Dimanakah Hazle? Jungler Potensial yang Tidak Dapat Tim di MPL ID Season 18?

Author: Erica / FinenT, Penulis Berita MLBB / MLBB Enthusiast

Hazle tidak tercantum sebagai pemain dari sembilan tim MPL ID Season 18. Namun, jungler bernama lengkap Muhammad Praba Balakosa tersebut juga tidak benar benar menghilang dari skena kompetitif. Per 26 Agustus 2026, sejumlah basis data esports masih mencatat Hazle bersama Invictus Gaming, sementara catatan roster MPL Malaysia Season 18 menempatkannya sebagai inactive sejak 2 Agustus 2026 setelah iG memasukkan Lunnn sebagai jungler.

Situasi tersebut membuat nama Hazle kembali menjadi bahan pembicaraan. Bagaimana tidak, pemain berusia 19 tahun ini pernah menjadi salah satu rookie yang paling menarik di MPL Indonesia. Ia pernah memperkuat Geek Fam, memakai seragam RRQ Hoshi, bermain untuk AERO Esports di MPL Malay, kemudian tampil sangat bagus bersama Invictus Gaming.

Lebih menarik lagi, performanya bersama iG pada MPL Malaysia Season 17 menghasilkan penghargaan Rising Star of The Season. Hazle juga masuk Dream Team MPL MY S17. Invictus Gaming sendiri menutup musim tersebut di posisi ketiga. Catatan seperti ini membuat pertanyaan mengenai absennya Hazle dari MPL ID Season 18 terasa semakin masuk akal.

Jadi, persoalannya bukan apakah Hazle masih memiliki kemampuan untuk bermain pada level MPL. Rekam jejak kompetitifnya sudah memberi cukup banyak bukti. Pertanyaan yang lebih menarik justru berada pada statusnya sekarang, peluang bermain yang tersedia, serta bagaimana perjalanan seorang RRQ Hazle membawanya sampai ke kompetisi Malaysia.

Siapa Hazle dan Di Mana Ia Sekarang?

Hazle adalah jungler Indonesia bernama lengkap Muhammad Praba Balakosa, lahir pada 6 Mei 2007. Ia memulai perjalanan profesional bersama Pajajaran Esports pada 2023 sebelum mendapatkan kesempatan bermain bersama Geek Fam ID, RRQ Hoshi, AERO Esports, lalu Invictus Gaming.

Ketika artikel ini ditulis pada 26 Agustus 2026, posisi Hazle memang sedikit unik. Esports Charts masih mencatat timnya sebagai Invictus Gaming dan memasukkan MPL Malaysia Season 18 sebagai turnamen aktif miliknya. BO3 juga masih mengaitkan Hazle dengan pertandingan iG. Namun, catatan perpindahan roster Liquipedia menunjukkan status iG Hazle berubah menjadi inactive pada 2 Agustus 2026, bertepatan dengan masuknya Lunnn sebagai jungler Invictus Gaming.

Artinya, kalimat yang lebih tepat bukan “Hazle tidak memiliki tim sama sekali”. Ia lebih tepat disebut tidak memperoleh slot pemain aktif di MPL ID Season 18 dan saat ini masih memiliki keterkaitan dengan Invictus Gaming menurut beberapa basis data kompetitif.

Biodata Hazle

InformasiKeterangan
Nama lengkapMuhammad Praba Balakosa
NicknameHazle
Tanggal lahir6 Mei 2007
Usia per Agustus 202619 tahun
NegaraIndonesia
RoleJungler
Tim terakhir yang tercatatInvictus Gaming
Mantan timPajajaran Esports, Geek Fam ID, RRQ Hoshi, AERO Esports
Instagram yang pernah tercatat@rrq_hazle, sebelumnya @geek.hazle
TikTok yang pernah tercatat@hazlesukacoklat
Hero yang sering dikaitkan dengannyaFanny, Lancelot, Hayabusa
Status MPL ID S18Tidak masuk roster

Data profil publik sebelumnya mencatat Instagram Hazle sebagai @geek.hazle, kemudian ketika memperkuat RRQ Hoshi profil rosternya menggunakan @rrq_hazle. Akun TikTok yang banyak dicatat media adalah @hazlesukacoklat. Handle media sosial dapat berubah mengikuti perpindahan organisasi.


