fbpx
GameFever ID
Review

[Review] Borderlands 3 – Fan Service Penggemar Looter Shooter

Game ini direview menggunakan PlayStation 4 Pro

Tujuh tahun sejak Borderlands 2 rilis, berbagai cerita tambahan seperti Tales from the Borderlands di 2014 dan Borderlands 2: Commander Lilith & the Fight for Sanctuary Juni lalu.

Setelah cukup lama, akhirnya Borderlands 3 rilis di awal September dan kembali dengan genre seri utamanya yaitu action role-playing first-person shooter game.

Kembali ke Pandora dan keliling planet lain

Awal game dimulai dengan narasi Marcus Kincaid (NPC pedagang senjata). menceritakan ringkasan cerita Borderlands 1 dan 2, diikuti dengan perkenalan empat Vault Hunter baru yang dapat dipilih.

Mereka adalah Zane yang dapat meng-summon clone dirinya dan meluncurkan drone SNTNL secara bersamaan; Amara dapat mengunci musuh dan menyerang mereka dengan jarak dekat dengan kekuatan Siren nya; veteran perang Moze dengan Iron Bear mech miliknya yang dapat dia naiki atau jalan sendiri; dan Flak seorang robot yang dapat menyuruh salah satu dari tiga binatang peliharaan untuk membantu mereka.

Zane, Moze, Fl4k dan Amara

Selepas Handsome Jack, Pandora memiliki ancaman baru yaitu Children of the Vault yang diketuai oleh Tyreen dan Troy Calypso. Mereka hendak mengambil kekuatan dari Great Vault menggunakan peta dari Vault Key (diperkenalkan pertama kali di Borderlands 2. Alasannya agar dapat menguasai seluruh dunia dengan kekuatan Siren mereka.

Untuk mencegah Calypso Twins, kita harus mencari Vault lainnya di luar Pandora dengan cara ke luar angkasa menuju berbagai planet. Caranya menggunakan pesawat yang sekaligus menjadi markas kita selama bermain bernama Sanctuary III.

Children of the Vault, ancaman baru di Borderlands

Tema/komedi lebih kekinian dan “millenial”.

Dengan era YouTube dan media sosial beberapa akhir tahun ini, tren itupun dimasukkan ke dalam Borderlands 3. Tyreen dan Troy Calypso terlihat dan bergaya seperti anak muda saat ini. Dia juga sering melakukan live broadcast setiap ada hal yang cukup penting untuk dibagikan ke pengemar mereka dengan tagline andalan “Don’t forget to like, follow, and obey.”

Beberapa dialog game juga banyak mengambil dari tren saat ini, seperti side mission dengan tema plesetan Starbucks Coffee dan Burger King. Tentunya semua disajikan dengan komedi ala Borderlands, jadi kita akan banyak tertawa sendiri saat sedang bermain.

Don’t forget to like, follow, and obey

Dua mode Co-Op dan kirim item kapan saja.

Di Borderlands 3 kita diberikan dua pilihan mode co-op yang dapat diubah kapan saja di menu utama: Cooperation dan Coopetitive. Untuk mode Cooperation, kita dan teman melawan musuh sesuai level masing-masing. Musuh dapat dikalahkan bersama dan item loot yang dijatuhkan juga untuk masing-masing.

Sedangkan Coopetitive adalah mode co-op lama seri Borderlands dimana level musuh mengikuti level tertinggi di tim kita. Tentunya item loot yang dijatuhkan dapat diambil oleh siapa pun (berebutan istilah kerennya).

Ada fitur unik yang bisa ditemui di Borderlands 3 bernama Mail. Dengan fitur ini pemain bisa mengirimkan item ke player lainnya atau teman. Misalnya jika mendapatkan item yang kebetulan sedang diincar teman dan dia sedang tidak online, kita bisa mengirimnya lewat Mail.

Fitur Mail juga dapat digunakan sebagai tambahan slot untuk menyimpan item jika inventory atau bank kita sedang penuh. Caranya dengan meminta teman kita mengirimkannya dan tersimpan selama 6 hari.

Fitur baru yang sangat berguna

Loots, Loots, dan Loots

Selama bermain, kita akan mendapat banyak sekali item yang dapat digunakan seperti weapon (total ada 4 slot), shield, grenade mod, class mod dan artifact. Semuanya akan terbuka satu per satu seiring jalan cerita. Banyak cara untuk mendapatkan semuanya karena dari musuh biasa, mini boss hingga boss akan selalu menjatuhkan item yang bisa dipakai atau koleksi.

