Nama Grant Duane “Kelra” Pillas kembali jadi pembicaraan besar di skena Mobile Legends setelah bergabung dengan ONIC ID untuk MPL Indonesia Season 17. Pemain asal Filipina ini bukan sekadar transfer besar, tetapi sosok gold laner dengan reputasi kelas dunia, riwayat juara, karakter permainan agresif, dan cerita hidup yang cukup kuat untuk membuat namanya terus diperhatikan oleh penggemar MLBB Asia Tenggara.
Kelra Resmi Jadi Senjata Baru ONIC ID Season Ini
Kehadiran Kelra di ONIC ID membuat komposisi tim Landak Kuning terlihat jauh lebih tajam. Dalam roster MPL Indonesia Season 17, Kelra tercatat sebagai gold lane ONIC bersama Kairi sebagai jungler, SANZ di midlane, Lutpi di explane, Kiboy sebagai roamer, SSamueL sebagai roamer, CW sebagai coach, dan Paddington sebagai assistant coach.
Transfer ini menjadi salah satu langkah paling berani ONIC ID. Kelra berpisah dengan ONIC PH pada 6 Februari 2026 dan memulai babak baru bersama ONIC Indonesia setelah sebelumnya meraih gelar MPL PH Season 14 serta M6 World Championship bersama ONIC PH.
Bagi ONIC ID, kehadiran Kelra bukan hanya soal tambahan damage di gold lane. Ia membawa pengalaman dari panggung Filipina, kawasan Asia Tenggara, hingga turnamen dunia. Itu penting karena MPL Indonesia Season 17 berjalan sangat ketat. Per 17 Mei 2026, ONIC berada di posisi pertama klasemen regular season dengan catatan 12 menang dan 2 kalah, serta game record 26 menang dan 6 kalah.

Profil Kelra, Gold Standard dari Filipina
Kelra dikenal dengan julukan Gold Standard. Julukan itu bukan sekadar nama panggung, karena gaya mainnya memang identik dengan standar tinggi untuk seorang gold laner. Ia punya keberanian duel, presisi posisi, serta kemampuan mengubah team fight dari satu momen kecil yang terlihat sepele.
| Profil | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Grant Duane Pillas |
| Nickname | Kelra |
| Tanggal lahir | 26 Maret 2005 |
| Usia | 21 tahun |
| Negara | Filipina |
| Role | Gold laner |
| Game | Mobile Legends Bang Bang |
| Tim saat ini | ONIC Esports |
| Julukan populer | Gold Standard |
| Total prize money tercatat | 152.762 dolar Amerika |
Nama lengkap Kelra adalah Grant Duane Pillas. Ia lahir pada 26 Maret 2005 dan berasal dari Filipina. Sebagai pemain Mobile Legends Bang Bang, ia dikenal sebagai gold laner dengan total hadiah turnamen tercatat mencapai 152.762 dolar Amerika.
Gameplay Kelra di Gold Lane
Kelra bukan tipe gold laner yang hanya menunggu item penuh lalu baru bermain aktif. Ciri utamanya adalah berani menekan sejak fase lane, tetapi tetap tahu kapan harus mundur untuk menjaga scaling. Dalam banyak pertandingan, ia mampu membuat lawan kesulitan karena tidak mudah dipancing keluar posisi.
Sebagai gold laner, Kelra kuat dalam tiga hal. Pertama, ia punya mekanik duel satu lawan satu yang rapi. Kedua, ia sangat pintar menjaga jarak ketika team fight mulai pecah. Ketiga, ia mampu mencari angle damage dari sisi yang sulit dijangkau roamer atau exp laner lawan.

Hero seperti Beatrix, Harith, Claude, Wanwan, dan marksman lincah lain sering cocok dengan identitas Kelra. Beatrix bahkan punya tempat khusus dalam kariernya. Kelra memilih Beatrix sebagai hero untuk M6 Finals MVP skin setelah performa kuatnya di M6 Grand Finals.
