fbpx
GameFever ID
  • Home
  • Fun Thread
  • 5 Game Fighting Non-Mainstream yang Perlu Dihidupkan Kembali
Fun Thread

5 Game Fighting Non-Mainstream yang Perlu Dihidupkan Kembali

Bila menyebut game fighting, mungkin banyak di antara kalian yang menyebut judul-judul beken. Sebut saja seperti Tekken, Street Fighter, Super Smash Bros, dan masih banyak lagi. Sebenarnya ada beberapa judul game fighting non-mainstream lainnya yang keren dan seru buat dimainkan.

Maka dari itu dalam artikel kali ini, GameFever ID akan menyebutkan 5 game fighting non-mainstream yang perlu dihidupkan kembali di era konsol generasi sekarang atau mendatang.

Bloody Roar

Game fighting dengan fitur power up sudah jadi hal yang cukup lumrah, tapi Bloody Roar punya fitur unik sendiri. Semua petarung dalam game ini bisa berubah menjadi versi setengah hewan yang disebut sebagai Zoanthrope. Masing-masing petarung memiliki bentuk hewan dengan kelebihan dan keunikannya yang berbeda. Pertarungan di Bloody Roar jadi lebih taktikal karena gerakan dan serangan tiap karakter berubah saat menjadi bentuk hewan. Desain dan pilihan binatangnya cukup beragam. Ada sekitar 17 karakter di game Bloody Roar. Beberapa di antaranya adalah bunglon, burung gagak hingga tikus tanah. 

Rival School

Game fighting ini terbilang standar dari segi teknikal, tetapi memiliki sejumlah mini game yang cukup banyak. Mulai dari sepak penalti, baseball sampai dansa. Bertemakan sekolah, karakter-karakter Rival School direpresentasikan oleh murid-murid dengan kemampuan umum yang dikemas secara ekstrem untuk bertarung melawan murid-murid dari sekolah lain. Kalau kalian suka sama temanya, bisa dibilang Rival School itu tawuran versi video game.

Virtual On

Jarang ada game fighting robot-robotan selain Gundam. Jadi Virtual On terbilang angin segar eranya. Game pertamanya, Virtual On: Cyber Troopers, pernah tersedia dalam format mesin arcade yang ada di Indonesia sekitar tahun 90-an dulu. Mengingat ini game robot, format kontrolnya adalah twin-stick, bukan D-pad dan tombol. Virtual On sempat dirilis di PS2 dengan tambahan story mode dan fitur beat-em up serta boss battle. 

Power Stone

Arena Fighting game yang satu ini bisa dibilang sebagai pendahulu game Smash yang sekarang jadi salah satu seri ternama di Nintendo. Diformat dalam bentuk 3D, Power Stone membawa rasa baru untuk genre fighting. Setiap 10 karakter di Power Stone memiliki satu bentuk ultimate yang hanya bisa diakses apabila pemain berhasil mengumpulkan tiga “power stone” dalam pertandingan. Dalam bentuk tersebut, pemain bisa mengeluarkan serangan paling kuat. Hal yang seru di Power Stone adalah power stone akan muncul secara acak di arena. Jadi saat satu batu muncul, semua pemain harus berebut satu sama lain untuk mendapatkannya. 

Bushido Blade

Kalau kalian sudah terbiasa dengan “health bar” yang ada di game fighting, Bushido Blade bakal bikin kalian kaget. Membuang format umum tersebut, Bushido blade hadir sebagai game fighting yang jauh lebih taktikal. Satu serangan saja bisa berakibat fatal. Dikemas dalam format third-person, semua bagian badan karakter bisa diserang dan dilukai. Hal ini pernah dianggap sebuah inovasi baru untuk genre fighting. 

Itulah kelima game fighting non-mainstream yang GameFever ID rasa perlu dihidupkan kembali. Adakah dari kelima game di atas kalian pernah mainkan?

Related posts

Inilah Para Pemenang Ajang The Game Awards 2019

MongJi

Ghost of Tsushima Ungkap Jadwal Rilis!

MongJi

Microsoft Umumkan Senua’s Saga: Hellblade 2 untuk Xbox Series X

Aldurrr

Leave a Comment