fbpx
GameFever ID
Review

[Review] Spider-Man: Miles Morales – Lebih Seru dan Lebih Menegangkan

Di-review menggunakan PS4 Slim.

Sukses dengan angka penjualan yang fantastis, Sony dan Insomniac Games kembali menggarap proyek game Spider-Man. Namun, untuk tokoh yang mereka gunakan untuk seri Marvel’s Spider-Man adalah Miles Morales yang juga sempat muncul di seri pertamanya.

GameFever ID pun mendapatkan kesempatan untuk menjajal Marvel’s Spider-Man: Miles Morales sebelum waktu rilis tiba. Oleh karena itu, kami ingin mengucapkan terima kasih untuk Sony Asia yang telah memberikan review copy Marvel’s Spider-Man: Miles Morales. Lalu bagaimana ulasan atau review kami untu Marvel’s Spider-Man: Miles Morales?

Berikut review dari kami:

Story

Saya sendiri tidak akan banyak mengulas cerita Marvel’s Spider-Man: Miles Morales secara dalam. Alasannya menurut saya, cerita yang ditawarkan harus kalian nikmati sendiri. Secara keseluruhan, saya sangat menikmati cerita yang disuguhkan Insomniac Games di Marvel’s Spider-Man: Miles Morales. Ceritanya dikemas begitu rapi dan bagus diselingi oleh narasi yang bisa saya ikuti dengan baik. Ceritanya juga segar, seperti yang saya rasakan di Marvel’s Spider-Man dahulu.

Cerita pahlawan super dari dulu memang saya senangi karena membawa memori masa kecil saya dulu. Apalagi, kedatangan Peter Parker di Marvel’s Spider-Man: Miles Morales membuat saya antusias karena ada dua versi Spider-Man dalam satu semesta. Antusias yang sebelumnya bisa saya rasakan baru-baru ini lewat film animasi Spider-Man: Into the Spider-Verse yang rilis di 2018 lalu. Di Marvel’s Spider-Man: Miles Morales ini, Miles akan banyak dibantu oleh Peter Parker sebagai mentor. Membimbing Miles Morales untuk menjadi seorang pahlawan super untuk menjaga kota New York dari kegaduhan.

Mampukah Miles Morales mengemban tugas sebagai pahlawan super sesuai ekspektasi Peter Parker? Tentu kalian harus memainkan Marvel’s Spider-Man: Miles Morales saat sudah rilis nantinya.

Presentasi Tidak Banyak Berubah untuk Konsol Current Gen

Untuk presentasi khususnya visual, menurut saya tidak banyak perubahan dari seri terdahulunya. Memang ada beberapa peningkatan dari aspek visual yang ditawarkan namun penggunaan PS4 Slim justru bagi saya tidak merasakan hal yang berarti. Hal tersebut memang sangatlah wajar sebab Marvel’s Spider-Man: Miles Morales disiapkan juga untuk konsol next-gen. Bagi saya, memainkan Marvel’s Spider-Man: Miles Morales di PS5 nanti tentu bakal membawa perasaan baru dari sisi visual. Kehadiran ray tracing seperti yang sudah pernah dibagikan lewat trailer tentu akan membawa perubahan yang berarti.

Meski begitu, visual Marvel’s Spider-Man: Miles Morales masih bisa kalian nikmati dengan baik. Gedung-gedung megah di kota New York memberikan detail yang bagus saat kalian bergelantungan atau berayun di atas. Pemandangan dan pencahayaan yang terasa pas juga bisa kalian temui di sepanjang permainan.

Kekuatan Baru yang Menyenangkan

Saya sendiri justru sangat antusias untuk membahas beberapa gameplay atau mekanik yang ada di Marvel’s Spider-Man: Miles Morales. Bermain sebagai Miles Morales di awal permainan membuat saya merasa seperti tidak ada hal yang spesial darinya. Karena setiap gerakan yang ada sama persis dengan Peter Parker di seri sebelumnya, seperti bisa bergelantungan dari gedung ke gedung lain, memiliki Spider Sense layaknya para pendahulunya.

