fbpx
GameFever ID
eSports

Tim Secret Juarai ESL One Hamburg 2018. Berhasil Membawa Uang Sebesar 125.

Tim Secret berhasil membuat Vigi Gaming masuk ke game lima.

Berhasil memenangkan ESL One Hamburg 2018, Team Secret akhirnya berhak membawa pulang uang sebesar US$125.000 (setara Rp. 1.8M) jumlah yang tidak sedikit bukan. Tim EVOS yang mewakili region SEA terpaksa  harus keluar dari tournament tersebut setelah kalah di babak Group Stage dengan skor 1- 9 (menang 1, kalah 9). Mungkin karena memang lawan yang dihadapi bukanlah yang mudah. Meningat tim-tim papan atas juga ikut berkompetisi seperti Evil Geniuses, Virtus.pro

Match Review

Di match pertama tim Secret secara drafting karakter bisa dibilang sangat menguntungkan. Puppey yang menggunakan hero favoritnya yaitu Chen benar-benar membuat game pertama ini menjadi berat untuk Vici Gaming. Dengan harapan Axe dapat mengcounter Kunkka, dan juga Tiny tetap saja tidak bisa mengalahkan drafting tim Secret di game pertama tersebut. Dan juga tidak disabler yang baik dari tim Vici Gaming membuat game pertama ini sulit untuk Vici Gaming.

Dimatch kedua, Vici Gaming berhasil memenangkan match tersebut setelah akhirnya match memasukki menit ke 60. Dimana Paparazi dengan networth hingga 40.000 berhasil membawa tim Vici Gaming mendapatkan satu point di Grand Final tersebut. Walaupun dari draft bisa dikatanan tim Secret lebih unggul. Dengan adanya Phantom Lancer dan juga Invoker sebagai crowd-control tapi itu tidak menghalangi Vici Gaming karena Axe dan juga Bloodseeker berhasil membawa Vici Gaming memenangkan game kedua tersebut.

Dimatch ketiga, Vici Gaming juga memenangkan match ini. Dengan pilihan Luna sebagai carry dari tim Vici Gaming, Paparazi berhasil mendapatkan networth hingga 28.000 yang bisa dibilang sangat well-farmed untuk bisa membawa tim Vici Gaming memenangkan pertandingan tersebut. Pilih Bane untuk disable Storm Spirit juga sangat bagus, sehingga Storm tidak bisa melakukan apapun yang menggangu Paparazi sebagai Luna.

Di match ke empat, Nisha sebagai Terrorblade dan bertindak sebagai carry dari tim Secret, benar-benar menunjukkan dominasinya di game ke empat. Dengan kill 11 dan death 0, membuat Nisha menjadi carry yang sangat tebel baik dari sisi damage output maupun banyaknya HP. Sepertinya Vici Gaming berharap mereka bisa membuat game tersebut lebih lama agar Paparazi bisa farming dan bisa membawa kemenangan untuk tim Vici Gaming, tapi sepertinya tidak bisa. Dengan jumlah disabler yang sangat banyak, membuat game ke empat ini dimenangkan oleh tim Secret dengan mudah.

Dimatch terakhir, dengan drafting combo Magnus dan juga Monkey King sangat membuahkan hasil. Zai yang bertindak sebagai Magnus dan berhasil mengumpulkan hingga 5 hero dalam satu Reverse Polarity benar-benar membuat Vici Gaming mengalami mental breakdown yang akhirnya membuat tim Secret memenangkan game ke lima tersebut. Benar-benar permainan yang sangat bagus dari tim Secret di game kelima tersebut.

Selamat untuk tim Secret atas kememangannya di ESL One Hamburg 2018. Untuk cuplikan combo Magnus dan Troll Warlord dari Secret, kalian bisa lihat dibawah.

 

 

View this post on Instagram

 

??? PLAY OF THE TOURNAMENT! GGWP to our #ESLOne Hamburg champions @teamsecret! #dota2

A post shared by ESL Dota2 (@esldota2) on

 

Related posts

Registrasi CBT Seal: WHAT the FUN Akhirnya Dibuka! Hadirkan 2 Event Spektakuler

MongJi

Arcade Aces: Siap Menggebrak Dunia Kompetisi Game Fighting Indonesia dan Internasional

MongJi

Steam SEGA Wonderland Sale Hadirkan Diskon untuk Game PC SEGA dan ATLUS!

MongJi

Leave a Comment