fbpx
GameFever ID
eSports News

Female Gaming League, Wadah Baru Untuk Pemain dan Tim Pro Wanita

Gempita esports memang sedang terjadi khususnya di Indonesia. Berbagai turnamen esports menjamur dan tentunya menawarkan jumlah hadiah yang fantastis. Sayangnya, turnamen-turnamen esports yang ada saat ini masih didominasi oleh tim profesional pria. Inilah yang menjadi pelecut Xolus dalam membentuk Female Gaming League (FGL).

8 Oktober 2019, bertempat di CGV FX Sudirman Jakarta, Xolus memperkenalkan FGL ke para awak media. Dalam penjelasannya, FGL menjadi bentuk keprihatinan Xolus akan minimnya kompetisi main event untuk para tim esports wanita yang ada di Indonesia dan seiring banyaknya gamer wanita yang mulai menekuni serius dunia esports.

FGL mempunyai visi sebagai wadah komunitas terbesar untuk para pemain wanita, sarana bagi pemain wanita yang ingin berprestasi dan pemicu para gamer wanita untuk lebih serius terjun ke dunia esports. Sedangkan untuk misi, FGL diharapkan bisa membuat wadah untuk para gamer wanita di Indonesia untuk terjun ke dalam dunia esports. FGL juga akan menjadi ajang pembuktian diri bagi kaum hawa dan secara berkala mendukung esports wanita. FGL akan merangkul semua publisher game Indonesia untuk menciptakan komunitas esports wanita yang sehat.

Mengusung format major dan minor series.

Game-game yang dipertandingkan di FGL akan meliputi beberapa judul game yang terkenal di Indonesia. Seri pertama game yang akan dipertandingkan adalah PUBG Mobile, seri kedua Mobile Legends, dan judul game lainnya yang akan dipertandingkan di masa depan adalah Call of Duty Mobile, Counter Strike Global Offensive, Point Blank Beyond Limit, dan Audition Ayodance.

Female Gaming League akan mengusung sistem minor series dan major series. Untuk minor series, turnamen akan diselenggarakan secara online. Major series akan menjadi pelabuhan terakhir para pemenang dari minor series yang akan bertanding secara offline dan memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah.

Ke depannya, FGL akan mempunyai turnamen dengan skala nasional dan menjadi tujuan akhir tiap tahunnya yang dinamakan Arena of Srikandi. Untuk detail lebih lanjut akan diberitahu ke depannya.

Berawal dari jasa penyewaan layar LED di turnamen esports.

Xolus sendiri merupakan vendor produksi dan jasa penyewaan layar LED independen yang berdiri pada 2013. Berbekal pengalaman selama kurang lebih enam tahun di dunia esports, Xolus akhirnya membuat divisi baru yang mengurusi esport lewat program Female Gaming League. Program ini diharapkan dapat mendukung dan memberikan satu dari serangkaian ekosistem esports di Indonesia.

Related posts

The King of Fighters All Star Versi Internasional Rilis Minggu Depan

clauscj

Ayo Datang ke SUPERCELL Gamers Day dan Dapatkan Ribuan Hadiah Menarik!

Robby Cahya

League of Runeterra, Game Kartu Dari Semesta League of Legends

MongJi

Leave a Comment