fbpx
GameFever ID
Review

[Review] Captain Tsubasa: Rise of New Champions – Kapten Masa Depan

Berbicara Captain Tsubasa, buat kalian yang mengalami masa kecil dengan anime ini jelas mengetahuinya. Di Indonesia sendiri, Captain Tsubasa sempat menjadi anime fenomenal yang pernah tayang di televisi swasta saat itu. Hal ini yang kemudian menjadikan Captain Tsubasa sebagai “pahlawan” masa kecil.

Di industri video game sendiri, nama Captain Tsubasa memang pernah eksis. Eksistensinya pun semakin padam dan membuat Captain Tsubasa sempat menghilang dari peredaran. Kini setelah 10 tahun absen dari ranah video game khususnya di konsol, penggemar yang merindukan game Captain Tsubasa pun bisa bernapas lega. Sebab, Bandai Namco berhasil menghidupkannya lewat seri terbaru berjudul Captain Tsubasa: Rise of New Champions!

Lalu apa yang Bandai Namco coba tawarkan lewat Captain Tsubasa: Rise of New Champions? GameFever ID pun ingin mencoba membahasnya lewat artikel review kali ini

Menjadi yang Terbaik di Jepang!

Captain Tsubasa: Rise of New Champions menawarkan dua mode Story yang terpisah, namun tetap satu tujuan yakni menjadi pemain sepak bola terbaik di Jepang. Di episode pertama kita bermain sebagai Tsubasa Ozora, kapten dari kesebelasan SMP Nankatsu. Buat kalian yang sempat menonton anime-nya, kami rasa kalian sudah mengetahui hampir keseluruhan cerita di episode pertama ini. Tsubasa ingin membawa Nankatsu menjadi juara turnamen sepak bola nasional tingkat SMP tiga kali berturut-turut. Tentu untuk mencapainya, Tsubasa harus mengalahkan sekolah-sekolah hebat lainnya termasuk rival abadinya, Kojiro Hyuga, yang menjadi ujung tombak dari Perguruan Toho (Toho Academy)

Tsubasa Ozora, kapten dari kesebelasan sekolah Nankatsu

Sedangkan episode kedua, kami yakin inilah yang ingin Bandai Namco tawarkan di Captain Tsubasa: Rise of New Champions. Di episode kedua ini, bisa menjadi cerita sesungguhnya. Jepang yang ikut berpartisipasi dalam turnamen sepak bola junior internasional harus mencari pemain-pemain terbaik untuk mewakili tim junior. Menariknya, di episode ini lebih banyak bercerita lewat pemain atau karakter yang bisa kalian buat yang tampil sebagai pendatang baru yang siap bermain bersama pemain-pemain hebat lainnya.

Mampukah Tsubasa bisa membawa tim junior Jepang menjadi yang terbaik di kancah internasional? Sesulit apakah tantangan yang harus dihadapi Tsubasa dan tim untuk menggapai impian tersebut? Tentu kalian harus memainkan Captain Tsubasa: Rise of New Champions untuk mendapatkan jawaban lengkapnya.

Kapten Tsubasa yang Kita Kenal

Soal adaptasi anime yang dibuat menjadi video game, sulit rasanya meremehkan Bandai Namco. Menurut kami pun, Bandai Namco selalu membuat kami puas soal presentasi untuk game adaptasi dari anime. Mereka tahu seperti apa formula yang harus digunakan untuk membahagiakan penggemar, apalagi yang berangkat dari kesukaannya terhadap judul yang diangkat. Bersama Tamsoft, kami yang masa kecilnya bersama kapten Tsubasa pun sangat puas dengan presentasi yang ditawarkan oleh Captain Tsubasa: Rise of New Champions.

Captain Tsubasa: Rise of New Champions hadir dengan visual yang sudah menjadi seharusnya untuk game adaptasi anime

Dengan teknologi era sekarang, Captain Tsubasa: Rise of New Champions hadir dengan visual yang sudah menjadi seharusnya untuk sebuah game adaptasi dari sebuah anime. Buat yang tidak familar, kalian mungkin agak kesulitan mengenali karakter yang terpampang lewat sebuah dialog atau saat berada di lapangan hijau. Rasa puas juga kami rasakan dari sisi pengisi suara yang mampu menghidupkan sensasi anime yang terasa amat kuat.

