fbpx
GameFever ID
Review

[Review] Biomutant – Action RPG Dengan Sistem Battle Seru Dan Dinamis

Game ini direview menggunakan PlayStation 5 dengan review code versi PlayStation 4 yang disediakan oleh Epicsoft Asia

Setelah bertahun-tahun membuat seri Just Cause, beberapa developer veteran Avalanche Studios membangun sebuah studio developer baru bernama Experiment 101. Mereka bertujuan untuk membuat game baru yang menyenangkan untuk dimainkan. Di tahun 2017 mereka mengumumkan Biomutant, sebuah game action RPG dengan tema post apocalyptic. Karakter utama game ini adalah sebuah makluk mamalia yang memiliki kemampuan bertarung yang cukup handal.

Bumi Bukanlah Milik Manusia Lagi

Dengan setting di masa depan, bumi telah dirusak dengan limbah kotoran yang disebabkan oleh para manusia, sehingga mereka pun harus pergi meninggalkannya. limbah kotoran ini membuat para makhluk hidup sekitarnya terkena mutasi, sehingga mereka dapat berperilaku seperti manusia. Sebuah Tree of Life tumbuh di pusat dunia, mempertahankan apa yang tersisa dari dunia post apocalyptic ini agar terus berlanjut. Namun terdapat pasukan makhluk berbahaya bernama World Eaters hendak menghancurkan Tree of Life dan ingin me’reset’ ulang bumi.

Di sekitar Tree of Life terdapat enam buah suku (tribes) yang menguasai beberapa wilayah utama. Ke enam suku ini dapat kalian ajak untuk membantu menyelamatkan Tree of Life, atau kalian kuasai dengan kemampuan bertarungmu. Walau sekilas terlihat tujuan utama story Biomutant sangatlah jelas, kalian diberikan sebuah kebebasan untuk memilih antara menyelamatkan Tree of Life, atau membiarkannya hancur. Tentunya kalian akan tertarik untuk mengetahui apa perbedaan hasil dari pilihanmu.

Bentuk Karakter Berdasarkan Dari Stats dan Class Pilihanmu

Di awal permainan, kalian diminta untuk membuat karakter utama milikmu sendiri, yang berbentuk hewan mamalia berbulu. Enam breed (ras) karakter yang dapat kalian pilih, memiliki stats dasar yang berbeda satu sama lain. Setelah itu kalian dapat ‘memutasikan’ karaktermu dengan memilih 1-2 stats yang disediakan: Vitality, Strength, Intellect, Agility dan Charisma.

Saat kalian memilih angka stats mana yang ingin dioptimalkan, bentuk karaktermu akan berubah-ubah sesuai pilihanmu. Contoh: jika kalian mengoptimalkan Charisma, bibir karaktermu akan menjadi lebih lebar namun badanmu akan menjadi lebih kecil. Atau jika kalian optimalkan Intellect, kepala karaktermu akan menjadi lebih besar karena kalian memiliki kepintaran yang cukup tinggi.

Setelah itu kalian dapat memilih angka tingkat resistance (daya tahan) karakter terhadap elemen tertentu, dan warna/corak bulu karakter. Dan terakhir adalah memilih satu dari lima Class tersedia: Dead-Eye, Commando, Psi-Freak, Saboteur, dan Sentinel. Untuk class Dead-Eye memiliki ability khusus Perfect Reload, dimana saat ammo kalian hendak habis dapat langsung auto reload ditambah damage +20% untuk tembakan berikutnya.

Atau jika kalian suka dengan magic, Psi-Freak memiliki ability Megamind yang membuat regenerasi Ki Energy (stamina) milikmu meningkat sebanyak 20%. Class-class ini tidak dapat diganti pertengahan permainan, sehingga kalian akan merasa ingin mencoba satu-satu atau mengulang kembali setelah menamatkan gamenya pertama kali.