Dengan keterbatasan slot inventory dan bank, kita tidak dapat mengkoleksi semuanya dan harus dengan sangat rela kita jual. Namun dengan kita sering menjual item yang tidak terpakai ada gunanya. Uang yang kita kumpulkan dapat dipergunakan untuk memperbesar slot inventory, bank, jumlah maksimum peluru, granat, atau slot Lost Loot (jika kalian kelupaan memungut item saat pindah area atau balik ke Sanctuary III, kalian bisa mengambilnya di mesin ini).

Kelupaan pungut item atau inventory penuh? Tidak perlu khawatir

Di Sanctuary III sendiri banyak yang dapat kita lakukan, mulai dari menyimpan item di Bank, melakukan kustomisasi helm dan warna skin karakter, mengambil misi Rare Spawn yang suka muncul di dinding, dan tersedia kamar untuk kita dan 3 pemain lainnya saat kita sedang co-op untuk dihias dan memajang (sekaligus pamer) beberapa item milik kita, sebagai tambahan tempat penyimpanan di luar bank kita.

Kamar kita di Sanctuary III untuk pajang koleksi item berharga

Penuh dengan Ekplorasi.

Dunia di Borderlands 3 pun diperluas dengan adanya berbagai planet lain selain Pandora. Planet-planet ini pun punya panorama yang berbeda satu dengan lainnya. Contohnya planet Promethea yang merupakan domisili perusahaan Atlas terlihat modern dengan gedung tinggi dan jalan layang dimana-mana. Atau Eden-6 yang bernuansa hutan liar penuh dengan binatang buas dan domilisi perusahaan Jakobs. Semuanya memberikan pengalaman bermain dan eksplorasi yang beragam dan tidak membosankan.

Promethea, planet bernuansa modern dan canggih

Selain planet, design weapon di Borderlands 3 pun sangat banyak dan unik. Apalagi banyak mengambil referensi nama dan kalimat dari tokoh/merk/film/lirik musik terkenal jika kalian mengenalnya. Seperti salah satu contoh dibawah adalah weapon legendary yang berdasarkan dari Elon Musk, pemilik SpaceX dan Tesla, Inc.

Long Musket ++ SMG, terinspirasi dari Elon Musk dan quote dia

Senajta ini masuk jenis Submachine Gun (SMG) yang saat kita tembak mengeluarkan api seperti Flamethrower. Manufaktur senjata ini adalah Tediore yang dimana setiap kita menekan tombol reload akan otomatis melempar weapon ini ke lantai dan menjadi turret.

Pengalaman bermain pun terasa lebih menantang dengan beberapa boss fight yang memiliki mekanik berbeda saat kita lawan, sehingga mereka bukanlah sekedar target “bullet sponge”.

Fitur baru Crew Challenge di tiap planet memberikan aktifitas alternatif saat dan setelah tamat campaign dengan tujuan mendapatkan cerita, monster dan item tambahan selain puluhan side mission yang juga tersedia untuk kita selesaikan.

Map 3D yang dapat kita putar dan zoom in-out

Post Content yang kaya.

Setelah menyelesaikan story campaign akan terbuka True Vault Hunter Mode (TVHM) dimana kita memainkan ulang campaign story dengan difficulty dan reward lebih tinggi.

Jika ingin “farming” loot legendary dengan kesempatan mendapatkan lebih tinggi, kalian dapat mengaktifkan Mayhem Mode. Tersedia tiga pilihan difficulty tergantung kemampuan kita.

Bergunakah mengaktifkan Mayhem Mode? Jika ingin mendapatkan 9 legendary item dari final boss story campaign dengan Mayhem 3 aktif seperti screenshot game di bawah, maka sangatlah perlu!

1… 2… 3… 9 Legen…wait for it… Dary

Selain itu juga fitur Guardian Rank juga akan terbuka. Fitur ini mirip Badass Rank di Borderlands 2 dimana kita dapat menaikkan status tambahan untuk karakter kita agar lebih kuat saat mengaktifkan Mayhem Mode, memulai True Vault Hunter Mode, atau memulai karater baru.

Efeknya berlaku ke semua karater milik kita dalam satu akun. Dan juga tiap berapa point yang kita tanamkan di Guardian Rank akan unlock tambahan perks dan skin weapon/karatker kita juga.

Guardian Rank baru terbuka setelah tamat story campaign

Jika masih kurang pilihan aktifitas endgame, Borderlands 3 memberikan opsi Circle of Slaughter dan Proving Grounds. Circle of Slaughter mirip Horde Mode dimana kita diberi 5 ronde dengan tiap ronde terdiri dari beberapa wave musuh yang banyak dan kuat, tujuan utama adalah kita harus menghabiskan mereka semua dan menyelesaikan seluruh ronde.