Gaya main Kelra sering terlihat sederhana dari luar, tetapi rumit saat diperhatikan lebih teliti. Ia jarang memaksa fight bila posisi minion belum siap. Ia juga sering memanfaatkan detik terakhir sebelum objektif muncul untuk membersihkan wave, lalu masuk ke area perang dengan posisi yang sudah lebih aman.
Cara Kelra Membuat ONIC ID Lebih Berbahaya
ONIC ID selama ini dikenal dengan tempo cepat, rotasi rapat, dan disiplin objektif. Masuknya Kelra memberi warna baru karena ONIC kini punya gold laner yang mampu menjadi finisher dalam fight panjang. Saat Kairi membuka ruang dari jungle, Kelra bisa menjadi sumber damage utama yang mengunci hasil war.
Kombinasi Kairi dan Kelra juga menarik karena keduanya sama sama berasal dari Filipina, tetapi berkembang di sistem kompetitif berbeda. Kairi sudah lama memahami tekanan MPL Indonesia, sedangkan Kelra datang dengan reputasi besar dari MPL PH. Perpaduan ini membuat ONIC punya dua pemain import dengan naluri agresif yang tidak gampang goyah saat laga berjalan panas.
Dalam sistem ONIC, Kelra tidak selalu harus menjadi pusat resource sejak menit awal. Ia bisa bermain hemat, menjaga wave, lalu meledak saat item penting sudah jadi. Inilah yang membuat ONIC punya opsi lebih banyak. Mereka bisa bermain cepat lewat jungle, bisa menekan lewat sidelane, dan bisa mengunci late game lewat gold lane.
Rivalitas Kelra dan OHEB di MPL PH
Sebelum Kelra datang ke MPL Indonesia, salah satu cerita terbesar dalam kariernya adalah persaingan dengan Kiel “OHEB” Soriano. Keduanya sama sama gold laner Filipina dengan reputasi besar, gaya bicara percaya diri, dan pengalaman meraih gelar dunia.
Rivalitas Kelra dan OHEB mulai terasa kuat sejak MPL PH Season 7. Saat itu, Kelra bermain untuk Execration, sedangkan OHEB memperkuat Blacklist International. Blacklist mengalahkan Execration di final MPL PH Season 7 dengan skor 4 3, tetapi Kelra membalas lewat MSC 2021 ketika Execration mengalahkan Blacklist 4 1 di grand final.
Persaingan itu semakin dikenal karena keduanya bukan hanya bertanding di lane, tetapi juga saling membawa identitas tim. OHEB dikenal sebagai The Filipino Sniper, sementara Kelra membawa label Gold Standard. Setiap pertemuan keduanya sering dipandang sebagai adu mekanik, mental, dan cara membaca team fight.

Pada MPL PH Season 15, rivalitas ini kembali panas setelah OHEB bergabung dengan Team Liquid PH. Team Liquid PH memperkenalkan OHEB sebagai gold laner baru menjelang Season 15, menggantikan posisi Bennyqt yang tidak masuk roster utama untuk edisi tersebut.
Setelah Team Liquid PH menang 2 0 atas ONIC PH di paruh awal MPL PH Season 15, skor rivalitas Kelra dan OHEB menjadi 7 10 untuk keunggulan OHEB, dengan catatan game 23 27. OHEB menyebut rivalitas mereka tetap harus sehat dan ia akan terus memberi yang terbaik siapa pun lawannya.
Adu Gaya Kelra dan OHEB
Kelra dan OHEB sama sama gold laner elite, tetapi gaya mereka tidak identik. Kelra lebih sering terlihat eksplosif dalam duel terbuka. Ia suka mengambil ruang kecil di belakang garis depan lawan, lalu memberi damage besar ketika musuh mulai kehilangan formasi.
