fbpx
GameFever ID
List

5 Kesalahan Ini Sering Dilakukan Pemain Baru League of Legends: Wild Rift

League of Legends: Wild Rift menghadirkan pengalaman bermain game MOBA mobile baru. Game yang saat ini masih dalam tahap closed beta tersebut sangat dinanti-nantikan. Mulai dari pemain game MOBA PC seperti League of Legends hingga pemain MOBA mobile seperti Mobile Legends dan Arena of Valor. League of Legends: Wild Rift mempunyai gameplay baru dan sangat berbeda dengan game-game MOBA Mobile yang sudah ada. Bahkan kemungkinan gameplaynya sendiri akan berbeda dengan game panutannya yaitu League of Legends versi PC.

Oleh karena itu kemungkinan akan banyak kesalahan yang dilakukan oleh para pemain baru League of Legends: Wild Rift. Apalagi bagi mereka yang tidak mengenal game League of Legends versi PC-nya. Lalu kesalahan-kesalahan dasar apa saja yang sering dilakukan pemain baru dalam menjajal game League of Legends: Wild Rift. Berikut ini daftarnya:

Tidak Mengetahui Role Champions (Hero) yang Dia Pakai

Kesalahan pertama yang sering dilakukan oleh para pemain League of Legends: Wild Rift adalah tidak memperhatikan role Champions (Hero) yang dia gunakan. Padahal Champions di League of Legends: Wild Rift sangat bergantung pada role yang dia kuasai. Apabila Champions tersebut digunakan tidak sesuai role-nya maka akan membuatnya tidak berguna di tim.

Salah satu contohnya adalah Zed yang mempunyai role Midlane Assassin. Namun pemain baru sering kali menempatkan Zed pada lane yang berbeda seperti AD Carry hingga Jungler. Hal tersebut membuat potensi dari Zed menjadi sangat berkurang drastis. Sehingga membuat damage yang dia hasilkan tidak akan besar pada late game.

Lupa Beli Items

Para pemain game Mobile Legends atau Arena of Valor dapat membeli item kapan saja dan di mana saja asalkan gold yang dia miliki cukup. Hal itu sangat berbeda dengan game League of Legends: Wild Rift yang mengharuskan pemainnya membeli items di base. Banyak pemain baru yang lupa membelinya pada awal permainan atau saat kembali ke base. Sehingga dia hanya akan menumpuk gold yang dia miliki dan kalah dengan build pemain lawan. Jika pemain tersebut kembali ke base untuk membeli items, dia juga akan ketinggalan gold dan exp karena harus bolak-balik ke lane lagi.

Tidak Bisa Mengontrol Objektif

League of Legends: Wild Rift mempunyai beragam objektif yang harus dikontrol oleh tim. Di antaranya adalah Rift Herald, Baron, Dragon, serta Turret. Pemain baru biasanya tidak mengetahui kapan harus menyerang dan mendapatkan objektif-objektif tersebut. Bahkan jika tim musuh tidak terlihat dalam map dan menyerang Baron atau Dragon, pemain tersebut tidak mengetahuinya. Padahal objektif-objektif tersebut sangat penting, apalagi jika permainan sudah mendekati late game.

Kemudian pemain baru biasanya lebih mementingkan dan memperdulikan kill dan pertempuran daripada objektif. Daripada menghancurkan turret atau inhibitor pemain baru lebih suka untuk mengejar dan menyerang Champions lawan. Padahal hal tersebut bisa berakibat fatal dan dapat membuat tim lawan melakukan comeback.

BACA JUGA: [Guide] Mengenal Monster Hutan dan Buff-nya di League of Legends: Wild Rift

Tidak Tahu Pentingnya Last Hit Minion

Pemain League of Legends: Wild Rift membutuhkan skill baru untuk bermain. Skill baru tersebut salah satunya adalah skill melakukan last hit minion. Berbeda dengan Mobile Legends dan Arena of Valor yang memberikan gold tidak jauh berbeda saat pemain melakukan last hit atau tidak. Game League of Legends: Wild Rift akan memberikan gold yang sedikit jika kalian tidak mampu melakukan last hit minion.

Oleh karena itu pemain baru harus melatih skill mereka untuk melakukan last hit minion. Pemain Dota 2 ataupun League of Legends versi PC pasti sudah familiar dengan model last hit dan nampak tidak akan terlalu kesulitan untuk beradaptasi. Gagal melakukan last hit berakibat gold yang didapat berkurang dan items akan terlambat untuk dibeli. Menjadikan Champions lawan lebih cepat melakukan build-nya dan membuat kita tertinggal.

Tidak Mengetahui Cara Gunakan Ward

Salah satu sistem gameplay baru yang diperkenalkan oleh League of Legends: Wild Rift adalah vision control. Area di balk dinding tidak dapat dilihat oleh anggota pemain jika tidak mempunyai vision di sana. Oleh karena itu ada fitur warding di dalam gamenya. Pemain dapat meletakan ward untuk melihat posisi dan mengontrol map. Pemain lawan yang melintas diarea ward akan terlihat oleh anggota tim.

Biasanya ward digunakan untuk mencegah ganking dari musuh atau untuk mengontrol objektif yang ada. Pemain dapat meletakan ward didalam semak-semak untuk mencegah tim lawan melakukan ganking dan melakukan inisiasi saat pertempuran berlangsung.


Itulah tadi 5 kesalahan yang sering pemain baru League of Legends: Wild Rift lakukan. Semoga pemain-pemain baru dapat cepat beradaptasi dan tidak melakukan kesalahan-kesalahan serupa saat memainkan game League of Legends: Wild Rift nantinya. Membuat permainan semakin asyik dan menantang lagi untuk dimainkan tentunya.

Related posts

[LoL: Wild Rift] Tips dan Build Terbaik Irelia Sebagai Baron Laner

Roni Istianto

Riot Games Segera Gelar Turnamen Wild Rift Icon Series 2021: Summer Super Cup

Roni Istianto

Juarai Wild Rift SEA Icon Summer 2021 Filipina, Amihan Esports Dituduh Bermain Curang

Roni Istianto

Leave a Comment