Proving Grounds mirip mode Strike/Nightfall game Destiny, dimana kita diberi batas waktu untuk membersihkan semua musuh dalam satu ruangan agar dapat maju ke ruangan berikutnya hingga ke ruangan boss. Kedua mode ini akan menantang kemampuan bermain FPS kita, apalagi jika ditambah dengan mengaktifkan Mayhem Mode 3. Dan dapat dimainkan bersama teman atau matchmaking dengan pemain lain.

Circle of Slaughter dan Proving Grounds jika ingin matchmaking

Game franchise besar tidak luput dari bug dan masalah lainnya

Borderlands 3 digarap menggunakan Unreal Engine 4 dan rilis untuk tiga platform, yaitu PC, PlayStation 4 dan Xbox One. Untuk PC saat ini eksklusif Epic Games Store (developer/publisher Fortnite Battle Royale) untuk 6 bulan pertama yang pada waktu diumumkan sebelum tanggal rilis membuat banyak fans Borderlands di PC kecewa, karena semua seri sebelumnya tersedia di Steam.

Beberapa karakter NPC dari seri Borderlands sebelumnya yang cukup dominan dan sangat menghibur terasa kurang menarik dan “basa-basi” di Borderlands 3 ini, seperti “Tiny” Tina dan Tannis. Duo Calypso Twins pun walau terlihat kekinian tapi sebagai karakter antagonis kurang greget, berbeda dengan Handsome Jack sebelumnya. Hal ini mungkin dikarenakan penulis script Borderlands 2 dan Borderlands 3 berbeda, jadi banyak hit dan miss beberapa dialog dan karakteristik mereka.

Dan tidak sedikit bug yang saya alami selama bermain, seperti tiap buka menu game selalu lag, saat baru loading ke area baru terlihat tekstur gambar telat loading beberapa detik, notifikasi dari progres teman terkadang tidak hilang di kiri layar.

Jika sedang co-op dengan join game teman terkadang lagu tema boss fight terus terdengar setelah boss itu kita kalahkan sehingga mengganggu suara game dan cara menghilangkannya dengan quit game dahulu dan join teman kita kembali. Sering kali frame rate game juga turun drastis saat kita sedang lawan musuh banyak atau boss waktu co-op karena banyak efek tembakan dan ledakan secara bersamaan.

Banyaknya bug ini membuat pengalaman bermain terkadang tidak nyaman dan membuang waktu kita, karena menurut saya main game genre seperti Borderlands ini memerlukan kecepatan dan presisi, khususnya kalo sedang main co-op bersama teman atau pemain lain.

Kesimpulan

Untuk penantian 7 tahun lamanya, Borderlands 3 sangat menghibur untuk para fans lama, tapi terlihat agak susah untuk memikat fans baru, karena selain beda generasi konsol saat Borderlands 2 rilis, di bulan September ini sangat banyak game baru rilis, jadi terasa persaingan yang sangat berat.

Belum lagi banyaknya masalah technical di seluruh platform saat rilis yang mempengaruhi banyak review media luar sehingga para pembaca merasa khawatir untuk main langsung. Gearbox Software menyatakan sedang mengumpulkan semua laporan bug dan segera melakukan bugfix dalam waktu dekat.

Jadwal konten pasca rilis untuk tahun 2019

Dengan sudah diumumkannya jadwal event dan konten gratis setelah rilis dan DLC story campaign pertama (dari total 4) untuk akhir tahun ini, semoga Borderlands 3 semakin bagus dan banyak kontennya hingga beberapa tahun kedepan, mengingat kesuksesan Borderlands 2 yang tetap ramai pemainnya hingga saat ini.

Gearbox Software juga mengumumkan bahwa setelah rilis akan ada fitur cross-play, tapi belum ada info lanjutan mengenai ini. Perkiraan saya saat setelah tidak eksklusif Epic Games Store lagi untuk PC dan hadir di Steam dan platform lainnya.

Buat para penikmat game tipe mengkoleksi item tiada henti demi memperkuat karakter lalu unjuk gigi mengalahkan banyak musuh dan boss secara cepat sendirian atau bersama teman-teman, maka Borderlands 3 game yang cocok untuk kamu.

Related posts

Riot Games Perkenalkan Proyek Game FPS Shooter Baru untuk PC

MongJi

Borderlands 3 Jadi Game Dengan Penjualan Tercepat Dalam Sejarah 2K Games

MongJi

Info Event Pertama Borderlands 3

clauscj

Leave a Comment

Leave a review

  • Gameplay
  • Graphic
  • Story