OHEB punya gaya yang lebih tenang dan tajam dalam eksekusi akhir. Ia terkenal kuat dalam posisi tembak, terutama ketika timnya sudah memberi setup yang cukup. Saat masih bersama Blacklist International dan kemudian Team Liquid PH, OHEB sering menjadi pemain yang menyelesaikan fight setelah rekan setimnya membuka jalan.
Perbedaan ini membuat duel mereka menarik. Kelra terlihat seperti pemain yang mencari momen untuk mematahkan struktur lawan. OHEB lebih sering menjadi penghukum saat lawan melakukan satu kesalahan posisi. Karena itu, pertemuan keduanya tidak pernah sekadar duel hero di lane, tetapi juga perang cara berpikir antar gold laner.

Pencapaian Kelra Sepanjang Karier
Perjalanan Kelra di MLBB terbilang cepat dan penuh prestasi. Ia sudah mencuri perhatian sejak usia muda, lalu naik ke level internasional melalui Execration, Omega Esports, ONIC PH, Fnatic ONIC PH, hingga ONIC ID.
| Tahun | Tim | Pencapaian | Catatan |
|---|---|---|---|
| 2021 | Execration | Juara MSC 2021 | Mengalahkan Blacklist International di grand final |
| 2021 | Execration | MSC 2021 Finals MVP | Kelra menjadi pemain terbaik final |
| 2024 | Fnatic ONIC PH | Juara MPL PH Season 14 | Gelar liga Filipina bersama ONIC PH |
| 2024 | Fnatic ONIC PH | MPL PH Season 14 Finals MVP | Penghargaan individu di final |
| 2024 | Fnatic ONIC PH | Juara M6 World Championship | Mengalahkan Team Liquid ID di grand final |
| 2024 | Fnatic ONIC PH | M6 Finals MVP | Beatrix dipilih sebagai skin FMVP |
| 2026 | ONIC ID | Gold laner MPL ID Season 17 | Masuk roster utama ONIC ID |
Pada MSC 2021, Kelra meraih penghargaan MVP setelah membantu Execration menjadi juara. Saat itu, ia mengumpulkan 149 kill sepanjang turnamen dan tampil kuat pada final melawan Blacklist International.
Di level dunia, Kelra mencapai puncak bersama Fnatic ONIC PH saat menjuarai M6 World Championship. Dalam turnamen tersebut, Fnatic ONIC PH menjadi juara M6, sementara Kelra dinobatkan sebagai Finals MVP.
Ekonomi Kelra Dulu, Dari Hidup Nyaman Sampai Jadi Penopang Keluarga
Cerita Kelra tidak hanya berisi kemenangan dan highlight mekanik. Ada sisi ekonomi keluarga yang membuat perjalanan kariernya terasa lebih berat. Kelra tumbuh dalam keluarga yang awalnya cukup berada. Saat kecil, ia mengaku terbiasa mendapatkan banyak hal yang ia inginkan dari ibunya.
Situasinya berubah ketika usaha ibunya mengalami penurunan. Pada usia 15 tahun, Kelra harus menjadi penopang keluarga setelah kondisi ekonomi keluarganya jatuh. Ia menyebut esports sangat membantu dirinya dan keluarganya.
Cerita ini penting karena menjelaskan mengapa Kelra terlihat jauh lebih matang setelah melewati fase kontroversial di awal karier. Ia bukan hanya bermain untuk trofi, tetapi juga membawa tanggung jawab keluarga. Ia bahkan pernah mengorbankan sekolah dan waktu bersama keluarga demi jalur profesional di esports.
Kelra juga pernah mengakui bahwa dulu ia cukup boros untuk membeli jam, sepatu, dan pakaian bermerek. Setelah menjadi ayah, ia mengubah cara mengatur uang. Berdasarkan perkiraan Kelra, 30 persen penghasilannya diarahkan untuk anaknya, 20 persen untuk orang tuanya, dan sisanya disimpan di bank.