Berbicara tentang Captain Tsubasa, tentu tidak lepas dengan teknik-teknik yang super keren saat kami kecil dulu. Jurus-jurus yang biasanya kita lihat di anime juga bisa kita temui di Captain Tsubasa: Rise of New Champions. Mulai dari tendangan elang dari Tsubasa lewat Drive Shot-nya hingga tendangan macan andalan Hyuga yang benar-benar bisa merobek jala gawang lawan. Belum lagi jurus-jurus kombinasi yang digunakan untuk mencetak gol juga bisa kalian nikmati dengan baik di Captain Tsubasa: Rise of New Champions.

Animasi saat Hyuga mengeluarkan teknik Tiger Shot di masa SMP

Hal ini diperkuat dengan suara-suara yang meneriakan nama jurus yang biasa kalian temui di versi anime-nya. Belum lagi animasi yang ditampilkan saat kalian memicu jurus tersebut yang tersaji sangat halus. Bagi yang pernah mengidolakan anime-nya, inilah yang kami idam-idamkan dari game Captain Tsubasa yang lama hilang. Tak hanya itu, jurus-jurus super nan dahsyat yang kalian picu juga meninggalkan bekas seperti rumput yang rusak. Misalnya saat Tsubasa mengeluarkan teknik Drive Shot miliknya yang menukik tajam bakal meninggalkan bekas di lapangan yang membuat permainan semakin dramatis.

Tak hanya jurus tendangan untuk mencetak gol saja yang bakal memunculkan animasi. Kalian juga bisa memicu animas lainnya lewat aksi di pemain belakang di sektor pertahanan. Pemain bertahan yang kuat bakal dibekali animasi lewat gerakan spesial saat menghalau bola atau merebutnya dari lawan. Untuk pemain tengah, animasi juga bisa muncul lewat umpan-umpan spesial yang ditujukan ke anggota tim lain. Inilah yang membuat Captain Tsubasa: Rise of New Champions memang menjadi game Captain Tsubasa yang semestinya.

Jurus tendangan super nan dahsyat yang kalian picu juga meninggalkan bekas seperti rumput yang rusak

Captain Tsubasa: Rise of New Champions juga menampilkan cut-scene yang makin menghidupkan layaknya sebuah anime. Tiap keadaan yang terjadi di pertandingan dapat memicu cut-scene yang muncul. Misalnya saja saat kami mengalami kekalahan dan mencobanya lagi lewat Restart Match. Di sinilah kami cukup terkejut karena menemukan cut-scene “baru” yang sebelumnya tidak kami dapatkan dari pertandingan pertama. Keadaan kalah atau menang juga mempengaruhi dialog yang ada di jeda pertandingan.

Untuk urusan dramatisasi, ini mungkin menimbulkan respon berbeda yang bisa berakhir disenangi atau dibenci. Unsur cerita yang ingin dipresentasikan di sebuah pertandingan bagaikan pedang bermata dua yang bisa merugikan dan menguntungkan kalian. Kami sempat menemukannya saat partai final turnamen nasional yang mempertemukan Nankatsu dan Toho. Saat Tsubasa sudah kehabisan tenaga, ia gagal menceploskan bola ke gawang karena Drive Shot terakhirnya digagalkan oleh Hyuga dan kiper Wakashimazu. Tentu ini membuat kami gagal menambahkan skor pertandingan. Di percobaan kedua justru kami menemukan hal yang berbeda, saat Hyuga ingin menuntaskan pertandingan lewat Tiger Shot miliknya, Tsubasa yang sudah “habis” malah bisa membalikan tendangan tersebut yang kemudian berujung gol buat kami. Meski sebenarnya wajar karena anime yang menjadi dasar dari game ini, namun tetap saja terasa menyebalkan bila merugikan buat kita.

Cut-scene berbeda bisa kalian temui bila sebuah kondisi sedang terjadi

Di sisi musik, fans setia Captain Tsubasa versi anime memang harus gigit jari. Musik ikonik seperti Dragon Screamer dari Da Pump atau Moete Hero (Burning Hero) dari Hiroyuki Okita yang sempat melegenda saat kami menjadi penikmat anime-nya di Indonesia. Captain Tsubasa: Rise of New Champions memang menghadirkan lagu-lagu baru yang segar. Tidak buruk memang, tapi sayangnya tidak ada lagu yang bakal membuat kita bernostalgia dengan serial Captain Tsubasa dulu.

Dengan kombinasi yang ditawarkan, Captain Tsubasa: Rise of New Champions patut diapreasi. Tidak hanya presentasi yang memang seharusnya, game ini juga menghadirkan ragam fitur tambahan seperti cut-scene bergantung dengan keadaan pertandingan.

