fbpx
GameFever ID
Review

[Review] Persona 5 Strikers – Bukan Game Musou Biasa

Sulit rasanya tidak meletakan nama Persona 5 di deretan game JRPG terbaik di satu dekade terakhir ini. Hadir dari salah satu franchise besar dari Atlus, Persona 5 lagi-lagi mampu memenuhi ekspeksasi para penggemar setianya. Kesuksesan Persona 5 di pasaran juga mampu melahirkan game-game ber-genre berbeda namun masih dalam satu dunia. Sebut saja seperti Persona 5 Royal, Persona 5 Dancing in Starlight, dan yang terbaru Persona 5 Strikers (P5S).

Untuk Persona 5 Strikers sendiri, SEGA bekerja sama dengan Omega Force untuk meracik game ini menjadi agak lain. Masih menampilkan kelompok Phantom Thieves, Persona 5 Strikers hadir sebagai game musou yang memang spesialisasi dari Omega Force sendiri. Hadir sebagai game musou, apakah Persona 5 Strikers mampu “menjinakkan” para pencinta JRPG khususnya mereka yang main Persona 5 sebelumnya?

Berikut ulasan atau review kami untuk Persona 5 Strikers versi PlayStation 4:

Kembalinya Phantom Thieves

Persona 5 Strikers mengambil latar belakang waktu empat bulan setelah peristiwa yang terjadi di Persona 5. Kalian sendiri akan mengendalikan karakter bernama Ren Amamiya (Joker) yang namanya bisa diganti sesuka hati. Di awal cerita, Ren kembali ke Tokyo untuk reuni dengan anggota Phantom Thieves lainnya. Pada akhirnya mereka berkumpul dan merencanakan untuk pergi berkemah mengingat waktunya sangat pas karena musim panas sedang berlangsung. Mereka pun menyiapkan segalanya, menggunakan aplikasi bernama EMMA yang sedang populer saat itu.

Di tengah persiapan berkemah, Ren dan Ryuji (Skull) yang pergi ke Shibuya untuk membeli perlengkapan harus mengalami kejadian aneh. Sebelumnya, mereka bertemu dengan idol populer bernama Alice Hiiragi yang memberikan kartu aneh yang tertulis “Wonderland” sebagai kata sandi. Ren dan Ryuji pun menyebut kata sandi tersebut di aplikasi EMMA tadi sesuai permintaan Alice.

Setelah menyebut kata tersebut, mereka berdua masuk ke “dunia lain” yang mirip dengan Tokyo yang disebut sebagai Jail. Di sana Ren dan Ryuji dihadang oleh para Shadow dan bahkan bertemu Alice di versi Shadow-nya. Sekembalinya Ren dan Ryuji ke dunia nyata, mereka bertemu dengan anggota Phantom Thieves lainnya untuk kembali pergi ke Jail demi mempelajari kejadian aneh tersebut.

Kemudian apa sebenarnya Jail itu? Kenapa Alice sang idol bisa menjadi Shadow? Apakah Phantom Thieves mampu memecahkan kejadian aneh ini? Tentu jawaban itu sebuah bakal terjawab saat kalian memainkan Persona 5 Strikers.

Baca Juga: [Review] Captain Tsubasa: Rise of New Champions – Kapten Masa Depan

Perpaduan RPG dan Musou

Menggaet Omega Force, Atlus ingin menghadirkan Persona 5 dengan rasa cita rasa yang berbeda lewat genre musou yang menjadi keunggulan Omega Force. Sejak pertama kali diumumkan, saya mempunyai ekspektasi bahwa Persona 5 Strikers akan menampilkan pertarungan 1000 lawan 1000 layaknya Dynasty Warriors. Atau game musou hasil crossover seperti Hyrule Warriors atau Fire Emblem Warriors.

Di awal permainan, saya tidak langsung terjun ke sebuah map untuk menghajar musuh dalam jumlah masif secara langsung. Saya dihadapkan dalam sebuah percakapan antara anggota Phantom Thieves yang sedang reuni. Di sini saya merasa Atlus tidak membuat Persona 5 Strikers menjadi game musou secara penuh. Mereka masih menyisipkan elemen RPG di dalamnya.