Karakter Kelra Setelah Melewati Banyak Sorotan
Kelra pernah punya reputasi sebagai pemain yang keras di luar Land of Dawn. Ia pernah tersandung masalah ucapan pada 2021 dan mendapat sanksi. Namun, perjalanan berikutnya menunjukkan perubahan sikap yang cukup jelas. Ia mengaku menyesali ucapan lama dan belajar berpikir lebih dulu sebelum berbicara.
Sebagai pemain, perubahan itu terlihat dari cara ia membawa diri. Ia tetap punya aura percaya diri, tetapi tidak lagi hanya dikenal dari trash talk. Sekarang, namanya lebih sering dibicarakan karena performa, gelar, serta kemampuannya menjaga standar permainan di panggung besar.
Mengapa Kelra Cocok dengan ONIC ID
Kelra cocok dengan ONIC ID karena tim ini membutuhkan gold laner yang sanggup hidup dalam tekanan tinggi. MPL Indonesia punya tempo berbeda dari MPL PH. Banyak tim Indonesia gemar memaksa skirmish cepat, melakukan cut lane agresif, dan menghukum gold laner yang telat rotasi.
Kelra punya bekal untuk menghadapi itu. Ia sudah terbiasa bermain dalam sistem yang menuntut mekanik tinggi. Ia juga punya pengalaman melawan tim Indonesia di panggung internasional, termasuk saat M6 World Championship. Dengan pengalaman tersebut, ia tidak datang sebagai pemain asing yang butuh waktu lama untuk memahami intensitas laga besar.
Hal lain yang membuat Kelra menarik adalah kemampuan adaptasi hero. Ia tidak hanya bergantung pada marksman standar. Jika draft membutuhkan damage lincah, ia bisa memakai Harith. Jika tim butuh zoning dan burst jarak jauh, Beatrix menjadi pilihan kuat. Jika permainan berjalan panjang, hero scaling seperti Claude atau Wanwan bisa memberi ruang untuk comeback.

Kelra di Tengah Tekanan Ekspektasi Fans Indonesia
Bermain untuk ONIC ID berarti Kelra masuk ke salah satu basis fans paling besar di MLBB Indonesia. Setiap kemenangan akan dipuji, tetapi setiap kesalahan kecil bisa langsung ramai dibahas. Bagi sebagian pemain, tekanan seperti itu bisa membuat performa menurun. Bagi Kelra, tekanan justru sering menjadi bahan bakar.
Julukan Gold Standard membuat fans menaruh harapan tinggi. Ia dituntut bukan hanya tampil aman, tetapi juga memberi pembeda pada momen penting. Itulah harga dari pemain yang datang dengan status juara dunia dan Finals MVP.
ONIC ID juga punya sejarah kuat sebagai tim papan atas MPL Indonesia. Karena itu, Kelra tidak hanya datang untuk mengisi role. Ia datang untuk membantu ONIC menjaga posisi sebagai kandidat juara. Dengan performa ONIC yang sedang berada di puncak klasemen regular season MPL ID Season 17, beban itu semakin besar sekaligus semakin menarik untuk diikuti.
Jalur Kelra di ONIC ID Season Ini Masih Panjang
MPL ID Season 17 masih menyisakan laga penting menuju fase playoff. ONIC dijadwalkan menghadapi Bigetron dan EVOS pada Week 9 setelah sebelumnya menutup Week 8 dengan kemenangan atas Dewa United dan Alter Ego.
Laga seperti itu akan menjadi panggung penting bagi Kelra. Bigetron punya gaya main agresif yang bisa menguji ketenangan gold laner, sementara EVOS selalu punya tekanan nama besar di laga penutup regular season. Untuk Kelra, dua laga ini bisa menjadi cara lain menunjukkan bahwa ia bukan hanya bintang dari MPL PH, tetapi juga pemain yang mampu menjadi pusat kekuatan baru ONIC ID di MPL Indonesia.

