fbpx
GameFever ID
eSports Fun Thread

Fakta Menarik Dari Turnamen DOTA 2 The International 9!

Gelaran turnamen DOTA 2 bertajuk The International 9 (TI9) akhirnya resmi berakhir. Tim OG berhasil mempertahankan gelar juaranya setelah berhasil mengalahkan tim Liquid di babak grand final. TI9 memang memberikan banyak fakta menarik yang sayang sekali dilewatkan khususnya buat para penggila DOTA 2.

Dalam kesempataan kali ini, GameFever ID akan merangkumnya khusus buat kalian yang mungkin penggemar setia DOTA 2.

 

1. OG juarai The International dua kali berturut-turut.

Keluarnya OG sebagai pemenang TI9 memang berhasil membuat rekor sendiri. Tim OG menjadi satu-satunya tim yang berhasil menjadi juara The International dua kali berturut-turut sejauh ini. Selain mereka juga berhasil mematahkan “kutukan” belum adanya tim yang berhasil mempertahankan gelar juara The International.

 

2. Masih jadi turnamen esports dengan hadiah terbesar.

Kemenangan OG di TI9 ini berhasil membawa pulang hadiah hadiah utama sebesar USD 15.598.304 atau sekitar Rp.220 Miliar dan masih menjadi hadiah esports terbesar sejauh ini. Sebagai juara kedua, tim Liquid membawa pulang hadiah uang sebesar USD 4.456.658 atau sekitar Rp.63 Miliar. Sementara tim PSG.LGD yang berada di posisi ketiga dengan hadiah USD3.085.379 atau sekitar Rp.43 Miliar.

 

3. Dua hero baru yang akan tiba.

Di TI9, Valve pun resmi memperkenalkan dua hero baru yang akan tiba di DOTA 2 secara terpisah. Hero pertama bernama Snapfire, seorang nenek tua yang mengendarai seekor binatang yang mirip naga dengan empat kaki dan rencananya rilis pada musim gugur 2019. Hero kedua adalah Void Spirit, hero elemen spirit keempat setelah Storm Spirit, Earth Spirit dan Ember Spirit. Belum ada informasi kapan Void Spirit akan dirilis.

 

4. Turnamen The Intenational 2020 digelar di Stockholm, Swedia.

Sebelum tim OG dan tim Liquid naik ke panggung final, Valve memberikan bocoran mengenai lokasi dari The International 2020. Dari sebuah video yang ditampilkan, Stockholm akan menjadi tuan rumah The International selanjutnya. Bila tidak berubah ditengah jalan, berarti Eropa sudah menjadi tuan rumah The International sebanyak dua kali.

 

5. Cemooh fans terhadap tim TNC.Predator.

TI9 juga meninggalkan sedikit kesan tidak mengenakan untuk TNC.Predator, tim profesional DOTA 2 dari Filipina. Dalam acara pembukaan, para fans yang hadir mencemooh TNC.Predator dengan meneriakkan booo. Tidak hanya di pembukaan, penonton yang hadir juga kerap meneriakkan booo di setiap pertandingan TNC.Predator. Hal ini tidak terlepas dari kasus beberapa lalu dimana salah satu pemain TNC.Predator, Carlo ‘Kuku’ Palad, pernah melakukan chat rasis terhadap fans DOTA 2 yang berasal dari Tiongkok.

 

6. Antusias komentator yang tertangkap kamera.

The International memang kerap menampilkan pertandingan DOTA 2 kelas atas yang sangat seru dan intens. Begitu pun juga di TI9. Bahkan salah satu komentator saat itu, Austin “Capitalist” Walsh, sampai menggoyang-goyangkan botol air mineral yang terbuka. Alhasil, kemeja yang dia gunakan pun sampai basah.

Itulah beberapa fakta menarik dari pergelaran The International 2019. Kalian dukung tim mana nih kemarin?

Related posts

Dragon Quest Builders 2 Juga Akan Tersedia Untuk PC

MongJi

Valve Resmi Umumkan Half Life Versi Virtual Reality

MongJi

Age of Empires 4 Unjuk Gameplay Perdana

MongJi

Leave a Comment