fbpx
GameFever ID
Mobile Legends Tips and Tricks

5 Hal yang Wajib Diketahui Saat Menggunakan Meta Diggie Feeder

Ada suatu hal yang unik dalam pagelaran turnamen MPL ID Season 6 ini. Hal unik itu adalah munculnya meta baru yang digunakan oleh para tim peserta MPL ID Season 6. Meta baru tersebut adalah Diggie sebagai feeder. Banyak tim-tim papan atas Indonesia yang mencobanya, sebagian berhasil memenangkan pertandingan namun sebagian juga gagal.

Lalu kenapa meta Diggie feeder ini sering digunakan oleh tim esports Mobile Legends di Indonesia bahkan di dunia? Pemain-pemain Mobile Legends lain malah memainkan meta ini di banyak di ranked match. Apakah sebenarnya efektif untuk menggunakan meta Diggie feeder? Supaya tidak berakhir dengan kegagalan, berikut 5 hal yang wajib diketahui saat menggunakan meta Diggie feeder di Mobile Legends.

Tugas Utama Sebagai Perusuh Tim Lawan

Hero Diggie digunakan oleh pemain MPL adalah untuk membuat kerusuhan ke tim lawan. Diggie harus bermain agresif dan mengikuti ke mana Carry musuh pergi. Tugasnya adalah memperlambat pergerakan sekaligus farming yang dilakukan oleh hero Carry musuhnya. Meskipun Diggie mati beberapa kali, namun jasanya akan ternilai jika musuh yang mendapatkan kill Diggie terbanyak nantinya berhasil di-shutdown oleh Carry tim kita.

Pencipta Space dan Vision Bagi Tim

Tim-tim papan atas MPL ID tentunya sudah mengetahui tentang pentingnya space dan vision saat bermain Mobile Legends. Dengan meta Diggie feeder, maka empat pemain lainnya dapat melakukan farming dan ganking lebih bebas lagi. Sehingga gold dan experience yang didapat keempat pemain tersebut juga akan lebih banyak lagi.

Selain itu meta Diggie feeder juga dapat memberikan informasi kepada anggota tim di mana letak hero-hero musuh berada. Dengan begitu tim bebas melakukan farming, inisiasi push, ganking, atau bahkan mencoba mencuri Turtle ataupun Lord yang ada.

Counter Strategi Hyper Carry

Awal mula penggunaan hero Diggie feeder adalah meta hyper carry yang menjamur dan sulit untuk dikalahkan. Tim-tim peserta MPL selalu memakai hero hyper carry seperti Yi Shun-sin, Roger, Hayabusa, ataupun Harith. Meta hyper carry mencoba membuat permainan selama mungkin dan menjaga hero-hero carry mereka tetap melakukan farming dan mendapatkan kill.

Dengan begitu maka diakhir permainan hero hyper carry akan mempunyai damage yang tinggi bahkan sebelum musuh dapat menyerangnya. Dengan hero Diggie feeder setidaknya tim musuh mencoba memperlambat farming dan ganking dari hero hyper carry musuh agar pada akhir permainan tidak menakutkan lagi.

Dibutuhkan Komunikasi dan Kekompakan yang Baik Antar Pemain

Salah satu hal yang harus diketahui saat tim menggunakan strategi Diggie feeder adalah komunikasi dan kekompakan yang baik. Pemain lain harus mengetahui peran dari Diggie dan mencari keuntungan dari tugasnya merusuh kedalam area musuh. Jika pemain lain tidak mampu memanfaatkan split push, farming, ganking, ataupun mencuri Turtle/Lord, maka tugas Diggie akan menjadi sia-sia. Maka komunikasi dan kekompakan antar pemain adalah hal yang sangat penting dalam strategi Diggie feeder.

Memiliki Risiko yang Tinggi

Meskipun cukup menarik dan unik untuk digunakan, namun meta Diggie feeder ini mempunyai risiko yang tinggi. Dari berbagai kelebihan yang dia berikan terdapat pula banyak kekurangan dari Diggie feeder. Salah satu yang paling mencolok adalah memberikan gold dan experience kepada para hero musuh diawal permainan. Jika mereka mempunyai hero yang mempunyai damage tinggi di awal permainan maka tim akan sangat kesulitan untuk menahan teamfight lawan. Kemudian jika komunikasi dan kekompakan tim buruk, apalagi saat bermain solo rank maka dapat dipastikan tim akan kalah.


Itulah tadi 5 hal yang wajib diketahui bagi kalian jika ingin mencoba meta Diggie feeder. Tingkat kesuksesan dari strategi ini dapat dikatakan 50% dengan risiko yang ada. Jadi para pemain harus benar-benar menggunakannya di saat yang tepat dan tidak boleh digunakan sembarangan apalagi saat melakukan solo rank. Oleh karena itu gunakanlah meta ini dengan bijak.

Related posts

Motivasi dan Kerja Keras 3 Tim Non-MPL dalam Menghadapi Sengitnya MDL Season 2

Roni Istianto

5 Alasan Pemain Mobile Legends akan Pindah ke Wild Rift

Roni Istianto

5 Perbedaan Dasar Game League of Legends: Wild Rift dengan Mobile Legends

Roni Istianto