fbpx
GameFever ID
eSports List

5 Tim Esports dengan Pendapatan Terbesar di Dunia

Sejak pertama kali berkembang pada awal 2000-an, industri esports sudah menjadi tren sekarang ini. Beragam tim-tim esports mulai bermunculan dengan banyaknya turnamen-turnamen game yang sudah mulai menjamur pula. Mulai dari turnamen tingkat nasional hingga turnamen game internasional dengan hadiah hingga ratusan miliar Rupiah.

Dengan banyaknya turnamen-turnamen esports yang memperebutkan hadiah yang cukup besar maka tim-tim esports juga akan mendapatkan pendapatan yang besar pula. Lalu tim-tim esports manakah yang mempunyai pendapatan terbesar dari memenangkan turnamen-turnamen esports tersebut? Berikut daftarnya:

Team Liquid – 520 Miliar Rupiah

Team Liquid dapat dikatakan sebagai pelopor terbentuknya tim esports didunia. Team Liquid berdiri pada tahun 2000 untuk bertanding dalam turnamen Starcraft. Kini 20 tahun berlalu, Team Liquid sudah membuka cabang untuk game-game esports terkenal seperti Dota 2, League of Legends, Counter Strike: Global Offensive, hingga Fortnite.

20 tahun berkiprah dalam industri esports, Team Liquid berhasil mendapatkan total hadiah dari turnamen hingga lebih dari USD 35.300.000 atau sekitar Rp520 miliar. Pendapatan tertingginya diraih oleh Team Liquid divisi Dota 2 saat menjuarai turnamen The International 2017 dan membawa pulang hadiah sebesar USD 1,7 juta atau sekitar Rp26 miliar.

OG – 494 Miliar Rupiah

Tim OG merupakan organisasi esports yang baru dibentuk pada tahun 2015. Meski terbilang baru, prestasinya di dunia esports sangat mencengangkan terutama dalam game Dota 2. Tim OG berhasil menjuarai turnamen tertinggi Dota 2 yaitu The International sebanyak dua kali berturut-turut pada tahun 2018 dan 2019.

Pendapatannya hingga saat ini mencapai USD 33.800.000 atau sekitar Rp494 miliar. Selain itu tim OG juga sudah mengembangkan sayapnya kedalam game esports lainnya seperti Counter Strike: Global Offensive dan Super Smash Bros.

Evil Geniuses – 357 Miliar Rupiah

Sama seperti Team Liquid, Evil Geniuses juga merupakan salah satu tim esports yang terbentuk tahun 2000. Evil Geniuses pertama kali tampil dalam turnamen untuk game Counter Strike. 20 tahun berlalu, Evil Geniuses telah mengembangkan sayapnya ke game lain seperti Dota 2, League of Legends, StarCraft II, World of Warcraft, hingga Call of Duty.

Evil Geniuses berhasil mengumpulkan hadiah lebih dari USD 24.200.000 atau sekitar Rp357 miliar hingga tahun 2020 ini. Pendapatan tersebut diraih karena prestasi Evil Geniuses tampil sebagai tim papan atas di setiap divisi game yang mereka bentuk. Terlebih lagi Evil Geniuses juga berhasil memenangkan turnamen Dota 2 The International di tahun 2015.

Fnatic – 228 Miliar Rupiah

Fnatic adalah tim esports yang dibentuk tahun 2004 untuk bertanding dalam game Counter Strike. Setelah itu Fnatic terus berkembang lagi dan melebarkan sayapnya ke game-game esports lainnya seperti Dota 2, League of Legends, Fortnite, hingga Apex Legends. Hingga tahun ini, Fnatic mengumpulkan total hadiah hingga USD 15.500.000 atau sekitar Rp228 Miliar.

Meskipun belum pernah memenangi turnamen The International Dota 2, Fnatic saat ini menjadi tim papan atas untuk divisi Counter Strike: Global Offensive dan League of Legends. Fnatic berhasil menjuarai Riot Season 1 Championship dan 7 kali Liga LoL Eropa untuk game League of Legends, serta juara 5 kali ESL Pro League Eropa dan 2 kali Intel Extreme Masters untuk game CSGO.

Virtus Pro – 211 Miliar Rupiah

Virtus Pro merupakan tim esports tersukses di Russia. Berdiri sejak tahun 2003, Virtus Pro menjadi tim papan atas di dunia untuk game Dota 2 dan Counter Strike: Global Offensive. Hingga tahun 2020 ini Virtus Pro berhasil mendapatkan total hadiah hingga USD 14.300.000 atau sekitar Rp211 miliar.

Sama seperti Fnatic, Virtus Pro juga belum pernah memenangkan turnamen The International Dota 2. Hal tersebut karena performa mereka yang naik turun setiap musimnya. Meskipun begitu Virtus Pro berhasil menjuarai turnamen-turnamen bergengsi lainnya seperti 3 turnamen Major Valve di tahun 2018. Sedangkan untuk game CS:GO Virtus Pro tampil perkasa dari tahun tahun 2014 bersama skuad dari Polandia dan kini berganti dengan skuad dari Kazaktan ditahun 2019 kemarin.


Itulah tadi daftar 5 tim esports dengan pendapatan terbesar di dunia hingga tahun 2020 ini. Kebanyakan tim-tim esports tersebut mendapatkan hadiah yang banyak dari turnamen Dota 2, baru kemudian disusul turnamen-turnamen dari game Counter Strike: Global Offensive dan League of legends. Semoga saja kedepannya ada tim esports dari Indonesia yang menyamai pencapaian tim-tim esports diatas.

Related posts

Dota 2 Perkenalkan Hero Baru Bernama Dawnbreaker!

MongJi

Jalin Kerjasama dengan Tim-Tim Esports Besar, BMW Garap Manga Bertemakan Esports

Roni Istianto

Langgar Aturan, Tim yang Diperkuat InYourDream Didiskualifikasi dari DPC Season 2

Roni Istianto

Leave a Comment