fbpx
GameFever ID
News

Data Penting Capcom Diretas, Banyak Info Penting Dibocorkan Pelaku

Beberapa waktu lalu, Capcom memang dikabarkan mengalami serangan sekelompok ransomware. Kelompok ternama yang menyebut diri sebagai Ragnar Locker mengklaim bahwa mereka berhasil meretas data-data penting Capcom sebesar 1 TB. Ragnar Locker bahkan mengancam akan membocorkan data-data penting tersebut bila Capcom tidak membayar tebusan sekitar Rp156 miliar dalam bentuk bitcoin. Dan nampaknya, Capcom tidak menuruti permintaan pelaku dan seperti yang sudah diduga data-data yang diicuri tersebut kini disebar oleh pelaku.

Data-data penting yang dicuri Ragnar Locker pun kini sudah tersebar di internet. Bahkan di forum ResetEra, data-data penting tersebut adalah informasi beberapa proyek game Capcom yang hingga kini belum diumumkan ke publik. Meski data-data tersebut juga belum tentu menjadi kenyataan di masa mendatang, namun tentu ini menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar.

Informasi Penting Proyek Capcom

Menurut pengguna forum ResetEra, stealthyfrog, berikut informasi penting yang dibocorkan oleh Ragnar Locker seputar proyek yang tengah dikerjakan Capcom:

  • Resident Evil Village akan dirilis untu konsol generasi saat ini PS4,Xbox One), meluncur April 2021 dan demo akan tersedia sebelum meluncur.
  • Mode multiplayer baru untuk Resident Evil dan disebut secara internal sebagai Project Highway / Village Online. Ini semacam Battle Royale. Kemungkinan datang dari Resident Evil Village.
  • Ace Attorney Collection Edition baru PS4 dan Switch.
  • Proyek baru dengan nama sandi “GUILLOTINE” untuk Switch pada bulan Februari, PS4 / Xbox One/ PC di Mei 2021.
  • Monster Hunter Rise akan tersedia di PC yang dirilis Oktober 2021 (?). Demo untuk Switch tiba di sekitar Januari – Maret 2021.
  • Monster Hunter Stories 2 juga rilis di PC. Target rilis Switch / PC di Juni 2021.
  • Resident Evil 4 versi VR.
  • Game Shooter Multiplayer baru berjudul “SHIELD” yang ditujukan untuk streamer.
  • Source Code dari DMC2 dan Umbrella Chronicles juga ada ditemukan di data-data penting yang bocor.
  • Stadia membayar Capcom USD 10 USD untuk merilis RE7 dan RE8 di platform mereka. Sony membayar USD 5 juta eksklusivas RE7 mode VR / DLC / demo dengan jangka waktu.
Dari data-data penting Capcom yang dicuri, Monster Hunter Rise juga akan tiba di platform PC.

Informasi di atas juga didukung oleh pengguna lainnya, CenturionNami, yang bahkan membagikan timeline lengkap dengan beberapa gambar pendukung. Sekali lagi, informasi yang bocor dan diklaim diperoleh dari data-data penting Capom yang dicuri ini belum tentu akan menjadi nyata.

Selain informasi penting Capcom, data-data yang dicuri dari Capcom ini juga terdapat data para pegawai. Hingga saat ini, Capcom belum memberikan tanggapan soal informasi yang bocor ini. Bagaimana menurut kalian? Apakah salah satu dari informasi bocor tersebut bakal menjadi kenyataan?

Related posts

Final Fantasy VII Remake Intergrade Tidak Selamanya Eksklusif PS5

clauscj

[Genshin Impact] Rute Terbaik Farming Sandbearer Wood

MongJi

Resident Evil Village Catat 100 Ribu Pemain Bersamaan di Steam

MongJi

3 comments

Awas Spoiler! Plot Resident Evil Village Dikabarkan Bocor | GameFever ID 15 December 2020 at 2:09 pm

[…] sebuah masalah yang cukup serius yaitu mendapat serangan dari kelompok ransomware. Mereka berhasil mencuri data-data penting yang kebanyakan informasi mengenai game-game Capcom di masa mendatang. Kasus inilah yang kemudian harus diantisipasi oleh gamer yang menantikan game-game Capcom yang […]

Reply
Rumor Baru Menyebut Resident Evil Village Punya Mode Online 17 December 2020 at 2:37 pm

[…] ini, Capcom dilanda oleh masalah yang cukup berat saat data-data penting perusahaan berhasil dibobol oleh sebuah kelompok hacker. Data-data penting yang dibobol salah satunya adalah informasi seputar judul-judul game Capcom yang […]

Reply
7 Kontroversi Video Game Terbesar di 2020 | GameFever ID 5 January 2021 at 2:01 pm

[…] sesuatu biasa dialami oleh setiap publisher di industri video game. Tetapi di akhir 2020 kemarin, Capcom menjadi korban kebocoran data yang sangat besar. Setelah data dan informasi penting dicuri dan Capcom menolak untuk membayar uang tebusan, pelaku […]

Reply

Leave a Comment