusunan draft sampai cara mengambil keputusan ketika objective besar muncul.

Kesempatan yang jauh lebih besar datang pada 2022. Bigetron Beta merekrutnya untuk bermain di level MDL. Dari titik tersebut, nama Audycs mulai muncul di kalangan penonton kompetitif MLBB Indonesia.

Bigetron Beta Membuka Jalan Audytzy Menuju Level Profesional

Bersama Bigetron Beta, perkembangan Audytzy bergerak cepat. Ia tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan trofi besar pertamanya.

Bigetron Beta memenangkan MDL Indonesia Season 6 setelah mengalahkan EVOS Icon 3 0 di partai terakhir. Hasil itu membawa Audycs menjadi bagian dari roster juara MDL pada 2022.

Prestasinya tidak berhenti pada satu turnamen. Bigetron Beta juga memenangkan Piala Presiden Esports 2022 West Qualifier kemudian finis sebagai runner up pada turnamen utamanya.

Pada awal 2023, Bigetron Beta kembali menambah gelar dengan memenangkan MLBB Competitive Series Season 3. Mereka juga meraih posisi ketiga DGWIB Season 12 serta Kohai SEA Championship Season 1.

Keberhasilan tersebut membuat Audytzy mempunyai modal cukup kuat untuk mengejar promosi menuju MPL.

Mengapa Audytzy Tidak Langsung Masuk Bigetron Alpha?

Audytzy sebenarnya mempunyai peluang mengikuti proses menuju roster Bigetron Alpha, tetapi situasi yang terlihat sederhana akhirnya mengubah jalur kariernya.

Dalam wawancara yang diberitakan ONE Esports, AudyTzy menjelaskan bahwa ia tidak hadir ketika beberapa pemain dipanggil ke gaming house untuk menjalani tes. Saat itu ia mengira pertemuan tersebut hanya sesi bermain biasa dan biaya perjalanan menjadi salah satu alasan dirinya tidak kembali ke GH. Ia kemudian mengaku menyesali keputusan itu.

Kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya. Setelah perjalanan bersama Bigetron Beta selesai, beberapa peluang baru muncul. Audy kemudian memilih Rebellion Esports dan mendapatkan kesempatan yang ia cari selama bermain di MDL, yaitu tampil sebagai pemain MPL.


Audytzy Debut MPL Bersama Rebellion dan Langsung Menarik Perhatian

Rebellion membawa Audytzy ke MPL Indonesia pada 2023. Debut itu segera membuat namanya menonjol karena dua alasan, permainan agresif sebagai roamer dan keberaniannya berbicara dalam interview setelah pertandingan.

Pada MPL Indonesia Season 12, AudyTzy tidak tampil seperti pemain yang baru pertama kali berada di liga utama. Ia beberapa kali menjadi pemain terpenting Rebellion ketika tim memenangkan pertandingan.

ONE Esports mencatat bahwa dari tujuh kemenangan Rebellion pada fase awal tersebut, AudyTzy mendapatkan gelar pemain terbaik dalam lima pertandingan. Permainan Franco dan Kaja menjadi senjata penting ketika Rebellion membutuhkan pick off.

Pengakuan individual juga datang sepanjang musim. Ia mendapatkan Week 2 Best Rookie, Week 4 Best Rookie, Week 6 Best Rookie dan Week 7 Best Rookie, serta masuk Team of The Week pada pekan keenam MPL ID Season 12.

Roamer Gameplay Audytzy Mengandalkan Pick Off dan Keberanian Membuka Map

Roamer Gameplay Audytzy mengandalkan kemampuan membaca posisi lawan, membuka vision dan mencari satu target yang dapat mengubah jalannya team fight. Gaya tersebut terlihat sangat jelas ketika Franco masuk ke draft.

Ia tidak selalu menunggu lawan memulai pertarungan. Audytzy justru kerap bergerak lebih dahulu bersama midlaner atau jungler, menyisir bush dan mencari hero lawan yang kehilangan posisi.

Dalam pertandingan menghadapi Geek Fam pada MPL ID Season 12, Audytzy menggunakan Franco untuk melakukan beberapa pick off pada game pertama. Bahkan Luke dari Geek Fam mengakui kemampuan Franco milik AudyTzy setelah pertandingan tersebut.