Mengapa Hazle Tidak Ada di MPL ID Season 18?

Jawaban sederhananya, tidak ada tim MPL ID Season 18 yang mendaftarkan Hazle dalam roster resmi mereka pada awal musim. Bahkan RRQ Hoshi, tim yang pernah membesarkan nama RRQ Hazle, memilih susunan baru dengan DemonKite sebagai jungler utama.

Ini merupakan perubahan besar bila melihat perjalanan Hazle beberapa musim sebelumnya.

Pada MPL ID Season 14, RRQ memiliki Sutsujin dan Hazle untuk posisi jungle. Hazle memang tidak mendapatkan menit bermain sebanyak Sutsujin, tetapi ketika kesempatan datang melawan Rebellion Esports pada laga penutup regular season, ia membantu RRQ meraih kemenangan 2 lawan 0.

Memasuki MPL ID Season 15, persaingan internal kembali terjadi. RRQ akhirnya meminjamkan Hazle ke AERO Esports pada Mei 2025 dengan alasan memberikan pengalaman dan jam bermain lebih banyak. Keputusan tersebut kemudian membuka babak baru dalam perjalanan Hazle di MPL Malay atau MPL Malaysia.

Keputusan keluar dari rotasi RRQ ternyata tidak menghentikan perkembangan Hazle. Justru Malaysia menjadi tempat ia mendapatkan menit bermain lebih konsisten.

Dari RRQ Hazle Menuju MPL Malay

Perjalanan RRQ Hazle menuju Malaysia bermula ketika RRQ meminjamkannya kepada AERO Esports untuk MPL MY Season 15. Pada debutnya, ia langsung mencuri perhatian ketika menghadapi Selangor Red Giants.

Menggunakan Hayabusa, Hazle mencatat KDA 10 kill, 2 death, dan 8 assist. MPL Malaysia bahkan menyoroti penampilannya sebagai salah satu cerita utama pada pekan tersebut. AERO juga memperoleh hasil yang lebih kompetitif setelah kedatangannya.

Bagi Hazle, kesempatan bermain reguler tersebut sangat penting. Ia tidak lagi hanya menunggu rotasi jungler seperti ketika berada di RRQ.

Perjalanannya bersama AERO berlanjut hingga MPL MY Season 16. Setelah itu, pada Maret 2026, Hazle bergabung bersama Invictus Gaming. Dunia Games sebelumnya sudah melaporkan rumor kepindahan Hazle dari RRQ menuju iG sebelum perpindahan tersebut tercatat dalam basis data kompetitif.

Hasilnya cukup mencolok.

Invictus Gaming finis ketiga pada MPL Malaysia Season 17. Hazle meraih gelar Rising Star of The Season dan masuk Dream Team. Bahkan dalam voting atau poin pemain yang diterbitkan MPL Malaysia, Hazle berada di posisi teratas dengan 97 poin.


Statistik Hazle Membuktikan Ia Masih Kompetitif

Hazle tidak hanya mendapatkan penghargaan individu. Statistik MPL Malaysia Season 17 memperlihatkan betapa besar keterlibatannya ketika menjadi jungler iG.

Data resmi MPL Malaysia mencatat Hazle bermain dalam 47 game dengan 213 kill, 131 death, dan 263 assist. Dari angka tersebut, KDA keseluruhannya berada di sekitar 3,63 dengan kill participation sekitar 79 persen.

