fbpx
GameFever ID
Review

[Review] Anthem –

Direview menggunakan platform PC (Windows)

Ingat dengan kesan pertama Anthem saya? Disitu saya menjabarkan bagaimana kesan saya terhadap game ini dengan 100% keaslian saya terhadap apa yang disuguhkan BioWare untuk pemain.

Bioware akhirnya menelurkan game terbaru mereka yang sudah di tunggu-tunggu. dengan design robotnya yang keren, dan flight mekanik yang terbilang baru, Anthem bisa dibilang salah satu proyek game milik Bioware yang paling ambisius.

Anthem menceritakan bagaimana beberapa pihak berusaha untuk mengeksploitasi teknologi misterius yang diberi nama Shaper. Shaper adalah teknologi misterius yang sangat kuat dan dan ini membuat shaper jadi alat yang di perebutkan oleh banyak pihak. Pemain yang bermain sebagai Freelancers menjadi grup protagonis untuk mencegah grup-grup jahat seperti The Dominion, Scar dan Outlaw mengambil dan menggunakan shaper sebagai senjata.

Untuk menghentikan hal tersebut, pemain mengendarai sebuah exosuit yang dinamakan Javelin. Saat ini hanya terdapat 4 (empat) jenis saja dan mungkin akan ditambahkan seiring update. Pemain pada awalnya bisa memilih satu dari empat Javelin tadi, yaitu Storm (Javelin Caster, karena mengendalikan elemen), Interceptor (mirip dengan Assassin, karena serangan jarak dekat yang cepat), Colossus (yang memiliki role Tank), dan Ranger (All-rounder yang bisa di atur untuk berbagai peran dalam tim). Kalian nantinya tetap bisa mengakses semua jenis Javelin yang tersedia, jadi jangan kuatir kalian bakal merasa ketinggalan.

Ranger
Storm
Interceptor
Colossus

Gameplay

Dari segi gameplay, game ini memiliki potensi yang tinggi. Baik untuk pemain jangka panjang maupun pemain casual. Tapi kenyataannya berkata lain. salah satu masalah utama dari Anthem saat ini adalah Bug.  Saat private demo, game ini penuh dengan bug dan saat launch di origin access , game ini masih penuh dengan bug. walaupun pada kenyataannya game ini sudah masuk versi 1.0 dan sudah siap untuk launch, pada kenyataannya adalah game ini terasa seperti belum selesai. Banyak sekali orang yang merasakan saat mereka menyelesaikan sebuah misi, mereka tidak mendapatkan progres untuk misi tersebut karena hanya orang pertama yang membuka chest yang akan terselesaikan misinya. Setelah Day One Patch, masalah ini bisa dikatakan sudah selesai. Jadi pemain tidak perlu buru-buru membuka chest pertama kali untuk bisa melanjutkan alur cerita.

Bug

Satu hal yang perlu kalian catat dalam masa awal-awal perilisan ini adalah kalian akan banyak membuang waktu kalian menunggu di Loading Screen. Yap, hal ini terjadi dengan saya. Walaupun dengan kondisi grafis yang di atur Medium, game ini sangat berat apabila kalian ingin masuk ke Free Exploration. Hal yang paling saya tidak suka adalah karena begitu lama loading tersebut, kalian akan ditinggal oleh tim kalian, dan saat kalian masuk ke dalam game, secara otomatis kalian akan diteleportasikan ke teman kalian. Dan tentu saja, kalian harus menghadapi Loading screen yang lama itu lagi. Sangat “menyenangkan” bukan? Setelah update Day One Patch, hal ini tentu berubah banyak. Normalnya kalian akan menghabiskan waktu sekitar dua hingga tiga menit agar bisa masuk ke dalam game, tapi setelah update ini BioWare berhasil memotong hingga 75% untuk Loading Timenya. Kenapa isu tidak di selesaikan SEBELUM gamenya launch masih menjadi misteri buat saya.

Untuk saat ini, hal yang bisa kalian lakukan adalah melakukan Main Story, Free Exploration, kontrak misi dari NPC, dan Stronghold, Raid versi Anthem. BioWare sudah menyiapkan tiga buah Stronghold untuk kalian lakukan bersama ketiga teman kalian. Stronghold jadi highlight buat saya. walaupun hanya untuk menyelesaikan misi, atau sekedar ingin mengalahkan musuh untuk mengumpulkan bahan-bahan crafting. Karena setiap raid pasti ada sesuatu yang berbeda entah itu teman kalian maupun cara mengalahkan yang lebih cepat yang mungkin tidak kalian ketahui.

Gameplay Mode

Kita bisa mati di game ini, dan tentu saja respawn jadi mekanik penting unuk menjaga momentum permainan. sayanganya respawn juga masalah di game ini. Mungkin sebagian dari kalian tidak bermain Destiny. Di Destiny ketika kalian mati, kalian bisa Respawn kembali dalam waktu 6 detik kemudian. Di beberapa bagian Destiny, ada tempat dimana kalian tidak bisa melakukan Respawn karena Bungie ingin pemain sedikit menggunakan strategi untuk bisa mengalahkan boss tertentu. Walaupun di Destiny ketika Respawn kalian terkunci, kalian memiliki waktu 30 detik untuk bisa bergabung kembali dengan teman kalian. Di Anthem, BioWare menggunakan sistem yang bisa dibilang mirip. Apabila kalian berada di zona yang tidak bisa melakukan Respawn, kalian tidak akan diberikan timer untuk bisa Respawn kembali. Mau tidak mau, kalian harus menunggu teman kalian memperbaiki Javelin kalian seperti semula. Dengan catatan, teman setim kalian ingat dan tahu bahwa ada teman satu timnya mati.