Hal tersebut menjelaskan mengapa istilah Roamer Initiatior cocok menggambarkan sebagian permainan Audytzy. Ia mampu menggunakan tank tebal untuk membuka pertarungan, tetapi ia juga nyaman memakai hero penculik yang mengubah situasi lima lawan lima menjadi lima lawan empat sebelum team fight benar benar dimulai.

Hero Signature Audytzy dan Statistik Kemenangannya

Franco tetap menjadi signature hero utama Audytzy. Namun, perjalanan panjangnya membuat hero pool sang roamer berkembang mengikuti kebutuhan draft.

Data agregator EsportsBet menampilkan beberapa hero AudyTzy beserta angka kemenangan historis dalam database mereka. Angka berikut bukan statistik resmi Moonton dan basis data tersebut dapat berubah ketika pertandingan baru masuk, sehingga tabel ini sebaiknya menjadi gambaran performa historis, bukan angka permanen sepanjang karier.

HeroWin Rate di databaseCatatan permainan
Kaja69%Pick off cepat dengan Divine Judgment
Franco67%Signature hero utama Audytzy
Angela45%Roamer support untuk membantu core
Minotaur39%Initiator team fight dan sustain
Grock22%Frontliner dan pengontrol area

Walaupun Kaja memiliki angka kemenangan lebih tinggi dalam data tersebut, Franco tetap menjadi hero yang paling sering dikaitkan dengan identitas Audytzy. ONE Esports, GGWP dan beberapa laporan pertandingan sama sama menyoroti kemampuan Franco miliknya.

Pada MPL ID Season 13, Audytzy juga memainkan Edith, Mathilda, Kaja dan Minotaur. Statistik yang pernah dikutip dari data MPL mencatat 174 assist dalam 28 game pada salah satu fase Season 13, dengan kill participation mencapai 77 persen.

Angka tersebut lebih menggambarkan fungsi seorang roamer dibanding jumlah kill. Audytzy harus ikut dalam sebanyak mungkin eliminasi sekaligus menjaga jalur rotasi core tim tetap aman.


Pencapaian dan Perjalanan Karier Audytzy di MLBB

Jika perjalanan kompetitifnya disusun berdasarkan tahun, Audytzy sudah melewati level amatir, MDL, MPL hingga membela Indonesia dalam kompetisi internasional.

TahunTim atau AjangPencapaian dan Perjalanan
2021Uhuy EsportsPosisi 3 sampai 4 Piala Presiden Esports Jawa Qualifier
2022Bigetron BetaJuara MDL Indonesia Season 6
2022Bigetron BetaJuara Piala Presiden Esports West Qualifier
2022Bigetron BetaRunner up Piala Presiden Esports
2022IONRunner up Seleknas IESF Bali
2023Bigetron BetaJuara MLBB Competitive Series Season 3
2023Bigetron BetaPosisi ketiga DGWIB Season 12
2023Bigetron BetaPosisi ketiga Kohai SEA Championship Season 1
2023RebellionDebut MPL ID Season 12 dan lolos playoff
2023RebellionEmpat kali Best Rookie mingguan MPL ID S12
2024RebellionBermain pada MPL ID Season 13 dan berbagai turnamen regional
2024RebellionTampil di Snapdragon Pro Series Season 5 APAC
2025Indonesia SelectionMedali perunggu China ASEAN Esports Competition 2025
2026Geek Fam IDBergabung sebagai roamer pada 31 Juli 2026
2026Geek Fam IDKembali tampil di MPL Indonesia Season 18

Catatan turnamen tersebut merujuk pada rekam pertandingan Liquipedia dan laporan kompetisi Indonesia. ANTARA juga mencatat AudyTzy menjadi bagian Dream Team Indonesia bersama Vell, Super Kenn, Cr1te dan AeronnShikii ketika Indonesia mengikuti China ASEAN Esports Competition 2025. Tim Indonesia meraih medali sesuai target yang diberikan.

Apa Hubungan Audytzy dengan Joki Mobile Legend?

Istilah Joki Mobile Legend sempat muncul ketika nama Audycs ramai dibicarakan setelah periode Rebellion. Namun, pembaca perlu membedakan istilah “akun joki” dalam pemberitaan dengan klaim bahwa seseorang menjalankan jasa boosting secara profesional.

Pada Januari 2025, ONE Esports memberitakan polemik setelah Audycs menceritakan proses trial EVOS melalui livestream. Mantan Head of Esports EVOS, Age, kemudian mempertanyakan penggunaan “akun joki”, yaitu akun yang menurut pernyataannya tidak terdaftar atas identitas Audy sebagai pro player.