Statistik MPL MY S17Catatan Hazle
Game47
Kill213
Rata rata kill4,53
Death131
Rata rata death2,79
Assist263
Rata rata assist5,60
KDA3,63
Kill participation79 persen
Hasil timPeringkat 3
PenghargaanRising Star of The Season
Penghargaan tambahanDream Team

Angka tersebut membuat absennya Hazle dari roster MPL ID S18 terasa menarik. Jungler ini bukan pemain yang meninggalkan kompetisi dalam keadaan performanya merosot tajam. Sebaliknya, musim terakhirnya sebagai pemain utama justru menghasilkan penghargaan individual.

Hero Signature Hazle dan Statistik Menangnya

Hero pool Hazle sejak periode Geek Fam sampai MPL Malaysia selalu identik dengan jungler agresif, terutama assassin dengan mobilitas tinggi. Fanny dan Lancelot beberapa kali disebut sebagai hero favoritnya, sedangkan Hayabusa menjadi salah satu hero yang membuat namanya langsung mencuri perhatian ketika debut di Malaysia.

Data win rate hero sepanjang karier Hazle secara lengkap belum tersedia dalam satu basis data publik yang dapat diverifikasi. Karena itu, tabel berikut menggunakan pertandingan dan catatan kompetitif yang tersedia, bukan angka rank ataupun klaim tanpa sumber.

Hero signatureCatatan kompetitifStatistik atau hasil yang tersedia
HayabusaDebut AERO di MPL MY S15 melawan SRG10 kill, 2 death, 8 assist
LancelotSering disebut sebagai hero favorit HazleMenjadi bagian hero assassin andalannya
FannyDisebut sebagai salah satu hero favorit sejak RRQIdentik dengan gaya mekanikal tinggi
HanzoDigunakan bersama RRQ pada Royal Derby MPL ID S15Membantu RRQ meraih kemenangan pada game kedua
Assassin jungleKarakter utama permainan HazleMobilitas tinggi, farming cepat, agresif mencari backline

Pada MPL ID Season 15, Hazle juga mendapat kesempatan memainkan Hanzo ketika RRQ bertemu ONIC pada Royal Derby. RRQ memenangkan pertandingan tersebut dan Hazle berkontribusi dalam game kedua.

Perjalanan Karier dan Pencapaian Hazle

Perjalanan Hazle tergolong cepat untuk pemain kelahiran 2007. Ia memulai kompetisi bersama Pajajaran Esports, kemudian hanya membutuhkan waktu sekitar setahun untuk masuk Geek Fam dan RRQ.

TahunTim atau turnamenPencapaian
2023Pajajaran EsportsJuara Liga Esports Nasional Liga 1
2024Geek Fam IDPeringkat 3 MPL Indonesia Season 13
2024RRQ HoshiRunner up MPL Indonesia Season 14
2025RRQ HoshiRunner up ESL Snapdragon Pro Series Mobile Masters
2025RRQ HoshiRunner up MPL Indonesia Season 15
2025AERO EsportsPeringkat 4 MPL Malaysia Season 15
2025AERO EsportsPosisi 5 sampai 6 MPL Malaysia Season 16
2026Invictus GamingPeringkat 3 MPL Malaysia Season 17
2026Invictus GamingRising Star of The Season MPL MY S17
2026Invictus GamingMasuk Dream Team MPL MY S17

Riwayat kompetitif Liquipedia mencatat Hazle pernah membela Pajajaran Esports pada 2023, Geek Fam pada 2024, RRQ sejak Juli 2024, kemudian menjalani periode AERO sebelum bergabung dengan Invictus Gaming pada 2026.


Ada Rumor Dewa Hazle?

Rumor Dewa Hazle belum memiliki bukti resmi yang mendukung kepindahan tersebut untuk MPL ID Season 18. Sampai roster musim ini diumumkan, Dewa United memilih Kayn sebagai jungler.

Roster resmi Dewa United Season 18 berisi QINN pada EXP lane, Octa pada mid lane, Maybeee sebagai gold laner, Kayn pada jungle serta Itoshi Kesu dan Rul Good untuk posisi roam. Nama Hazle tidak tercantum.

