fbpx
GameFever ID
News

Palsukan Hasil Tes COVID-19, Tim Burjui Didiskualifikasi dari DPC Dota 2

Salah satu tim Dota 2 dari Eropa yaitu Burjui didiskualifikasi dari turnamen DreamLeague Season 14 DPC EU Lower Division. Alasan utama DreamHack selaku sang penyelenggara utama mengeluarkan tim Burjui adalah karena mereka memalsukan dokumen COVID-19. Pihak penyelenggara sebelumnya memberikan persyaratan bahwa setiap tim hanya boleh menggunakan pemain stand-in maksimal 4 pertandingan dalam 1 musim. Kecuali ada alasan spesial seperti terkena COVID-19, tim dapat melakukan pergantian ekstra.

Namun nyatanya peraturan tersebut yang membuat tim Burjui mencoba mengakalinya. Mereka sebenarnya ingin mengganti midlaner mereka yaitu flacs. Namun karena pergantian pemain sudah ditutup dan tim hanya boleh menggunakan pemain stand-in maksimal dalam 4 pertandingan dalam 1 musim, maka tim Burjui membuat tes COVID-19 palsu untuk flacs. Hasil tes palsu tersebut menyatakan flacs positif terkena Corona dan harus digantikan lagi.

Sebelumnya flacs hanya bermain bersama tim Burjui satu kali saat pertandingan melawa Brame. Selanjutnya pada 4 pertandingan berikutnya tim Burjui mengganti flacs dengan cancel^^ dan Neqroman sebagai stand-in. Tim Burjui meminta menggunakan pemain stand-in lagi untuk 2 match DreamLeague Season 14 yang tersisa namun tidak dikabulkan oleh pihak penyelenggara. Oleh karena itu tim Burjui menggunakan hasil tes COVID-19 palsu.

Karena kejadian tersebut membuat tim Burjui langsung didiskualifikasi dari turnamen DreamLeague Season 14 DPC EU Lower Division. Tim Burjui akan digantikan oleh tim promosi yang lolos kualifikasi pada turnamen Dota Pro Circuit season 2 nantinya. Sementara itu pihak Valve masih belum menjatuhkan hukuman lebih lanjut kepada tim Burjui.

Related posts

Bandai Namco Umumkan Little Nightmares II Enhanced Edition

MongJi

Genshin Impact Rilis Update 2.1 di September 2021

MongJi

Kolaborasi, Genshin Impact Hadirkan Aloy dari Horizon Zero Dawn

MongJi

Leave a Comment