Sepak Bola Brutal

Captain Tsubasa: Rise of New Champions memanglah bukan game sepak bola biasa. Namun tetap mengimplementasikan game sepak bola yang seharusnya. Kalian akan disajikan fitur strategi seperti mengganti pemain yang kalian inginkan. Bagi kami yang berangkat dari game sepak bola seperti Pro Evolution Soccer (PES) atau FIFA, kontrol di Captain Tsubasa: Rise of New Champions tidak sesulit yang kami bayangkan. Kalian bisa mengoper bola menggunakan tombol X, umpan lambung dengan tombol O atau umpan terobosan dengan tombol Segitiga.

Justru hal yang mengagetkan kami adalah tidak adanya wasit di dalam pertandingan. Sudah terbayang bagaimana bila tidak ada wasit di pertandingan sepak bola? Ya benar sekali, tackling sesuka hati. Kalian bisa me-tackle pemain lawan dari arah manapun tanpa adanya konsekuensi yang berujung tendangan bebas, kartu kuning atau kartu merah. Jadi jangan kesal bila lawan me-tackle pemain kalian dari belakang.

Jangan terkejut dengan tackle keras tanpa adanya konsekuensi dari wasit.

Selanjutnya adalah kemungkinan membobol gawang lawan hanya dengan tendangan biasa menggunakan tombol Kotak. Selama kami bermain, sangat jarang bahkan mustahil mencetak gol dengan tendangan biasa. Rata-rata kami melakukannya dengan jurus-jurus spesial yang dilancarkan dari pemain khusus. Apalagi, tendangan spesial juga tidak butuh akurasi khusus untuk melesatkan bola ke gawang lawan. Berbanding terbalik bila kita melakukannya di game sepak bola seperi PES atau FIFA.

Namun untuk itulah, Tamsoft menghadirkan sebuah mekanik untuk menyeimbangkan permainan. Mereka menambahkan Spirit Gauge yang menjadi “bahan bakar” setiap aksi dari pemain. Mekanik yang ditampilkan lewat bar kuning di atas pemain ini akan berkurang setiap aksi yang kalian keluarkan. Mulai dari menjegal lawan lewat sliding tackle, mengeluarkan aksi-aksi spesial hingga melakukan sprint. Spirit Gauge akan terisi kembali bila sang pemain diam atau berlari dengan tenang di posisi mereka.

Spirit Gauge sendiri juga berperan sebagai bar HP untuk kiper. Kiper yang harus menghalau laju bola dengan tendangan biasa atau spesial membuat Spirit Gauge miliknya berkurang. Semakin berkurang, semakin mudah juga kalian menceploskan bola ke gawang. Apalagi, Spirit Gauge kiper sangat sulit beregenerasi. Mereka hanya bisa terisi kembali saat tengah babak (Half Time) atau saat kalian menembak bola ke gawang lawan.

Spirit Gauge yang ditandai dengan bar warna kuning di atas kepala menjadi bahan bakar aksi di atas lapangan.

Lagi-lagi untungnya Tamsoft datang dengan mekanik penyeimbang bernama V-Zone. Mekanik ini bisa dipicu setelah bar terisi penuh, memberikan buff yang dapat Spirit Gauge terisi penuh dengan instan atau regenerasi cepat saat ia aktif. Buff ini juga meningkatkan daya gedor tendangan yang dilesatkan ke gawang lawan. V-Zone juga bisa kalian aktifkan untuk kiper saat ingin menjaga gawang. Berkat V-Zone, sang kiper bisa menahan tendangan spesial terlepas dari sisa Spirit Gauge yang ada atau sedahsyat apakah tendangan yang diluncurkan lawan.

Seluruh kombinasi ini makin menekankan bahwa Captain Tsubasa: Rise of New Champions merupakan game sepak bola fantasi. Meski tidak bisa disandingkan begitu saja dengan game sepak bola nyata seperi PES dan FIFA, Captain Tsubasa: Rise of New Champions masih mampu menghadirkan permainan sepak bola yang seru. Bahkan dengan kontrol sederhana dan mempelajari mekanik yang ada, bisa membantu kalian dari tantangan yang disajikan di game ini.

Sang Juara Baru

Seperti yang sudah disebutkan di awal, Captain Tsubasa: Rise of New Champions mempunyai sesuatu yang baru yang ingin ditawarkan. Sesuai judulnya, kita bisa menciptakan sang juara baru lewat karakter atau Avatar yang kita buat. Alih-alih Tsubasa Ozora atau Kojiro Hyuga, kalian bisa menciptakan karakter utama yang justru bisa bermain bersama dengan pemain-pemain hebat lainnya. Tentu tujuannya satu, bergabung dengan tim junior Jepang dan membawanya juara di turnamen internasional.

