fbpx
GameFever ID
Fun Thread

5 Game Populer Ini Dulunya Cuma Mod

Dalam industri game, mod berarti modification atau modifikasi dalam bahasa Indonesia. Mod ini biasanya dibuat oleh pemain atau komunitas yang berusaha membuat “game” baru dengan memodifikasi game aslinya. Ternyata, ada beberapa game populer saat ini ternyata dulunya hanya mod di sebuah game. Penasaran game-nya apa aja?

 

1. DoTA (Warcraft III: Frozen Throne)

Sebelum menjadi game MOBA yang sangat populer, dulu DoTA (Defense of The Ancients) adalah sebuah mod dari game Warcraft III: Frozen Throne. Waktu masih jadi mod, DoTA dirancang oleh seorang modder bernama IceFrog. Sukses memikat para pemain Warcraft dan pemain lainnya, akhirnya Valve merekrut IceFrog untuk menggarap DOTA 2 yang kini sudah sangat populer di dunia.

 

2. Auto Chess (Dota 2 Auto Chess)

Kepopuleran game auto battler atau yang dikenal auto chess memang sudah tidak dapat dipungkiri. Awalnya modder bernama Drodo merancang mod/custom game di Dota 2 dengan nama Dota Auto Chess. Bahkan dulu mod ini sempat banyak dimainkan dibandingkan dengan Dota 2 sendiri. Sayang, negosiasi Valve dengan Drodo buntu dan memilih membuat game Auto Chess terpisah yang kini sudah bisa dimainkan gratis di smartphone dan kedepannya untuk PC.

 

3. Team Fortress (Quake)

Quake juga dulu mempunyai mod yang sangat populer bernama Quake Team Fortress (QTF). Popularitas mod ini akhirnya terdengar sampai Valve yang pada akhirnya mereka membentuk tim dan meracik mod Team Fortress untuk Half Life. Setelah terus berevolusi, akhirnya pada 2007 Valve merilis Team Fortress 2.

 

4. DayZ (Arma 2: Operation Arrowhead)

Game bertema zombie ini juga awalnya merupakan sebuah mod dari game Arma. Waktu masih menjadi mod, DayZ sangat populer dengan mencapai lebih dari satu juta pemain dalam empat bulan pertamanya. Akhirnya developer Bohemia Interactive tertarik untuk menjadikan DayZ sebagai game terpisah dan dirilis pada 2013.

 

5. Insurgency (Half Life 2)

Insurgency: Modern Infantry merupakan mod untuk Half Life 2 yang dibangun dengan Source engine milik Valve. Sempat terbentur masalah dana ketika masa pengerjaannya, Insurgency akhirnya resmi menjadi standalone game yang rilis pada 2013. Game ini juga sempat dibandingkan dengan Counter Strike: Global Offensive (CSGO) dari Valve.

Related posts

Catat Tanggalnya! Jadwal Steam Sale Bocor Lagi

MongJi

[Review] Plants vs. Zombies: Battle for Neighborville – Perang Besar Tiada Akhir

MongJi

Rilis Trailer Perdana, Red Dead Redemption 2 di PC Terlihat Menawan

MongJi

Leave a Comment