Tapi hal ini berubah ketika pemain mendapatkan akses ke kekuatan baru. Miles Morales benar-benar memiliki kekuatan yang sangat berbeda dari Peter Parker. Sama seperti pendahulunya, Miles Morales juga dibekali beberapa barang atau gadget untuk penunjang pertarungannya. Sayangnya, gadget yang diberikan di Marvel’s Spider-Man: Miles Morales tidak sebanyak di seri pertamanya. Meskipun begitu, Insomniac Games justru membayarnya lewat kekuatan super baru yang hanya dimiliki oleh Spider-Man versi Miles Morales. Ada dua kekuatan super baru yang dimiliki oleh Miles Morales, Camouflage dan Venom Power.

Venom Power sendiri adalah semacam kekuatan bioelectricity sehingga Miles bisa meluncurkan serangan yang destruktif. Dengan menahan tombol L1 dan menekan tombol yang berbeda, Miles dapat melakukan serangan Venom Power, serangan yang kuat serta bermuatan energi ini sangat penting untuk melawan bos dan musuh yang dilengkapi dengan perisai.

Kekuatan kedua adalah Camouflage. Sesuai dengan namanya, kemampuan ini memungkinkan Miles untuk berkamuflase dengan keadaan sekitarnya. Kemampuan kamuflase ini bisa digunakan saat bar terisi. Saat digunakan, Miles akan terlihat tembus pandang sehingga musuh disekitarnya tidak bisa melihat keberadaannya. Kemampuan Camouflage ini tentu akan memudahkan kita melakukan stealth saat mengalahkan musuh atau untuk kabur sebentar dari musuh untuk menyusun strategi baru.

Jujur, kedua kekuatan ini membuat saya semakin suka dengan Marvel’s Spider-Man: Miles Morales karena mempunyai strategi baru untuk menyelesaikan tugas. Misalnya dengan kemampuan Venom untuk mengumpulkan banyak musuh dan menghentikan gerakan mereka selama beberapa detik untuk saya bisa mengalahkan mereka dengan cepat. Atau dengan kemampuan Camouflage untuk menyelesaikan misi diam-diam tanpa mengalahkan musuh di sekitar.

Misi serta Collectibles

Masih sama dengan Spider-Man versi Peter Parker di game sebelumnya, Insomniac Games sudah menyiapkan misi sampingan untuk kalian selesaikan. Hal uniknya adalah pemain tidak perlu berlama -l ama di menu untuk melihat peta agar bisa menentukan misi mana yang akan diselesaikan. Di Marvel’s Spider-Man: Miles Morales, kalian akan dibantu oleh teman Morales yang bernama Ganke Lee lewat alat yang bernama Friendly Neighborhood Spider-Man App (FNSM). Lewat FNSM, kalian akan mudah ketika mencari aktivitas apa yang akan dilakukan tanpa berlama-lama di menu. Walaupun kalian tetap harus ke menu untuk membeli skill baru di fitur Skill Tree dan juga mod untuk kostum kalian, tapi kali ini Insomniac memusatkan perhatian lebih ke arah permainan. Bukankah ini hal yang kita semua sukai? Tidak berlama-lama di menu hanya untuk menentukan skill, memilih misi sampingan, atau melihat map dan lebih fokus ke permainan. Jadi, terima kasih Insomniac!

Untuk persoalan kostum yang bisa didapatkan, Spider-Man versi Miles Morales ini memiliki jumlah koleksi yang bisa dibilang lebih sedikit daripada Peter Parker. Tapi ada beberapa kostum yang menurut saya rasa memiliki cita rasa khas bagi Miles sendiri. Misalnya kostum dari film Spider-Man: Into the Spider Verse yang juga memiliki tempat di Marvel’s Spider-Man: Miles Morales. Bagi kalian yang menonton Into the Spider-Verse, pasti kalian tahu gerakan setiap karakter yang ada seperti gerakan yang diambil dengan menggunakan metode stopmotion yang membutuhkan banyak foto untuk bisa menjadi sebuah animasi.