Pemberitaan itu berisi pernyataan dan peringatan dari Age. Artikel tersebut tidak menjadi bukti tersendiri bahwa seluruh perjalanan profesional Audytzy berasal dari aktivitas joki. Rekam kompetitifnya tetap tercatat melalui Uhuy, Bigetron Beta, Rebellion, Indonesia Selection dan kini Geek Fam.

Periode 2025 justru penting karena Audytzy tetap bersinggungan dengan scene kompetitif. Ia sempat mengikuti proses trial dan pada September 2025 memperkuat Indonesia Selection dalam China ASEAN Esports Competition sebelum akhirnya mendapatkan jalan kembali ke MPL.

Mengapa Geek Fam Memilih Audytzy Menggantikan Baloyskie?

Geek Fam membutuhkan roamer baru setelah Baloyskie meninggalkan posisi pemain, dan Audytzy menawarkan pengalaman MPL, kemampuan initiator serta karakter komunikasi yang kuat. Geek Fam resmi memasukkannya ke roster sebelum MPL ID Season 18.

Perubahan tersebut cukup besar karena Baloyskie memegang peran penting selama bertahun tahun. Geek tidak sekadar mengganti pemain roam, tetapi juga perlu mencari sosok yang berani mengambil keputusan ketika pertandingan memasuki fase krusial.

Audytzy mempunyai modal untuk peran itu. Ia pernah menghadapi tekanan playoff, mempunyai hero pick off yang kuat, memahami permainan tank serta support, dan sudah terbiasa tampil dengan gaya agresif.

Roster Geek Fam Season 18 kemudian berisi AudyTzy sebagai roamer, Nazara di jungle, ABOY sebagai midlaner, KennzyySkie pada gold lane serta MarceL dan Febriii untuk opsi EXP lane. Erpang menangani tim sebagai head coach dengan Vivy sebagai assistant coach. Susunan tersebut tercantum pada halaman resmi MPL Indonesia.

Perjalanannya bersama Geek belum berjalan mulus pada awal musim. Geek kalah 1 2 dari Team Liquid ID dan Bigetron pada pekan pertama, kemudian kalah 1 2 dari NAVI pada 22 Agustus 2026.

Hasil awal tersebut tidak menghapus nilai perjalanan panjang Audytzy. Justru fase ini kembali menguji kemampuannya membangun chemistry bersama roster yang berbeda setelah cukup lama tidak menjadi pemain reguler MPL.


Scrim BTRP vs Geek Jadi Salah Satu Momen Penting Sebelum Audytzy Bergabung?

Salah satu cerita menarik sebelum Audytzy resmi menjadi roamer Geek Fam datang dari scrim BTRP melawan Geek, ketika namanya kembali mendapat perhatian di kalangan pemain dan komunitas MLBB. Setelah periode tersebut, AudyTzy akhirnya benar benar kembali ke kompetisi profesional dengan bergabung bersama Geek Fam pada 31 Juli 2026. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi Geek Fam yang menyebut scrim BTRP vs Geek sebagai satu satunya alasan mereka merekrut sang roamer.

Momen ini menarik karena terjadi ketika Audytzy sedang berada dalam fase mencari jalan kembali menuju kompetisi tertinggi. Selepas tidak lagi bersama Rebellion Esports, ia tidak langsung memperoleh slot reguler di MPL Indonesia. Audytzy sempat muncul dalam beberapa aktivitas komunitas, bermain bersama pemain profesional lain, mengikuti pertandingan kompetitif tidak resmi, sampai kembali memperlihatkan kemampuan mekaniknya sebagai roamer.

BTRP sendiri perlu dibedakan dari roster utama Bigetron Esports. Sebutan tersebut lebih dekat dengan kelompok bermain yang berisi Luke dan sejumlah rekannya. Dunia Games pernah menyebut Luke bersama teman temannya sebagai BTRP ketika mereka mengadakan kegiatan bersama, sementara berbagai konten komunitas MLBB juga memperlihatkan BTRP aktif menjalani pertandingan dan scrim menghadapi berbagai lawan.