Combat

Untuk urusan combat, game ini sangat-sangat menyenangkan dan bisa dibilang kalian akan sulit untuk bosan.Setiap javelin membawa kelebihan unik di medan perang. Storm misalnya, bisa membuat musuh freeze selama beberapa saat, ataupun listrik untuk memberikan damage yang besar dalam 1 kali serang. Dan apabila kalian merasa bosan dengan javelin yang kalian pakai, tidak perlu repot-repot untuk membuat karakter baru dan mengerjakan kembali mains story Karena kalian cukup mendatangi The Forge dan mengganti Javelin kalian sesuai dengan keinginan kalian.

The Forge
Storm Ultimate

Tapi dari segi misi, Anthem memberikan hal yang sama. Baik story dan juga misi sampingan, kalian akan mendapatkan misi yang itu-itu saja, yaitu membunuh segerombolan musuh lalu mengambil item tertentu, , menahan satu posisi dari serangan musuh atau mengalahkan Boss besar. Saya pribadi tidak mau mengatakan bahwa BioWare belum siap, karena sudah seharusnya BioWare bisa memberikan konten yang bisa dinikmati untuk para pemain lebih lama lagi.

Grafik

Grafik merupakan salah satu aspek yang membuat saya terpukau dari Anthem. BioWare benar-benar memanjakan mata para pemain dengan engine yang mereka gunakan. Detil tiap karakter terlihat jelas, terutama dari mimik wajah dan gerakan mulut. tidak hanya itu, Dunia yang menjaid latar belakang game ini di design dengan indah dan memukau. Di support dengan fitur terbangnya, sering kali saya berhenti sejenak , dan mengambang di udara hanya untuk menikmati pemandangannya saja.

 

Idle

Termasuk juga dalam mengedit Javelin kalian. BioWare membuat fitur ini sangat menyenangkan. Mulai dari jenis Javelin yang ingin kalian gunakan, skill apa saja yang ingin kalian pakai, termasuk senjata didalamnya dan juga warna yang inginkan. Ingat pertama kali Iron-Man di warnai Hot Road Red oleh Tony Stark di film Iron-Man 1? Kalian bisa melakukan hal yang sama. Dengan warna yang bisa dibilang mirip-mirip. Hal buruknya adalah, pada awal permainan, mendapatkan coin sangatlah gampang. Tapi ketika kalian sudah berada di ujung permainan, kalian akan sadar mendapatkan coin bisa dibilang cukup sulit. Dan untuk membeli satu buah skin dengan Rarity Epic, mengharuskan kalian menghabiskan 62.000 coin.

Kalau kalian penasaran, 62.000 itu sangatlah banyak dan sulit untuk didapatkan. Karena kalian tidak bisa menjual barang-barang kalian ke NPC dengan harapan bisa mendapatan coin. Hal baiknya adalah, ini hanyalah skin atau biasa dibilang kosmetik yang tidak akan memberi kalian status tambahan. Walaupun untuk bisa mendapatkan 62.000 coin ini kalian perlu menabung dan tidak membelanjakan apapun selama beberapa minggu.

Item Rarity
Skin

Kesimpulan

Inti permain dari Anthem sangatlah bagus. Momen-momen kerens seeperti saat kalian melakukan combo dengan teman, atau saat kita melejit diantara lembah sempit membuat game ini begitu menyenangkan. tapi, ketika semua misi sudah diselesaikan, kalian pasti bingung ingin melakukan apa karena hanya ada sedikit end-game content yang tersedia. Tapi saya yakin sekali bahwa BioWare tidak akan tinggal diam untuk urusan konten.

Dalam masa penulisan review ini pandangan saya terhadap game ini cukup buruk. Walaupun dengan gameplaynya yang menarik, dan dunianya yang menawan, Loading screen jadi masalah utama yang merusak tempo permainan. cara Bioware mendisain beberapa misi memaksa kita untuk melewati loading screen hanya untuk sekedar pindah ke area lain, dan ini membuat saya merasa Anthem masih belum bisa di anggap pantas untuk di luncurkan.

Tapi berkat day-one-patch, game ini jadi lebih layak untuk di mainkan. Karena tidak ada lagi bug yang akan menggangu jalannya permainan kalian. Dan kalian juga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk urusan Loading Screen. Walaupun untuk urusan skin, BioWare sendiri masih harus menambahkan beberapa item yang harganya bisa dibilang masuk akal untuk pemain. Atau mungkin menambahkan cara untuk mendapatkan koin lebih banyak.

Anthem untuk saat ini masih punya banyak masalah, dan menurut saya semua game bertema looter shooter mengalami hal yang sama, sya cuma bisa berharap Bioware dan EA mau memberikan perhatian lebih ke game ini, kan Anthem punya potensi besar untuk menjadi game yang bagus.

Related posts

Produser Dragon Age Kini Juga Tinggalkan Bioware

Tshabalala

Produser Anthem Bakal Pergi Dari Bioware

Tshabalala

Update Terbaru Anthem, Meningkatkan Drop Loot Grandmaster

Bartholomew

Leave a Comment