Ketika awal bermain saya merasa baju ini sedikit aneh dan membuat saya berpikir apakah PS4 saya bermasalah, ternyata tidak. Semakin sering menggunakan kostum ini, saya semakin merasa bahwa Insomniac benar-benar menaruh hati ketika membuat Spider-Man: Miles Morales. Walaupun kadang-kadang kostum ini membuat beberapa gerakan seperti tidak bisa tersinkronisasi dengan baik, tapi patut diberikan apresiasi. Hal menarik lainnya adalah setiap kostum yang ada, kalian bisa dapatkan dengan menyelesaikan misi-misi yang sudah disediakan oleh Insomniac. Berarti easy platinum bukan?

Kesimpulan

Marvel’s Spider-Man: Miles Morales merupakan debut pertama untuk Miles Morales berlaga menjadi pahlawan super yang menjaga ketenangan kota New York. Menceritakan cerita yang semakin lama semakin menarik, Insomniac berhasil membuat saya yakin kalau Miles Morales bisa menggantikan posisi Peter Parker. Walaupun secara keseluruhan ceritanya cukup pendek, tapi setiap aspek yang ada membuat proses permainan berasa seperti nostalgia bagi saya. Hal yang dirasakan bagi saya itu seperti kembali ke hari Sabtu pagi ketika saya masih berumur 10 tahun dan yang ada dipikiran saya hanyalah bermain PlayStation saja.

Apabila kalian sudah memainkan Marvel’s Spider-Man yang dirilis 2018 kemarin mungkin akan merasa sedikit kecewa saat memainkan Spider-Man: Miles Morales ini. Saya jamin kalian akan merasa bahwa Insomniac seperti menurunkan usahanya dalam mengembangkan game ini karena sedikitnya kostum dan juga misi sampingan yang juga tidak terlalu banyak. Tapi apabila kalian belum pernah, saya yakin kalian tidak akan kecewa dengan Spider-Man: Miles Morales.

Saya merasa Miles Morales pantas mendapatkan game-nya sendiri dan Spider-Man: Miles Morales benar-benar mengawali permulaan menjadi pahlawan super dari Marvel untuk ditempatkan bersamaan dalam satu waktu. Apabila kalian merasa takut memainkan game ini karena belum memainkan Marvel’s Spider-Man sebelumnya, Insomniac sudah menambahkan fitur flashback. Walaupun kostum dan misi sampingan yang tidak sepadat Peter Parker, Spider-Man: Miles Morales tetap memberikan gameplay yang berbeda dengan pendahulunya akibat kemampuan super barunya dan juga kostum Into the Spider-Verse yang unik. Bagi kalian yang punya rencana untuk memainkan Spider-Man: Miles Morales di PS5, saya yakin kalian tidak akan kecewa sama sekali dikarenakan Ray -Tracing yang membuat game ini seperti nyata dengan pencahayaannya (hal ini terlihat dari trailer-trailernya apabila kalian menonton dengan menggunakan kualitas video 4K). Belum lagi pengalaman baru yang ditambah dari teknologi haptic feedback dan adaptive trigger di DualSense.

Spider-Man: Miles Morales akan meluncur pada 12 November 2020 dan dapat kalian mainkan di PlayStation 4 dan PlayStation 5.

Related posts

[Review] Dareu EK810 – Mechanical Keyboard Cantik yang Harganya Pas Di Kantong

Bartholomew

[Review] NYK Nemesis KL10 Condensed Mic Set – Pas Untuk Streamer Pemula

Bartholomew

Minta Maaf atas Situasi Pre-order PS5, Sony Janjikan Perbanyak Persedian Unit

MongJi

Leave a Comment

Leave a review

  • Overall