Audytzy Mendapat Kesempatan Memperlihatkan Roamer Gameplay di Scrim

Bagi pemain yang sedang tidak berada dalam roster MPL, scrim dapat menjadi salah satu tempat untuk memperlihatkan bahwa kemampuan kompetitif mereka masih berada di level tinggi. Audytzy mempunyai keuntungan karena role roamer membuat kontribusinya cukup mudah terlihat melalui komunikasi, inisiasi, kontrol vision dan pengambilan keputusan ketika team fight.

Pertandingan seperti BTRP vs Geek pun menarik perhatian karena Geek pada akhirnya memang membutuhkan pemain baru untuk posisi roam. Baloyskie meninggalkan susunan pemain Geek dan beralih menuju staf kepelatihan ONIC, sehingga posisi penting tersebut harus diisi pemain yang mampu beradaptasi dengan ABOY, Nazara, KennzyySkie dan MarceL. Geek kemudian memilih Audytzy untuk mengambil posisi tersebut.

Dalam situasi scrim, seorang Roamer Initiatior tidak hanya dinilai dari jumlah kill atau assist. Pelatih dapat melihat bagaimana pemain memberikan informasi, menentukan target, membuka area Turtle dan Lord, menjaga damage dealer, sampai memutuskan kapan sebuah team fight harus dimulai.

Karakter seperti itu sudah lama muncul dalam Roamer Gameplay Audytzy. Franco dan Kaja membuat dirinya dikenal sebagai pemain yang gemar menciptakan pick off, tetapi pengalaman bersama Bigetron Beta dan Rebellion juga membuatnya terbiasa menggunakan berbagai tipe tank maupun support.

Karena itu, penampilan dalam pertandingan latihan melawan pemain level MPL tentu menjadi kesempatan berharga bagi Audytzy. Ia dapat menunjukkan bahwa periode di luar roster utama tidak menghilangkan kualitas pengambilan keputusan maupun keberaniannya sebagai initiator.


Mau Memahami Gameplay Audytzy? Perhatikan Tiga Hal Ini Saat Geek Fam Bertanding

Bagi penggemar yang ingin mempelajari permainan roamer dari Audytzy, jangan hanya menghitung kill atau melihat highlight Iron Hook. Perhatikan bagaimana ia bergerak sebelum objective muncul, posisi yang ia ambil ketika jungler membutuhkan vision, serta keberaniannya mencari hero belakang lawan.

Tiga hal yang paling mudah diamati adalah:

  1. Pergerakan sebelum Turtle atau Lord. Audytzy biasanya mencari informasi lebih dahulu agar jungler mempunyai ruang mengambil objective.
  2. Pemilihan target saat memakai hero pick off. Franco dan Kaja membutuhkan kesabaran karena satu target yang tepat jauh lebih berharga dibanding engage sembarangan.
  3. Keputusan membuka team fight. Seorang Roamer Initiatior harus mengetahui kapan tim siap mengikuti serangan dan kapan harus menahan skill utama.

Penggemar dapat mengikuti pertandingan Geek Fam langsung melalui situs resmi MPL Indonesia untuk melihat perkembangan roster dan jadwal terbaru. Rekam turnamen Audytzy juga tersedia melalui Liquipedia Mobile Legends bagi pembaca yang ingin melihat hasil kompetisinya dari tahun ke tahun.

Ikuti Perjalanan Audyitzy Bersama Geek Fam di MPL ID

Kembalinya Auditzy ke panggung MPL memberi cerita menarik bagi penonton yang sudah mengikuti dirinya sejak era Audycs di Bigetron Beta. Dari juara MDL, gagal mendapatkan jalan langsung menuju Bigetron Alpha, tampil menonjol bersama Rebellion, melewati periode di luar roster utama, membela Indonesia hingga akhirnya dipercaya Geek Fam, Zulfikar sudah menjalani jalur karier yang berliku. Jika ingin memahami seorang roamer bukan hanya dari jumlah kill, pertandingan Audytzy bersama Geek Fam layak diikuti karena keberanian membuka map, kemampuan mencari pick off dan gaya Roamer Gameplay agresif tetap menjadi identitas utama permainannya.

Related posts

King Clayyy Turun Gunung di RRQ vs NAVI MPL ID S18, Tapi Masih Nice Try

Dimanakah Hazle? Jungler Potensial yang Tidak Dapat Tim di MPL ID Season 18?

Profil Dewa Octa, Biodata, Karier, Hero Andalan dan Fakta Menarik Midlaner DEWA