fbpx
GameFever ID
News

LINE Umumkan Banyak Fitur Baru di LINE Developer Day 2019

LINE Corporation kembali menghadirkan LINE Developer Day pekan lalu di Tokyo, Jepang. Acara konferensi teknologi yang digelar pada 20-21 November 2019 ini dihadiri oleh lebih dari 3000 peserta. Mereka berasal dari komunitas pengembang, pelajar sekolah dan universitas, para tamu undangan, dan lain sebagainya.

Dengan tajuk LIFE with LINE ini, LINE Corporation fokus pada empat bidang, yakni Fintech, Commerce, O2O, dan Contents & Entertainment. Di bidang Teknologi Keuangan (Fintech), kurang lebih delapan layanan telah hadir dalam satu tahun ini. Salah satunya produknya adalah BITMAX di Jepang. Ada juga LINE Pay yang hadir di Jepang, Taiwan, Thailand, dan Korea telah memiliki kurang lebih 50 juta pengguna di seluruh dunia dengan pengguna tertinggi berada di Jepang sebanyak 37 juta pengguna. 

Sesi Keynote 

LIFE with LINE fokus pada empat bidang, yakni Fintech, Commerce, O2O, dan Contents & Entertainment. Di bidang Teknologi Keuangan (Fintech), kurang lebih 8 (delapan) layanan telah hadir dalam satu tahun ini, salah satunya adalah BITMAX di Jepang. Salah satu layanan keuangan dari LINE, LINE Pay yang hadir di Jepang, Taiwan, Thailand, dan Korea telah memiliki kurang lebih 50 juta pengguna di seluruh dunia dengan pengguna tertinggi berada di Jepang sebanyak 37 juta pengguna. 

Pada sesi Keynote ini, diperkenalkan juga konsep “Connect with LINE Platform” yang salah satunya membahas kehadiran LINE Mini App, platform layanan baru yang dikembangkan di dalam aplikasi LINE yang memungkinkan perusahaan atau bisnis untuk membuat laman mereka sendiri di dalam aplikasi LINE serta membuat daftar layanan mereka seperti menu restoran dan harganya, reservasi, kupon, atau membuat kartu langganan. LINE Mini App memungkinkan perusahaan terhubung dengan pelanggannya secara lebih dekat. 

Kecerdasan Buatan di LINE

Selain itu, sesi ini juga memperkenalkan pengembangan pada kecerdasan buatan (AI) di platform LINE melalui LINE Brain. Kecerdasan buatan di platform LINE melingkupi 8 area utama, yakni Speech, NLU, Voice, Data, Video, Face, OCR, dan Vision. Semuanya menghadirkan berbagai teknologi yang mempermudah kehidupan pengguna setia LINE di berbagai negara. Contohnya teknologi Optical Character Recognition (OCR) milik LINE yang dibenamkan pada LINE SPLITBILL, LINE Music, dan LINE CONOMI. Sementara teknolgi kecerdasan buatan di lingkup Voice, telah terdapat di dalam produk Clova, Papago, Gatebox, dan LINE CARNAVI. 

Pada paruh kedua sesi Keynote, Shinichiro Isago, LINE BRAIN Dept Lead, lebih jauh menjelaskan tentang LINE Brain yang mengombinasikan teknologi pengenalan wajah melalui Face Sign, AI OCR Accuracy, NLP (Natural Languange Processing), LINE AiCall untuk membuat sistem balasan otomatis oleh AI untuk telepon. 

Dengan menghadirkan teknologi AI di sejumlah layanan miliknya, LINE bertujuan untuk tidak hanya membantu perusahaan lain dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi dari layanan mereka, tetapi juga membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih mudah bagi pengguna yang menggunakan layanan tersebut. 

Platform dan Infrastruktur Data Manajemen Terpadu 

Pada kesempatan ini, hadir pula Yoshihiro Saegusa, Verda Dept Lead, yang membawakan sesi Data Platform dan Infrastructure. Karena data berada pada platform data untuk setiap layanan, manajemen keamanan informasi pun sangat diperlukan. Seperti memastikan penelusuran data, pembuatan direktori data, dan rahasia komunikasi. 

Oleh karena itu, LINE menggunakan teknologi open source untuk membangun penyimpanan komputasi awan bernama Verda, dan mengintegrasikan platform data setiap layanan. Untuk menangani lalu lintas jaringan yang besar, LINE telah membangun lebih dari 40.000 unit server. Jika ditumpuk, ia memiliki ketinggian sekitar 2.200 meter sebanding dengan 3,5 kali tinggi Menara Tokyo Skytree (634 meter). 

Kemanan dan Privasi Data 

Naohisa Ichihara, Cyber Security Dept Lead, menjelaskan jika LINE berkomitmen untuk melindungi data dan privasi pengguna, dan sepenuhnya mematuhi pertimbangan hukum dan privasi saat menggunakan materi secara hukum pada sesi Security and Privacy. Tata kelola data adalah elemen yang sangat diperlukan untuk penggunaan data yang lebih ketat guna mengoptimalkan layanan. LINE memperkenalkan Privacy by Design pada fase tahap awal semua pengembangan layanan, dan tim privasi dan hukum melakukan tinjauan serta saran yang paling ketat. 

LINE menjaga keamanan dan privasi pengguna dari berbagai tingkatan, termasuk LINE Security Vulnerability Return Program yang diluncurkan pada 2016 lalu. Sejak 15 November 2019 kemarin, program ini akan secara resmi ditransfer ke platform HackerOne untuk seluruh dunia. Peretas top dunia bisa ikut berpartisipasi secara terbuka, dan melaporkan perbaikan kerentanan yang dapat diterbitkan secara berkala sehingga perlindungan keamanan akan terus diperkuat. 

Laporan transparansi LINE yang diterbitkan setengah tahunan sejak 2016, juga dengan jelas mengungkapkan permintaan akses data dari penegak hukum secara global. Pada saat yang sama, LINE memperkenalkan teknologi pembelajaran mesin (machine learning) untuk memerangi spam. 

Related posts

Gundam Wars Hadirkan Kolaborasi Bersama Hello Kitty

MongJi

LINE dan NetEase Games Sepakat untuk Kembangan Banyak Game

Robby Cahya

LINE Rangers Sambut Kolaborasi Bersama Ultra Heroes dari Land of Light

MongJi

Leave a Comment