fbpx
GameFever ID
Review

(Review) Two Point Hospital – Terlihat Simpel Tapi Dalam

Two Point Hospital adalah game simulator buatan developer asal Inggris, Two Point Studios dan diterbitkan oleh SEGA. Di game ini, pemain diberi tanggung jawab untuk mengelola beberapa rumah sakit dengan masing-masing tantangan yang berbeda. Tanggung jawab pertama pemain adalah menata bangsal, kantor, dan fasilitasnya, sambil menyeimbangkan anggaran, hingga akhirnya mencapai keunggulan di dunia medis lewat pelatihan staf serta manajemen personel yang terperinci.

Two Point Hospital sangat strategis, terlihat simpel namun ternyata sangat dalam dan juga kompleks. Dari pada membahasnya dengan sangat dalam, izinkan kami untuk membahas dari sisi yang kami suka dari game ini. Sekedar informasi, kami memainkan Two Point Hospital versi konsol, yaitu PS4.

Dihibur oleh Banyak Lelucon

Menurut kami, Two Point Hospital merupakan game yang cukup langka di zaman sekarang karena sangat menghibur. Di dalam permainan, pemain akan disuguhkan oleh berbagai macam lelucon yang bisa membuat terseyum. Hal ini cukup membantu pemain terhibur ketika sedang mengelola rumah sakit. Lelucon yang ditambahkan oleh developer lewat siaran radio maupun pengumuman di rumah sakit pun cukup beragam. Mulai dari lawakan receh hingga komentar soal kehidupan modern. Lelucon ini pad akhrinya menambah daya tarik permainan.

Tidak hanya lewat siaran radio atau pengumuman rumah sakit, pemain juga dapat melihat lelucon lainnya lewat nama yang diberikan untuk para sims di game ini. Manajemen rumah sakit memang hal yang serius, tetapi para sims yang ada di game ini malah diberi nama konyol. Tidak hanya nama, penyakit pun dibuat dalam bentuk lelucon. Misalnya saja ada pasien dengan penyakit “lightheaded” atau pusing kepala justru dipresentasikan dengan lampu bohlam di kepala pasien.

Tetap saja, masalah lelucon yang  repetitif pada akhirnya membuat kami mematikan audio untuk lebih fokus ke permainan. Tetapi lelucon yang disuguhkan cukup membuat kami mencintai game ini.

Lelucon adalah tipuan

Kami mengira awalnya Two Point Hospital adalah game simpel karena adanya lelucon yang disuguhkan. Di misi awal, game ini tidak lebih dari menempatkan kamar, mendekorasi mereka, dan mengisi mereka dengan staf yang tepat, seperti dokter atau perawat. Tetapi ketika muncul dari bagian pelatihan menjadi misi yang lebih menantang, pandangan kami langsung berubah tajam.

Susunan kamar, staf, dan item di Two Point Hospital berkembang menjadi simulasi yang terperinci dan organisme yang kompleks. Kesalahan penilaian atau pengambilan keputusan salah bisa memiliki konsekuensi yang luas.

Kami menyadari pentingnya memantau staf rumah satik dan memastikan mereka menjalankan tugasnya secara efisien. Memberikan gaji murah bakal memberikan dampak yang nantinya harus kembali ditangani. Demikian juga pemain tidak dapat boleh menyamakan setiap dokter yang ada karena dapat menjadi bencana besar. Game simulasi seperti Two Point Hospital, spesialisasi sangat penting. Tiap dokter memiliki keterampilan dan kepribadian masing-masing yang harus diperhitungkan.

Di dalam permainan, ada dua macam mata uang yang bisa digunakan. Salah satunya adalah uang yang diperoleh dari pemasukan rumah sakit yang dikelola. Melakukan ekspansi dan penambahan fasilitas bisa meningkatkan pendapatan. Namun bila melakukan penambahan yang tidak efisien justru menimbulkan masalah baru. Mata uang lainnya disebut dengan Kudosh yang bisa digunakan untuk membuka item baru. Mata uang ini juga memberi pemain lebih banyak pilihan untuk menyelesaikan masalah spesifik seperti, cuaca buruk, pandemi lokal atau pengembangan estetika.

Meningkatnya kompleksitas permaian pada akhirnya membuat beban kerja yang sangat besar dan banyak hal yang harus diperhatikan. Kecepatan dan ketepatan penilaian pun menjadi penting. Pada akhirnya, tidak ada yang kasual di Two Point Hospital. Apalagi ketika cadangan dana bank rendah, inspektur datang di kota, pandemi merebak, dan staf rumah sakit yang marah tentang kondisi kerja mereka yang menyedihkan. Semua menjadi panik.

Pemain pun secara tidak langsung diminta untuk mempelajari sesuat. Misalnya saja penggunaan barang yang spesifik di tempat-tempat tertentu dapat menawarkan manfaat, atau bahkan dapat menciptakan masalah baru. Jadi, mau tidak mau pemain harus berpikir dengan baik bila ingin melakukan eksperimen.

Kesimpulan

Secara keselurahan, Two Point Hospital adalah game yang bisa membuat pemainnya nyaman ketika bermain. Game-nya sendiri di desain dengan baik untuk pemula, tapi semakin lama permainannya semakin menantang. Two Point Hospital juga bisa menjadi simulasi bisnis yang cukup menantang dan bila tidak dibangun dengan hati-hati, bisnis pun bisa hancur berantakan.

Bila kalian tertarik, Two Point Hospital saat ini sudah tersedia di PlayStation 4, Xbox One, Switch dan juga PC.

Related posts

Jadwal Perilisan Iron Man VR Juga Diundur

MongJi

The Last of Us: Part 2 Kembali Diundur Tanpa Batas Waktu

MongJi

Minecraft Dungeons Akhirnya Ungkap Tanggal Rilis Pasti

MongJi