Saya bisa bilang bahwa Persona 5 Strikers merupakan perpaduan antara elemen RPG dan Musou. Sebab di game ini tidak jarang kalian akan diminta berkeliling terlebih dahulu. Misalnya untuk mencari petunjuk sebelum kalian terjun langsung ke medan pertempuran. Saat menjadi petunjuk misalnya, kalian bisa pergi ke berbagai tempat seperti toko makanan, toko pakaian, atau mesin minuman yang ternyata itu semua adalah tempat kalian membeli perlengkapan tempur.

Seperti yang dialami di awal permainan, saya harus pergi ke Shibuya untuk mencari petunjuk mengenai latar belakang Alice si idol. Di sana saya bisa ngobrol dengan orang-orang sekitar demi menjadi petunjuk. Hal-hal seperti ini sangat jarang saya temui di game-game musou lainnya, bahkan mungkin tidak ada.

Masih banyak elemen RPG yang bisa kalian temui di Persona 5 Strikers, sehingga tidak semerta-merta menjadikan game musou seutuhnya. Meskipun elemen RPG masih ketara Persona 5 Strikers, ada beberapa sistem yang ada di Persona 5 tidak bisa kalian temui di sini. Salah satunya adalah absennya sistem Confident atau Social Link yang menjadi elemen penting di Persona 5. Oleh karena itu tidak heran bila waktu permainan Persona 5 Strikers lebih sedikit dibandingkan dengan Persona 5.

Bukan Musou Biasa

Saat semua hal sudah dipersiapkan, kalian bisa berkumpul dengan anggota Phantom Thieves untuk bersiap-siap pergi menuju Jail. Seperti game musou lainnya, kalian bisa membawa 3 anggota Phantom Thieves untuk bertarung bersama. Tiap anggota tentunya memiliki kemampuan dan Persona yang berbeda. Misalnya, karakter bernama Ann (Panther) yang dibekali dengan senjata cambuk dan elemen api yang menjadi utama. Ann juga didampingi oleh Persona-nya yang mampu memberikan spell untuk menyerang musuh atau memberikan keuntungan party.

Enaknya lagi, kalian bisa mengganti karakter yang ada di party cukup menggunakan tombol D-Pad di DualShock 4. Pergantian karakter bakal terjadi secara real-time dengan animasi high five antara karakter yang menandakan pergantian keduanya.

Di medan pertempuran atau di dalam Jail, rasa musou di Persona 5 Strikers semakin berbeda. Kalian tidak hanya bisa menyerang musuh secara membabi buta karena ada beberapa mekanik unik yang jarang ditemukan di game musou lainnya. Di dalam Jail, kalian tetap bisa bereksplorasi dari ujung ke ujung untuk mencari harta karun sambil menghajar para Shadows sama seperti game musou lainnya.

Di Jail, kalian juga tidak menemui musuh dalam jumlah banyak secara langsung karena di wakili oleh 1 Shadow saja. Bila Shadow tersebut melihat kalian atau mendatanginya, area sekitar seperti tertutup dan kalian harus menghabisinya untuk membuka area tersebut. Saya justu merasa battle di Persona 5 Strikers ini mirip Kingdom Hearts.

Hal unik lainnya yang saya temui di Persona 5 Strikers adalah adanya interaksi dengan keadaan sekitar. Misalnya saja naik ke atas bus atau lampu lalu lintas, memantau pergerakan musuh untuk melakukan Ambush demi mendapatkan keuntungan di pertarungan. Kalian bahkan bisa menjatuhkan barang-barang yang tergantung ke atas untuk menyerang musuh, atau menaiki trolly dan menabraki musuh-musuh di depan kalian.

Sayangnya di Persona 5 Strikers, saya tidak menemukan “Mosou Attack” seperti di game musou kebanyakan. Bukannya tidak ada, namun diganti oleh “Showtime Attack” yang memiliki mekanik hampir sama dengan “Mosou Attack.” Saat gauge Showtime penuh, kalian bisa meluncurkan serangan kuat, lengkap dengan animasinya. Namun, saya tidak bisa menggunakannya terlalu sering layaknya “Mosou Attack” kebanyakan.

Baca Juga: Rilis di Steam, Persona 4 Golden Jadi Favorit Gamer PC

Rasa Persona 5 yang Masih Ketara

Meski tampi beda, di Persona 5 Strikers kalian masih bisa menemukan mekanik-mekanik yang ada di Persona 5. Salah satunyanya sistem Velvet Room untuk kegiatan yang berkaitan dengan Persona. Mulai dari menggabungkannya untuk mendapatkan Persona baru hingga memperkuatnya. Namun juga ada mekanik yang hilang seperti Social Link.