Kalian bisa menambahkan status “pemain buatan” lewat poin yang diperoleh dari pertandingan

Hal yang menarik justru terletak di kesempatan untuk mengembangkan pemain kreasi kalian. Di skenario ini, kalian tetap mengendalikan seluruh pemain di tim yang kalian pilih. Namun tetap saja, kalian harus memperlihatkan performa bagus lewat pemain kreasi kalian tadi. Setiap aksi bakal menambah penilaian karakter kalian. Dari mencetak gol, menggocek lawan, me-tackle lawan atau memberi umpan ke pemain lainnya. Poin yang didapat bisa kalian gunakan untuk meningkatkan status pemain buatan kalian. Semakin banyak poin yang diperoleh, semakin cepat pula pemain buatan kalian mematikan di atas lapangan.

Tidak hanya itu, kalian juga bisa mengembangkan pemain buatan tadi lewat fitur Friendship. Lewat sistem kartu pemain yang bisa kalian pilih, semakin sering mendapatkan kemenangan atau aksi spesifik dapat meningkatkan level kedekatan kalian. Di angka tertentu, pemain yang kalian pilih lewat kartu tadi bisa “menularkan” kemampuan istimewanya. Misalnya, dengan Tsubasa. Saat level pertemanannya mencapai di titik tertentu, kalian bisa mempelajari teknik Drive Shot darinya.

Opsi dialog di sini bisa menentukan seperti apa karakter Avatar kreasi kalian.

Berbagai jenis item penunjang perkembangan pemain buatan kalian juga tersedia di sini. Tentu kehadiran item sekali pakai ini bisa membuat karakter kalian cepat berkembang. Untungnya, kartu pemain dan item sekali pakai tersebut bisa kalian dapatkan gratis di permainan. Jadi senang rasanya Captain Tsubasa: Rise of New Champions bebas dari microtransaction yang mengaruskan kalian mengeluarkan Rupiah hanya untuk membeli kartu pemain tertentu misalnya.

Kesimpulan

Captain Tsubasa: Rise of New Champions merupakan jawaban yang ditujukan untuk penggemarnya. Untuk mereka yang sudah lama tidak menikmati game Captain Tsubasa karena eksistensinya menghilang. Bagi kami yang masa kecilnya sempat mengidolakan anime Captain Tsubasa, Captain Tsubasa: Rise of New Champions merupakan game yang sudah lama kami idamkan. Bandai Namco tidak hanya sukses lewat presentasi dan dramatisasi ala anime, namun juga konten baru dengan kreasi karakter yang bisa kita buat.

Bandai Namco dan Tamsoft berhasil memuaskan rasa rindu penggemar Captain Tsubasa

Meski begitu, Captain Tsubasa: Rise of New Champions bukanlah game sempurna. Setidaknya kami menemukan beberapa kekurangan. Pertama dari segi komentator yang kami anggap monoton. Meski kehadirannya cukup menghidupkan, dialognya yang itu-itu saja tetap membuat bosan. Kedua, AI pemain lainnya dalam satu tim juga menjadi perhatian kami. Gerakan mereka yang kurang disiplin di posisinya membuat kami kesulitan saat ingin mengoper bola atau menghalau pemain lawan. Ketiga terletak pada kamera yang ditempatkan sangat dekat, sehingga sulit untuk memantau posisi pemain sendiri atau lawan di lapangan.

Apapun kelemahan yang kami temui, Captain Tsubasa: Rise of New Champions masih bisa membuat kami bersenang-senang. Apa yang ditawarkan oleh Bandai Namco dan Tamsoft bisa kami nikmati dengan senang. Mereka benar-benar tahu apa yang diharapkan oleh penggemar Captain Tsubasa yang sudah lama tidak hadir sebagai sebuah video game.

Captain Tsubasa: Rise of New Champions sudah tersedia di PlayStation 4, Switch dan PC via Steam.

Related posts

Rilis Ulang, Metal Gear Solid dan Metal Gear Solid 2: Substance Tersedia di GOG

MongJi

Animal Crossing: New Horizons Umumkan Update Bertema Halloween

MongJi

Kian Populer, Jumlah Pemain Aktif Among Us di Steam Samai PUBG

Roni Istianto