Karena itu, pembaca perlu membedakan rumor komunitas dengan transfer resmi. Spekulasi Rumor Dewa Hazle memang mudah muncul karena Hazle merupakan jungler Indonesia dengan pengalaman MPL yang kuat. Namun sampai 26 Agustus 2026, situs resmi MPL Indonesia belum menunjukkan kepindahan Hazle menuju Dewa United.

Sebaliknya, sumber kompetitif masih lebih sering menghubungkan Hazle dengan Invictus Gaming. Liquipedia memang memberikan label inactive sejak 2 Agustus, sedangkan Esports Charts masih menuliskan Invictus Gaming sebagai timnya. Perbedaan pencatatan tersebut menunjukkan bahwa status organisasi dan status roster aktif dalam sebuah musim tidak selalu sama.

Apakah Hazle Masih Layak Bermain di MPL Indonesia?

Ya. Berdasarkan performa terakhir yang dapat diverifikasi, Hazle masih mempunyai kualitas untuk bersaing pada level MPL.

Baloyskie bahkan sudah melihat potensinya sejak MPL ID Season 13. Ketika Hazle baru mendapatkan kesempatan utama bersama Geek Fam, Baloyskie menyebut performanya ketika itu belum mencapai kemampuan maksimal. Hazle kemudian mendapat Rookie of The Week pada Season 13.

Dua tahun setelah periode tersebut, ia membuktikan perkembangan itu melalui penghargaan Rising Star MPL Malaysia Season 17.

Usianya juga baru 19 tahun. Pengalamannya sudah mencakup Liga Esports Nasional, Geek Fam, RRQ Hoshi, AERO Esports, MPL Indonesia, MPL Malaysia serta pertandingan internasional bersama RRQ.

Yang menjadi persoalan adalah persaingan posisi jungler sangat ketat. RRQ sekarang menggunakan DemonKite, ONIC memiliki Kairi, EVOS membawa Alberttt, sedangkan Dewa United memilih Kayn. Tim MPL ID lain juga sudah memiliki jungler masing masing ketika roster Season 18 dikunci.

Jadi, tidak masuk MPL ID S18 tidak otomatis menunjukkan Hazle kalah kualitas. Slot yang tersedia memang sangat sedikit sementara jumlah jungler berkualitas terus bertambah.


Pantau Perjalanan Hazle, Nama Ini Belum Selesai

Bagi penggemar MLBB yang mencari Hazle, RRQ Hazle, perjalanan Hazle di MPL Malay, ataupun perkembangan Rumor Dewa Hazle, satu hal paling penting adalah memeriksa pengumuman roster resmi sebelum mempercayai rumor transfer.

Untuk mengecek roster Indonesia, pembaca dapat mengikuti situs resmi MPL Indonesia. MPL Indonesia Official Informasi liga Malaysia juga tersedia melalui situs resmi MPL Malaysia. MPL Malaysia Official

Hazle memang tidak mendapatkan tempat dalam roster MPL ID Season 18, tetapi catatan 213 kill dalam 47 game, kill participation 79 persen, gelar Rising Star MPL MY Season 17, serta usia yang baru 19 tahun membuat namanya terlalu cepat untuk diabaikan. Untuk sekarang, status aktifnya bersama iG perlu terus diperhatikan, terutama setelah kedatangan Lunnn. Namun jika kesempatan bermain kembali terbuka, Hazle tetap menjadi salah satu jungler Indonesia yang sangat menarik untuk ditunggu.

Related posts

King Clayyy Turun Gunung di RRQ vs NAVI MPL ID S18, Tapi Masih Nice Try

Profil Dewa Octa, Biodata, Karier, Hero Andalan dan Fakta Menarik Midlaner DEWA

Profil Geek Audytzy, Roamer Raja Taunting dan Perjalanan Kariernya di MLBB