fbpx
GameFever ID
Tech

Battle Grip Ares & Zeus – Penyempurnaan Versi Sebelumnya

Setelah merilis Sparta MX dan Sparta LX di tahun 2016, perusahaan aksesoris video game lokal Battle Grip merilis produk terbarunya. Kali ini kedua thumb grip terbarunya diberi nama Ares (convex) dan Zeus (concave), berdasarkan dari nama-nama dewa bangsa Yunani. Baik Ares dan Zeus didesain untuk controller DualShock PlayStation 4, dan juga untuk controller DualSense PlayStation 5.


Bagi kalian yang kurang awam dengan thumb grip, fungsinya adalah menambah sudut analog stick controller kamu agar lebih lebar. Banyak game-game multiplayer kompetitif seperti genre racing dan first-person shooter memerlukan kecepatan dan ketepatan mengarahkan analog ke sudut tertentu dalam sepersekian detik. Dengan desain controller-controller game pada umumnya kalian akan merasa kurang presisi saat memainkan game-game tertentu.


Kesan pertama saat membuka Ares dan Zeus, nampak kedua thumb grip ini mirip dengan Sparta MX dalam segi ukuran dan lebar. Jika dibandingkan dengan produk pertamanya, Revolution dan Bullseye, Ares dan Zeus terlihat lebih ramping.

Saat disentuh, bahan Ares dan Zeus terasa lebih keras, dan garis-garis menonjol kedua thumb grip terasa lebih menempel ke jempol kiri dan kanan. Jika kalian pernah menggunakan Revolution dalam jangka waktu yang lama akan merasakan garis-garis menonjol tersebut akan pudar, sehingga menjadi licin.

Saat mencoba memasang Ares atau Zeus tanpa extender (bagian kanan) di analog DualSense, terlihat thumb grip tersebut hanya melekat di bagian atas analog. Hal ini dapat menyebabkan gampang copot, karena tidak ada bagian di bawah yang menjepit seperti Revolution atau Bullseye (bagian kiri). Jadi untuk menggunakannya dengan tepat harus dengan extender thumb grip nya.

Dengan bahan yang lebih keras dan padat, Ares dan Zeus terasa lebih responsif di saat kita perlu menekan tombol L3-R3 (analog kiri-kanan). Dan dengan desain yang lebih ramping, merupakan opsi yang lebih baik bagi jari-jari gamer yang lebih kecil.

Concave (cekung) atau Convex (cembung)?

Jika kalian terbiasa main genre game first-person shooter maka kalian tahu bahwa jempol kiri kita akan selalu menggerakkan analog kiri. Oleh karena itu terasa lebih nyaman jika menggunakan thumb grip yang memiliki permukaan cekung (concave). Untuk analog kanan biasa kita rubah kegunaan tombol R3, sehingga lebih mengikuti jenis game yang sedang dimainkan. Idealnya untuk analog kanan menggunakan thumb grip dengan permukaan cembung (convex).

Sebagai pengguna thumb grip Battle Grip dari pertama kali rilis, saya terbiasa menggunakan sepasang Bullseye di DualShock dan Pro Controller (Nintendo Switch). Seperti pernyataan saya sebelumnya di atas, untuk jangka panjang Revolution akan menjadi licin karena desain dan bahannya.

Tapi saat saya menguji Ares dengan memasangnya di analog kanan, jempol saya cukup nyaman dan “melekat” secara natural. Dan sehari-hari saya memainkan game-game genre FPS seperti Destiny 2 dan Apex Legends, sehingga sangat memerlukan thumb grip agar lebih presisi. Dengan ini setup Battle Grip saya saat ini adalah Zeus di analog kiri, dan Ares di analog kanan.

Kesimpulan

Battle Grip Ares dan Zeus merupakan penyempurnaan dari seri sebelumnya, yaitu Sparta MX dan Sparta LX. Dengan desain dan ukuran thumb grip yang lebih kecil, maka tidak dapat digunakan tanpa menggunakan thumb grip extender bawaannya, karena akan gampang copot. Untungnya extender bawaannya tidak terlalu tinggi, sehingga cukup nyaman untuk para gamer dengan jari-jari jempol yang kecil. Dan dengan bahan yang lebih padat membuat tombol L3-R3 lebih responsif tanpa harus menekan terlalu keras.

Battle Grip Ares dan Zeus dapat dipesan melalui website resmi dan Tokopedia.

Related posts

Tanggal Rilis Deathloop Diundur Untuk Kedua Kalinya

clauscj

Days Gone Dan Oddworld Terbaru Adalah PlayStation Plus Bulan April

clauscj

5 Rekomendasi Game Indie untuk Bulan Maret 2021

clauscj

Leave a Comment