Sistem Karma Mempengaruhi Story Dan Psi-Powers

Di awal permainan kalian akan diberikan sebuah jalur yang linear dan berbagai macam tutorial mengenai fitur-fitur Biomutant. Salah satunya adalah sistem Karma dengan 2 pilihan aura: Dark (hitam) dan Light (putih). Sistem Karma ini berguna untuk merekrut para ally untuk bergabung denganmu, dan juga untuk mempengaruhi para kepala suku. Beberapa memerlukan aura Dark atau Light dengan jumlah tertentu agar dapat menuruti kemauan kalian. Kalian dapat meningkatkan jumlah aura Dark dan Light dengan menjalankan main story, mengerjakan sidequest, dan menangkap binatang liar bernama Sqvips saat sedang menjelajah.

Selain itu dengan meningkatkan aura Dark dan Light hingga masing-masing angka 30 dapat membuka (unlock) seluruh Psi-Powers yang tersedia. Psi-Powers ini dapat dibilang seperti ‘magic’ dalam Biomutant, dimana kalian dapat menggunakan berbegai macam ability unik untuk mengalahkan musuh. Beberapa Psi-Powers ini sangatlah kuat, berguna di saat kalian sedang melawan musuh banyak atau boss.

Pertarungan Yang Sengit, Seru Dan Dinamis

Sistem battle Biomutant adalah fitur utama yang paling menarik dan ‘menjual’, khususnya bagi kalian penggemar game action RPG. Dengan resolusi 60 fps, setiap pertarungan terasa sangat lancar dan seru. Ditambah dengan karakter kita dapat menggunakan 3 jenis senjata: melee weapon, ranged weapon, dan Psi-Powers. Setiap naik level, kalian akan mendapatkan Upgrade Points yang dapat digunakan untuk membuka Wung-Fu dan Perks. Wung-Fu adalah serangan-serangan spesial yang dapat kalian keluarkan menggunakan melee weapon, dan Perks saat menggunakan ranged weapon.

Semakin banyak Wung-Fu dan Perks yang kalian buka, semakin banyak pilihan serangan combo yang dapat kalian gunakan saat melawan musuh. Combo-combo tersebut akan aktif di saat kalian mengganti ke melee dan ranged weapon tertentu juga. Dan juga faktor combo pun tergantung dari Class yang kalian pilih di awal mula permainan saat membuat karakter.

Kalian juga dapat menghindari serangan musuh dengan dodge, atau menangkis di waktu yang tepat menggunakan parry. Jika kalian melakukan parry dengan tepat, maka musuh akan menjadi stagger untuk dapat kalian serang dengan combo pilihanmu agar mempercepat selesainya pertarungan.

Perkuat Dan Dandan Karaktermu

Seperti game RPG lainnya, terdapat banyak sekali pilihan weapon dan gear yang dapat dikenakan oleh karaktermu. Untuk weapon terdapat Parts yang dapat kalian pasang baik di melee dan ranged weapon, memiliki stats yang bermacam-macam, seperti meningkatkan akurasi, attack speed, hingga critical chance.

Sedangkan untuk gear terbagi menjadi 9 bagian: head, face, left shoulder, right shoulder, torso, back, legs, main hand, dan off hand. Tiap bagian dapat kalian kenakan pilihan gear untuk memaksimalkan daya tahan karakter, seperti health, ki energy, critical chance, loot chance. Kalian juga diberikan lima slot untuk menyimpan pilihan-pilihan gear milikmu agar dapat berganti-ganti sesuai kebutuhan, atau untuk fashion saat menggunakan Photo Mode.

Open World Yang Sederhana

Biomutant memiliki setting open world, dimana kita akan membuka area-area seiring dengan main story dan sidequest. Di titik utama tiap area akan disediakan sebuah tiang Fast Travel yang harus kita buka terdahulu, yang sangat berguna sekali di sepanjang permainan. Untuk main story diberikan beberapa misi yang dapat kita pilih sesuka hati tanpa harus menyelesaikan satu per satu dahulu. Begitu juga untuk sidequest dapat kita selesaikan saat itu juga atau dikumpulkan terdahulu.