Meski tidak adanya Social Link, sistem khas dari seri Persona masih bisa kalian temui di Persona 5 Strikers. Seperti sistem BOND yang di game ini mirip dengan skill tree yang memberikan bonus-bonus di status atau lainnya. BOND akan meningkat bila kalian sering berinteraksi dengan anggota Phantom Thieves lainnya, memenangkan pertarungan dan bertambah seiring berjalannya cerita di dalam permainan.

Sama seperti di Persona 5, damage besar tidak menjadi fokus utama. Saat melawan mini boss misalnya, kalian harus mencari kelemahan untuk menghancurkan Shield si boss tersebut. Tujuannya agar damage yang masuk bisa menjadi besar. Saat kelemahan musuh tereksploitasi, kalian bisa melancarkan serangan All-Out Attack yang mana akan muncul animasi semua anggota party menyerang. Bahkan sesekali muncul cut-scene keren yang berakhir dengan pose seluruh anggota party.

Saat memainkan Persona 5 Strikers, saya masih bisa merasakan unsur Persona 5 yang masih ketara. Meski datang bukan dari penggemar berat seri Persona, saya masih menikmati game ini. Soal visual, Persona 5 Strikers masih sama dengan Persona 5. Tone visual ala anime masih jelas terlihat dan terasa, belum lagi desain-desain ala Persona yang masih terlihat. Paling, saya agak terganggu dengan HUD yang sangat ramai sehingga menutupi pandangan. Apalagi saat pertarungan di antara banyaknya musuh.

Selain visual, audio yang diwakili dengan musik pengiring di Persona 5 Strikers sangat juara. Meski tidak ditangani langsung oleh Shoji Meguro, musik pengiring di game ini masih terasa ciri khasnya. Saya seperti mendapatkan dukungan dari musik-musik bersemangat saat pertempuran terjadi.

Meski tidak sekompleks Persona 5, cerita yang disuguhkan oleh game ini juga masih kuat. Meski menjadi spin-off, saya masih dapat menikmati jalan ceritanya. Hubungan kuat antar anggota Phantom Thieves juga sangat terasa. Dialog di antara mereka membuat saya yakin ada hubungan teman sejati di antara mereka. Tidak jarang saya juga dapat mengambil nilai-nilai penting dari cerita yang disajikan Atlus di Persona 5 Strikers.

Kesimpulan

Saya rasa, penggemar setia Persona 5 harusnya merasa senang dengan adanya Persona 5 Strikers. Berkumpul kembalinya anggota Phantom Thieves masih menjadi sesuatu yang menyenangkan. Hadir sebagai spin-off juga membuat Persona 5 Strikers layak dimainkan oleh kalian yang mungkin sebelumnya berhasil menamatkan Persona 5. Tema cerita yang sederhana tetapi dalam, membuat Persona 5 Strikers layak kalian coba. Apalagi game ini dibungkus dengan cara berbeda.

Meski hadir sebagai game musou, Persona 5 Strikers juga tidak melupakan elemen RPG yang menjadi pondasi kuat di Persona 5. Mulai dari visual, musik pengiring, sistem dan mekanik yang menjadi ciri khas tidak seluruhnya hilang. Jadi kalian masih bisa menikmati game ini sebagai game setengah musou dan setengah RPG.

Omega Force juga sukses meracik game musou yang berbeda dari sebelumnya. Sistem dan mekanik yang ada cukup kompleks, tidak sesederhana di game musou yang hanya mengandalkan kombinasi serangan dengan tombol Kotak dan Segitiga. Semua itu dipadukan dengan elemen RPG dan dieksekusi dengan baik oleh Omega Force.

Saat ini Persona 5 Strikers sudah bisa kalian mainkan di PlayStation 4, Nintendo Switch dan PC via Steam.

Related posts

Proyek Perbaikan Anthem Resmi Dibatalkan Oleh EA

MongJi

Vampire: The Masquerade – Bloodlines 2 Diundur Tanpa Batas Waktu

clauscj

Sony Tengah Kembangkan Perangkat VR Next-Gen

MongJi

Leave a Comment