fbpx
GameFever ID
Review

[Review] Final Fantasy VIII Remastered – Terkesan Setengah Hati

“You’re the best looking guy here”

Rinoa – Final Fantasy VIII

Masih ingat dengan kata-kata Rinoa ketika Squall dan teman satu angkatannya lulus dari ujian SeeD dan mengikuti pesta dansa yang diadakan sekolahnya? Secara resmi Square Enix meluncurkan versi Remastered dari Final Fantasy VIII baru-baru ini. Square Enix benar-benar membuat Squall menjadi sangat rupawan yang bisa kalian lihat dalam beberapa hasil ulasan yang ada di dunia maya.

Squall yang kini terlihat tampan.

Di review kali ini, saya tidak akan membahas alur cerita, gameplay, maupun lagu yang ada. Final Fantasy VIII Remastered resmi yang dibuat oleh Square Enix ini hanya memberikan grafis yang baru untuk setiap karakter dan juga fitur Guardian Force atau biasa disebut GF. Tidak ada perubahan alur cerita atau konten dari versi aslinya. Jadi menurut saya, hal itu tidak perlu dibahas dalam review kali ini.

Sekedar info, review Final Fantasy VIII Remastered saya bermain lewat Nintendo Switch.

Remaster setengah hati?

Pertemuan pertama Rinoa dan Squall pertama kali.

Kalian mungkin tidak asing lagi dengan gambar diatas. Ketika saya memainkan FFVIII dulu, adegan ini membuat saya jatuh cinta kepada Rinoa. Karakter Rinoa benar-benar menggambarkan wanita idaman versi saya saat itu. Walaupun wajah dan juga badannya masih dalam bentuk pixelated alias kotak-kotak.

FFVIII Remastered hanya memberikan grafis HD untuk setiap karakter maupun NPC yang ada di dalam permainan. Pada saat pertama kali memainkan versi ini, saya sempat bingung kenapa latar belakangnya terlihat blurry. Dari situ saya sadar bahwa Square Enix membiarkan narasi atau full motion video (FMV) dan latar belakang permainan seperti yang dulu ada di konsol PlayStation. Perbedaannya mungkin hanya pada kualitas grafis karakter.

FMV lama yang masih dipakai dengan grafis karakter yang sudah HD.

Tentu saja ini membuat saya kecewa. Saya benar-benar mengira bisa menyaksikan dunia FFVIII dengan grafis HD yang bisa memberikan sensasi nostalgia di zaman SMP dulu.

Resolusi tanggung.

Tidak hanya grafis, resolusi juga mendapatkan “remastered“. Ternyata vdi Nintendo Switch ini, FFVIII Remastered hanya memiliki satu resolusi yaitu 4:3. Hal ini lagi-lagi membuat saya bingung dan kaget. Saya selalu berpikir keras apa alasan Square Enix melakukan semuanya terasa setengah-setengah.

Resolusi yang enggak penuh di layar Nintendo Switch

Tidak hanya di Switch, FFVIII Remastered juga tersedia di PC via Steam, PlayStation 4, Xbox One. Platform yang semuanya mendukung resolusi 16:9 hingga 4K. Tetapi mengapa Square Enix hanya menyediakan opsi 4:3? Apakah mereka terlalu malas? Tentu saja banyak yang mempermasalahkan mengenai ketersediaan opsi resolusi ini. Bahkan saya melihat kekecewaan para pemain yang mereka tumpahkan dalam kolom review FFVIII Remastered di Steam. Memainkan sebuah game dengan resolusi 4:3 di zaman sekarang pastilah tidak enak bukan?

Yang penting bisa nge-“cheat

Terlepas dari masalah grafis dan resolusi yang serba tanggung, Square Enix menambahkan fitur “cheat” yang bisa digunakan para pemain. Untuk pengguna konsol, pemain bisa mengaktifkan cheat seperti tidak adanya Random Encounter, ATB (Active Time Battle) yang selalu dan terisi, limit break yang bisa digunakan terus hingga permainan yang bisa dipercepat hingga tiga kali.

Tiga kotak berwarna merah di sebelah kiri adalah fitur cheat yang bisa digunakan.

Saya pribadi tidak begitu menyukai fitur ini khususnya yang bisa mempercepat permainan hingga tiga kali lipat. Menurut saya fitur tersebut membuat grafis permaian terlihat blurry.

Versi PC sendiri memiliki cheat eksklusif tambahan seperti Max Gil, Max Magic yang tentu saja akan sangat mempermudah pemain baru. Ya, meskipun cara ini memang salah satu cheat.

Kesimpulan.

Meski diluar ekspektasi saya, FFVIII Remastered masih sangat layak untuk dimainkan. Apalagi buat kalian yang belum pernah memainkan FFVIII karena menjadi salah satu seri Final Fantasy yang wajib dimainkan menurut saya.

Menurut saya, Final Fantasy VIII Remastered hanya hadir sebagai wadah nostalgia buat sebagian pemain yang mungkin rindu dengan petualangan Squall dan kawan-kawan. Dengan tampilan karakter yang lebih baik dari versi aslinya, bisa membuat pemain baru dan lama menyukai game ini lagi. Saya juga berharap langkah Square Enix ini sebagai bentuk perkenalan untuk para pemain baru yang sama sekali tidak mengenal FFVIII.

Walaupun terlihat separuh hati dalam mengerjakannya, Square Enix bisa dibilang berhasil dalam memanjakan para fans Final Fantasy garis keras. Walaupun sempat terpikir oleh saya, mengapa mereka tidak mengeluarkan DLC untuk Final Fantasy VIII yang sebelumnya sudah dirilis jauh sebelum versi Remastered di bicarakan, bukankah itu akan membuat para pemain lebih irit?

Related posts

Black Desert SEA Kini Sudah Tersedia di Steam dengan Harga Terjangkau!

Robby Cahya

Pokemon Sword and Shield Perkenalkan Sirfetch’d, Bentuk Evolusi Dari Farfetch’d Versi Galar!

MongJi

Ubisoft Umumkan Jadwal Open Beta Ghost Recon: Breakpoint

MongJi

Leave a Comment

Leave a review

  • Design karakter
  • Fitur