Baik main story dan sidequest memiliki sistem yang cukup sederhana: bertemu satu NPC, dia meminta sesuatu, kita diberikan titik tujuan. Sampai di titik tujuan kita antara mengumpulkan item tertentu, melawan musuh atau boss, lalu harus kembali ke NPC pemberi quest tersebut untuk menyelesaikannya. Jika kalian sering memainkan game-game RPG open world, maka tidak akan mengalami kesulitan apapun saat memainkan Biomutant.

Terdapat juga berbagai macam puzzle (teka-teki) yang dapat kalian selesaikan untuk mendapatkan item-item. Puzzle ini sangat mudah dimengerti karena hanya memerlukan untuk menyambungkan dua warna yang sama hingga menjadi satu jalur.

Seperti game-game RPG open world akhir-akhir ini, dunia Biomutant memiliki fitur siang-malam dan cuaca cerah-hujan. Hal ini tidak memiliki pengaruh apapun ke permainan maupun quest, namun dapat kalian gunakan untuk mendapatkan screenshot-screenshot menarik menggunakan fitur Photo Mode. Opsi Photo Mode di Biomutant pun sangat sederhana, tidak sedetil/sebanyak di game-game lainnya. Namun kalian dapat mengabadikan adegan-adegan favorit Biomutant milikmu untuk dijadikan wallpaper, atau dibagikan ke media sosial.

Suara Narator Cukup Mengganggu

Seperti The Legend of Zelda: Breath of the Wild, para karakter di Biomutant tidak berbicara menggunakan bahasa inggris, melainkan bahasa tersendiri. Karakter utama kita pun sangat mirip dengan Link, tidak memiliki suara sama sekali saat sedang berinteraksi dengan para NPC. Namun terdapat suara seorang narator yang menterjemahkan segala dialog dan non dialog dalam game. Suara narator ini diperankan oleh aktor film David Shaw Parker, yang sudah kawakan sebagai pengisi suara di dunia video game.

Yang cukup mengganggu adalah terlalu seringnya sang narator ini berbicara atau berkomentar saat kita sedang menjelajah atau saat bertemu musuh. Suara narator ini sangat dominan sehingga kita tidak dapat menikmati suara ambient atau soundtrack game. Berbeda dengan Navi di The Legend of Zelda: Ocarina of Time yang hanya berkata “Hey! Listen!” walau sering dan mengganggu sehingga sering dijadikan meme. Atau jika kalian memainkan Genshin Impact, Paimon hanya muncul saat kita sedang mengpause game atau saat sedang dalam story dialog.

Dan kedua contoh companion tersebut adalah karakter yang memiliki bentuk dan rupa yang dapat kita lihat. Sedangkan sang narator di Biomutant tidak memiliki bentuk, rupa dan nama, jadi menurut saya tidak jelas siapa dia dan asal dari mana. Bagusnya adalah di setting terdapat pilihan untuk menurunkan frekuensi seberang sering sang narator berbicara. Namun di awal hingga pertengahan permainan kalian akan sering sekali mendengar suara dia mengomentari sesuatu hal saat kita sedang menjelajahi open world.

Kesimpulan

Biomutant memiliki sistem battle yang seru dan dinamis, namun sayangnya tidak dilengkapi dengan fitur-fitur open world yang menarik. Walau terdapat sistem Karma yang dapat mempengarui jalan cerita, story game yang ditawarkan sangatlah sederhana. Jika kalian senang mendesain serta mendandani karakter makhluk berbulu milikmu, maka fitur kustomisasi Biomutant akan cukup memuaskan tingkat kreatifitas kalian.

Related posts

Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL Rayakan Pencapaian 60 Juta Download

MongJi

HYBE IM Resmi Luncurkan ASTRA: Knights of Veda secara Global

MongJi

PLAYWITH GAMES Hadirkan Registrasi CBT Seal: WHAT the FUN dengan Hadiah Spektakuler

MongJi

Leave a Comment